cq5dam.thumbnail.cropped.750.422 (23)
Paus Fransiskus berdoa. ANSA

Paus Fransiskus mengirim ucapan belasungkawa kepada rakyat, Gereja dan otoritas sipil atas hilangnya nyawa dan banyaknya orang cedera di Laos pada hari Selasa, 24 Juli 2018, menyusul runtuhnya bendungan hidroelektrik di bagian tenggara Laos.

Menurut laporan Devin Watkins dari Vatican News, ratusan orang hilang dan kuatir meninggal setelah bendungan itu runtuh di Distrik San Sai, Provinsi Attapeu, yang menyebabkan banjir bandang yang menyapu rumah-rumah. Menurut Kantor Berita Laos, bencana itu menyebabkan lebih dari 6.600 orang kehilangan tempat tinggal.

Dalam telegram yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Kardinal Pietro Parolin, Paus Fransiskus menyatakan “solidaritas tulusnya dengan semua orang yang terkena dampak bencana ini.”

Paus berdoa “terutama untuk ketenangan orang yang meninggal, untuk penyembuhan orang-orang yang terluka dan untuk penghiburan bagi semua orang yang berduka karena kehilangan orang yang mereka cintai dan yang kuatir akan nyawa orang-orang yang masih hilang.”

Paus Fransiskus juga memberi semangat “kepada otoritas sipil dan semua yang terlibat dalam pencarian dan penyelamatan saat mereka membantu para korban tragedi ini.”

Perusahaan Korea Selatan yang membangun bendungan itu mengatakan kantor berita Reuters bahwa keruntuhan itu disebabkan oleh hujan deras dan banjir. (pcp berdasarkan Vatican News)

Tinggalkan Pesan