Paus Fransiskus merayakan Misa di Penjara Regina Coeli Roma, 29 Maret 2018.   (ANSA)
Paus Fransiskus merayakan Misa di Penjara Regina Coeli Roma, 29 Maret 2018. (ANSA)

Para Bapa Sinode yang berpartisipasi dalam Sinode Para Uskup sedunia tentang orang muda, yang berlangsung di Vatikan, akan mengunjungi penjara Regina Coeli yang terkenal di Roma pada malam ini, 20 Oktober 2018. Di sana mereka akan disuguhi pertunjukan budaya dan artistik.

Yang akan hadir juga di sana bersama para peserta Sinode adalah perwakilan dari lembaga, masyarakat sipil, orang muda dan relawan, demikian laporan Robin Gomes dari Vatican News.

Puncak acara 20 Oktober di Regina Coeli, yang tidak jauh dari Vatikan, itu adalah konser yang dimainkan oleh “Div4s Sopranos,” sebuah kuartet vokal perempuan, termasuk bacaan kutipan pidato Paus yang mengunjungi penjara itu.

Acara ini adalah bagian proyek “Liberi nell’Arte” (Bebas dalam Seni) yang disponsori oleh Persatuan Pers Katolik Italia (UCSI) wilayah Molise, bekerja sama dengan Vatican News, Kementerian Kehakiman Italia dan inspektorat jenderal para imam penjara Italia.

Prakarsa “Liberi nell’arte” bertujuan untuk meningkatkan reintegrasi para tahanan ke dalam pasar kerja dan ke dalam masyarakat melalui seni.

Dalam sebuah catatan, “Liberi nell’arte” menjelaskan bahwa “dalam teater ‘masyarakat pinggiran yang manusiawi dan sosial,’” pada Sabtu malam ini, akan ada momen yang akan dikenang sebagai “awal langkah baru di hati Sinode, di mana seni bertemu penderitaan dan menjadi juru bicara pesan keindahan dan harapan bagi semua orang.”

Inspektur jenderal para imam penjara Italia Pastor Raffaele Grimaldi telah memohon kepada para Bapa Sinode agar ada perhatian khusus bagi para narapidana dalam dokumen akhir Sinode itu.

Liberi nell’Arte, kata imam itu, adalah prakarsa yuntuk memberi mereka rasa kebebasan kepada narapidana. Melalui seni, musik dan budaya, kata imam itu, para narapidana dibantu menjalin hubungan dengan hal-hal yang baik dan indah.

Para seniman yang akan tampil mengatakan, mereka akan menjadi “penerjemah pesan cinta, keindahan, dan sukacita.” Mereka juga mengatakan, penampilan itu “akan menjadi kesempatan bersukacita dan berbagi yang, kami harapkan, akan menanamkan keberanian dan tekad yang benar kepada mereka untuk mampu membangun kembali langkah mereka sendiri.”(PEN@ Katolik/paul c pati berdasarkan Vatican News)

Artikel Terkait:

Paus Fransiskus membasuh kaki tahanan di penjara Regina Coeli Roma

Tinggalkan Pesan