Home OMK Mgr Rolly meminta perbuatan nyata dari OMK di jaman now

Mgr Rolly meminta perbuatan nyata dari OMK di jaman now

0
Uskup Manado Mgr Rolly Untu MSC mempersembahkan Misa dengan konselebran  Ketua Komkep Kusuma Pastor Hendro Kandowangko Pr, Moderator OMK Kevikepan Manado Pastor Berce Rorimpandey Pr serta dan didampingi  Diakon Eki Olla Pr. (PEN@ Katolik/A. Ferka)
Uskup Manado Mgr Rolly Untu MSC mempersembahkan Misa dengan konselebran Ketua Komkep Kusuma Pastor Hendro Kandowangko Pr, Moderator OMK Kevikepan Manado Pastor Berce Rorimpandey Pr serta dan didampingi Diakon Eki Olla Pr. (PEN@ Katolik/A. Ferka)

Kisah seorang wanita yang ketika hendak menikah tidak meninggalkan agamanya namun bisa ‘menggaet’ seorang pemuda menjadi Katolik, peristiwa kembalinya Gereja Katolik di Keuskupan Manado, serta dua OMK di Palu yang rela memberi diri dalam peristiwa bencana alam di Palu adalah ‘cerita-cerita misioner’ yang dikisahkan oleh Uskup Manado.

Lalu, “apa yang mau dibuat oleh OMK di jaman now?” tanya Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC seraya mengharapkan OMK melakukan perbuatan nyata.

Pertanyaan itu disampaikan Mgr Rolly dalam Misa Temu Akbar Pendamping dan Pengurus (TAPP) III OMK Keuskupan Manado, yang berlangsung di Paroki Hati Kudus Yesus Keroit, Motoling, Minahasa Selatan, 15-17 Maret 2019.  Sebanyak 133 peserta utusan dari 45 paroki hadir. Keuskupan Manado memiliki 67 paroki.

Mgr Rolly berharap agar TAPP itu dijadikan sarana untuk peningkatan dan pemantapan empat pilar OMK yakni cerdas, tangguh, militan dan misioner. “Kesaksian hidup dan semangat pelayanan bagi Gereja dan masyarakat, hendaknya ditingkatkan, demikian juga keimanan dengan pelbagai cara konkret, misalnya membagikan kasih dan kerendahan hati.”

TAPP III dengan tema “In hac fide vivere et mori statuo” (Dalam iman yang beginilah, saya hidup dan mati) itu digelar oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Manado (Komkep Kusuma). Ketua Komkep Kusuma Pastor Hendro Kandowangko Pr ketika membawakan materi Spiritualitas OMK memotivasi OMK agar semakin memantapkan empat pilar OMK, yang sangat dibutuhkan dalam karya pelayanan OMK di tengah kehidupan menggereja dan memasyarakat.

TAPP I (2017) diadakan di Alamanda Retreat Kakaskasen Tomohon dan TAPP II (2018) di Paroki Santa Maria Palu, Sulawesi Tengah. Peserta TAPP tinggal di rumah-rumah umat agar mereka memahami ‘seluk-beluk kehidupan’ keluarga tempat mereka tinggal sekaligus bisa ‘saling berbagi.’

Yang didapat selama tinggal di rumah umat dibagikan kepada peserta lain saat dinamika kelompok, sehingga menjadi masukan dalam karya pelayanan nanti. Dalam TAPP juga diadakan pertemuan teknis tentang Youth Competition Keuskupan Manado yang akan diselenggarakan Oktober 2019. (PEN@ Katolik/A. Ferka)

Mgr Rolly canangkan Kusuma Youth Day untuk tingkatkan kualitas iman OMK

Keuskupan Manado akan selenggarakan Temu Berkala OMK ke-21 di Tompaso Baru

Mgr Rolly Untu MSC: Lancarnya tahbisanku adalah hasil 22 Pertemuan Berkala OMK Keuskupan

Indonesian Youth Day 2016 di Manado dibuka dengan Misa di Stadion Kalabat Manado

Mgr Rolly memberi homili dan motivasi bagi peserta TAPP. (PEN@ Katolik/A. Ferka)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten