cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (41)
Paus Fransiskus membasuh dan mencium kaki para tahahan di Penjara Velletri. Vatican Media

Paus Fransiskus merayakan Misa Perjamuan Tuhan pada Kamis Putih, 18 April 2019, di sebuah penjara dekat Roma dan membasuh kaki dari 12 tahanan, seperti dilaporkan oleh Devin Watkins dari Vatican News. Untuk kelima kalinya Paus Fransiskus memilih merayakan Misa In Coena Domini di penjara. Pada hari Kamis siang, Paus pergi ke Roma bagian selatan dan merayakan Misa Perjamuan Tuhan tahun ini di penjara Velletri. “Rumah Distrik Velletri” menampung 577 narapidana, 60% di antaranya orang asing. Dalam homili tanpa teks, Paus mengucapkan terima kasih kepada para tahanan atas sambutan hangat mereka dan mengatakan ia telah menerima surat indah dari beberapa dari mereka. Paus merenungkan secara singkat tentang tindakan Yesus membasuh kaki para murid, yang diulangi oleh para imam di seluruh dunia pada Kamis Putih. Paus mengatakan, Yesus melakukan tindakan pelayanan yang biasanya dilakukan oleh para budak. “Dia, Tuhan yang memiliki semua kekuatan dalam diri-Nya, melakukan tindakan seorang budak,” kata Paus. Yesus, kata Paus, kemudian memberitahukan kepada para murid-Nya untuk saling melakukan hal yang sama dalam pelayanan. “Jadilah saudara dalam pelayanan: bukan dalam ambisi tetapi dalam pelayanan,” kata Paus. Kita masing-masing, kata Paus, harus melayani sesama kita. Setelah homili, Paus membasuh kaki 12 tahanan yang berasal dari empat negara. Sembilan orang Italia, dan masing-masing 1 dari Brasil, Pantai Gading, dan Maroko. Tahun-tahun sebelumnya, Paus merayakan Misa Perjamuan Kudus di penjara Casal del Marmo, Rebibbia, Paliano, dan Regina Coeli.(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (43)cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (44)cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (45)

Tinggalkan Pesan