Wakil-wakil negara membawa gambar Maria Pembantu Umat Kristiani dalam Misa pembukaan Program Doa Maria ke-18 Ksatria Colombus. Foto dari Knights of Colombus
Wakil-wakil negara membawa gambar Maria Pembantu Umat Kristiani dalam Misa pembukaan Program Doa Maria ke-18 Ksatria Colombus. Foto dari Knights of Colombus

Paus Fransiskus mendorong Ksatria Columbus untuk melaksanakan kegiatan amal kasih yang praktis serta berterima kasih atas komitmen mereka terhadap Injil keluarga dan jangkauan mereka kepada umat Kristen yang teraniaya.

Perasan Paus itu diungkapkan dalam pesan yang dikirim oleh Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin ke Konvensi Tertinggi ke-136 Ksatria Columbus, yang berlangsung di Baltimore, Maryland, AS, 7-9 Agustus 2018, seperti yang dilaporkan oleh Robin Gomes dari Vatican News.

Mengomentari tema konvensi, “Ksatria Columbus: Ksatria Amal Kasih,” Kardinal Parolin mengatakan tema itu menyebabkan timbulnya ikatan tak terpisahkan antara iman dan aksi belas kasih para pendiri mereka yang ingin membangun komunitas persaudaraan yang berkomitmen untuk pembinaan umat Kristiani dan saling mendukung para anggotanya.

Kardinal Parolin mengajak mereka memperhatikan Seruan Apostolik Paus Fransiskus “Gaudete et Exsultate” tentang “Panggilan pada Kesucian.” Dalam seruan itu Bapa Suci berbicara tentang Sabda Bahagia sebagai “tanda pengenal” para pengikut Kristus, seraya mengatakan Khotbah di Bukit memberi kita “potret Sang Guru, yang diminta kami renungkan dalam kehidupan sehari-hari.”

Paus berharap agar program “Iman dalam Tindakan” para Ksatria, dengan penambahan komponen “Helping Hands” (tangan-tangan yang membantu), akan berbuah dalam kreativitas amal kasih, yang semakin disesuaikan dengan bentuk-bentuk baru kemiskinan dan kebutuhan manusia yang bermunculan di masyarakat saat ini.

Menyambut Pertemuan Keluarga-Keluarga se-Dunia di Dublin, Irlandia, 21-26 Agustus, Paus berterima kasih kepada para Ksatria atas komitmen mereka terhadap Injil Keluarga yang menyemangati panggilan laki-laki sebagai suami dan ayah Katolik, dan dengan mempertahankan sifat otentik pernikahan dan keluarga dalam masyarakat.

Bapa Suci juga menyatakan rasa terima kasih atas jangkauan belas kasih Para Ksatria Columbus terhadap orang Kristen yang teraniyaya, dan terutama mendesak mereka bagi berdoa bagi perdamaian di Timur Tengah, pertobatan hati, komitmen tulus untuk berdialog dan menyeleaikan pertikaian secara adil

Ksatria Colombus yang didirikan tahun 1882 di Connecticut, AS, oleh Pastor Michael McGivney, adalah serikat pelayanan persaudaraan terbesar di dunia dalam Gereja Katolik dengan hampir dua juta anggota.(pcp berdasarkan Vatican News)

Ksatria Columbus tingkatkan upaya membantu umat Kristiani di Timur Tengah

Paus Fransiskus bertemu tangan kanan Gereja yang perkasa Knights of Columbus

Tinggalkan Pesan