Para uskup Perancis menghadiri Sidang Pleno mereka di Lourdes  (AFP)
Para uskup Perancis menghadiri Sidang Pleno mereka di Lourdes (AFP)

Paus Fransiskus mengirimkan pesan kepada Konferensi Waligereja Perancis pada kesempatan Sidang Pleno mereka di Lourdes. Dalam pesan yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin, Paus mendorong para uskup itu untuk bertahan dalam perang melawan pedofilia, seraya mendesak mereka untuk terus melanjutkan pelaksanaan kebijakan “toleransi nol” terhadap pelecehan seksual yang dilakukan oleh anggota tertentu dari Gereja, tanpa pernah lupa, kata Paus, “untuk mengakui dan mendukung kesetiaan yang rendah hati yang dijalani dalam kehidupan sehari-hari, bersama rahmat Tuhan, oleh begitu banyak imam, biarawan-biarawati, kaum hidup bakti dan umat awam.” Paus juga menekankan pentingnya mendengarkan para korban yang lukanya, tidak akan pernah disembuhkan dengan resep.

Ketika mengalihkan perhatiannya orang muda di negara itu, Paus dalam pesan itu menyampaikan terima kasihnya untuk semua yang Gereja di Perancis “telah capai dalam pelayanan menemani dan menginjili orang muda, terutama dalam pendidikan Katolik.”

Dalam semangat ini, Paus Fransiskus mengajak para uskup untuk memohon dengan sangat kepada Roh Kudus agar karya Sinode baru-baru ini dapat memberikan sumbangan, bagi Prancis dan dunia, untuk membuka “jalan-jalan baru sesuai harapan orang muda dan sesuai pencarian spiritualitas yang mendalam dan rasa kepemilikan yang lebih konkret.”

Akhirnya, Paus mendorong para uskup untuk meningkatkan budaya perjumpaan dalam masyarakat Perancis dan mempercayakan para uskup Perancis, serta para kolaborator dan keuskupan mereka, ke dalam perantaraan Buna Kita dari Lourdes dan Santa Bernadette.(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Artikel Terkait:

Keterkejutan melanda Perancis, seorang imam muda bunuh diri

Tinggalkan Pesan