Pembagian bantuan untuk orang miskin (PEN@ Katolik/lat)
Pembagian bantuan untuk orang miskin (PEN@ Katolik/lat)

Baru-baru ini umat Paroki Santa Theresia Bongsari Semarang membagikan 1200 bungkus nasi, 504 pasang sandal jepit, 262 jas hujan dan sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga untuk masyarakat miskin di berbagai tempat di Kota Semarang.

“Kami bersyukur atas keterlibatan luar biasa umat Katolik dalam pelaksanaan kegiatan sosial ini. Nasi, sandal jepit, jas hujan, dan kebutuhan pokok keluarga semua dikumpulkan dari umat dan dibagikan kepada yang membutuhkan. Dari acara ini, umat Katolik berproses untuk mengalami transformasi diri mewujudkan peradaban kasih yang ditandai masyarakat semakin sejahtera, bermartabat, dan beriman,” kata Kepala Paroki Bongsari Pastor Eduardus Didik Chahyono SJ.

Gerakan itu sudah dilaksanakan setiap tahun di paroki itu. Selain memerhatikan orang miskin, kesempatan itu dipergunakan untuk melatih umat Katolik mengasah kepekaan, kepedulian dan hati yang mudah tergerak oleh belas kasih, jelas imam itu.

Kegiatan 7 Desember 2019 yang melibatkan sekitar 40 umat itu dilaksanakan di berbagai tempat di kota Semarang, khususnya kepada juru parkir, tuna wisma, tukang becak, juru pikul, dan orang yang membutuhkan.

Kegiatan tahunan itu menanggapi ketetapan Paus Fransiskus bahwa setiap Minggu ketiga November adalah peringatan Hari Orang Miskin se-Dunia, saat masyarakat diingatkan untuk berbuat sesuatu yang nyata bagi orang miskin di sekitar. Proses transformasi, jelas imam itu, terlihat antara lain dari target bantuan yang bukan hanya khusus umat Katolik tetapi masyarakat umum lintas agama.

“Berkat damai dan kesejahteraan harus juga dialami semua orang. Umat Katolik belajar berbuat baik dengan cara yang tidak biasa agar kasih Sang Pencipta semakin dirasakan semua makhluk ciptaan Tuhan,” jelas imam itu.

Acara pembagian paket kasih itu dikoordinir oleh Ketua Bidang Kemasyarakatan Paroki Bongsari Iwan Wahyudi bersama Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki FX Joko Priyono. Iwan Wahyudi berharap kegiatan itu berjalan konsisten.

“Wajah kerahiman dan belas kasih Allah semakin nampak di tengah umat-Nya. Semoga kegiatan ini menguatkan umat Bongsari untuk semakin peduli terhadap sesama dan semakin mengimani tindakan cinta kasih yang diajarkan Yesus, agar kita tidak hanya menerima berkat namun juga membawa berkat bagi banyak orang di sekitar,” katanya.

Sebelumnya, 29-30 November 2019, Paroki Bongsari membagikan paket sembako kepada orang miskin di wilayah Paroki Bongsari. Paket itu berisi lima kilogram beras, kecap, gula pasir, mie, roti kering, teh dan minyak goreng.(PEN@ Katolik/Lukas Awi Tristanto)

Bongsari 1Bongsari 4Bongsari 2

Tinggalkan Pesan