Paus Fransiskus ketika menahbiskan imam dalam Misa di Basilika Santo Petrus  21 April 2017. (CNS photo/Paul Haring)
Paus Fransiskus ketika menahbiskan imam dalam Misa di Basilika Santo Petrus 21 April 2017. (CNS photo/Paul Haring)

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK

SAKRAMEN UNTUK PELAYANAN PERSEKUTUAN DAN PERUTUSAN

321. Sakramen untuk pelayanan persekutuan dan perutusan?

Dua Sakramen, Penahbisan dan Perkawinan, memberikan rahmat khusus untuk perutusan tertentu dalam Gereja untuk melayani dan membangun Umat Allah. Sakramen-Sakramen ini memberikan sumbangan dengan cara yang khusus pada persekutuan gerejawi dan penyelamatan orang-orang lain.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 1533-1535

SAKRAMEN PENAHBISAN

322. Apa itu Sakramen Penahbisan?

Sakramen yang melaluinya perutusan yang dipercayakan Kristus pada para Rasul-Nya terus dilaksanakan dalam Gereja sampai akhir zaman.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 1536

323. Mengapa Sakramen ini disebut dengan Penahbisan?

Tahbisan (ordo) menunjukkan tingkatan gerejawi yang dimasuki oleh seseorang melalui upacara pengudusan khusus (ordinasi). Melalui rahmat khusus Roh Kudus, Sakramen ini membuat orang yang ditahbiskan mampu melaksanakan kuasa suci atas nama dan dengan wewenang Kristus untuk pelayanan Umat Allah.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 1537-1538

 

Tinggalkan Pesan