Home KEGEREJAAN Mgr Mencuccini minta empat diakon yang ditahbiskan mengasihi Kristus lebih dari yang...

Mgr Mencuccini minta empat diakon yang ditahbiskan mengasihi Kristus lebih dari yang lain  

0
tahbisan diakon
Empat Diakon Kapusin yang baru ditahbiskan (dari kiri) Diakon Fridolinus Andat OFMCap, Diakon Ferdinandus Rufinus OFMCap, Diakon Romanus Rusdi Fardani OFMCap, dan Diakon Celestinus Joni OFMCap (Sr Maria Seba SFIC)

Tugas diakon antara lain mewartakan Injil, meyakinkan orang menjadi umat Allah dengan memberi pembaptisan, memimpin berbagai upacara liturgi, melambungkan doa pujian dan permohonan dalam ibadat harian bukan hanya untuk umat Allah melainkan untuk seluruh umat manusia dalam tugasnya sebagai pelayan sabda, pelayan altar, karya amal kasih.

Selain tiga tugas pelayanan khusus itu, kata Uskup Sanggau Mgr Giulio Mencuccini CP saat menahbiskan empat frater Kapusin di Paroki Santa Maria Tak Bernoda Pusat Damai, Sanggau, Kalimantan Barat, 15 September 2017, diakon menghayati hidup selibat dan menjalani hidup rohani demi menjalani persatuan mesra dan mendalam dengan Kristus.

“Kalian harus dapat mengasihi Kristus lebih dari yang lain dan kasih itu harus nampak lebih dulu dalam kehidupan Anda dan kemudian dalam pewartaan,” pesan Mgr Mencuccini yang didampingi Minister Provinsial Kapusin Pontianak Pastor Amandus Ambot OFMCap dan Kepala Paroki Pusat Damai Pastor Fritz Budmiger OFMCap, beserta para imam konselebran lain.

Keempat diakon itu ditahbiskan dengan motto “Bersukacitalah dalam Pengharapan, Sabar dalam Kesesakan dan Bertekunlah dalam Doa (Rom. 12:12)”. Menurut Mgr Mencuccini, motto itu adalah inti nasehat dan pesan untuk empat frater yang sudah mendapat berkat orang tua yang menyerahkan mereka kepada Tuhan. “Kita patut berterima kasih kepada orang tua mereka,” kata uskup.

Panggilan menjadi diakon, lanjut uskup, adalah rahasia yang tak terselami oleh pemikiran manusia, “karena Tuhanlah yang memilih seseorang menjadi diakon dan bukan pertama-tama atas kemauan dirinya sendiri dengan mengandalkan kemampuan dan kepandaiannya.”

Seraya mengucapkan proficiat kepada empat saudara diakon yang ditahbiskan, Pastor Ambot mengatakan, awalnya 13 orang masuk sebagai postulan, kemudian sisa 7 orang saat masuk novisiat, dan sekarang masih 6 orang bertahan. “Masih cukup separuh, ini luar biasa, dua di antaranya sedang menjalani studi post S1 di STT Pastor Bonus,” kata imam itu.

Imam itu menugaskan Diakon Ferdinandus Rufinus OFMCap di Paroki Kristus Raja Sambas Keuskupan Agung Pontianak, Diakon Celestinus Joni OFMCap di Paroki Pusat Damai, Diakon Fridolinus Andat OFMCap di Paroki Santo Paulus Rasul Balai Karangan, dan Diakon Romanus Rusdi Fardani OFMCap di Rumah Retret Laverna-Bunut. Tiga terakhir di Keuskupan Sanggau.

Awalnya, Diakon Rupinus mengaku tidak tahu apa itu ordo atau kongregasi dalam tarekat religius. “Saya hanya tahu pastor saja, yang penting jadi pastor. Setelah menempuh pendidikan Tahun Orientasi Panggilan di Nyarumkop barulah saya tahu bahwa ada banyak tarekat atau ordo. Saya memilih Kapusin karena penasaran saja, teman-teman seangkatan waktu itu banyak memilih Kapusin. Meskipun awalnya coba-coba, namun saya bersyukur karena sampai saat ini saya bahagia dan tidak menyesal menjadi Kapusin.”

Diakon Joni pertama mengenal pastor ketika Pastor Fritz Budmiger OFMCap dari Swiss berkunjung ke stasi dan merayakan Misa di gedung SD. Dia berpikir, “Kok orang Barat bisa pergi ke kampung pelosok?” Tinggal di asrama dengan aneka kegiatan, kedisiplinan, Misa, dan doa Rosario membentuk hidup rohaninya yang menumbuhkan benih panggilan untuk menjadi pastor. “Atas bimbingan Pastor Fritz, saya coba mewujudkan panggilan dengan masuk Ordo Kapusin. Kapusin bagiku bukan hanya jubah coklatnya, tetapi Ordo Saudara Hina Dina yang berpihak kepada orang miskin dan papa.”

Perjumpaan Diakon Andat dengan Pastor Kapusin kurang lebih delapan tahun di Menjalin pelan-pelan menumbuhkan benih panggilan. “Selain itu saya beberapa kali menghadiri tahbisan imam, kaul kekal saudara Kapusin. Pengalaman-pengalaman ini semakin memperkuat keinginan saya untuk kelak bergabung dengan Ordo Kapusin. Awalnya saya ragu-ragu, muncul pertanyaan di benak saya ”Apakah saya mampu studi? Apakah saya mampu hidup seperti mereka?” Pengalaman panjang selama pendidikan tahap demi tahap membuat dia sampai kepada refleksi bahwa menjadi Kapusin adalah proses tanpa henti sampai akhir.

Diakon Rusdi Fardani mengenal Kapusin karena perjumpaan dengan “Si jubah coklat” ketika duduk di SMP Yos Sudarso, Parindu. “Si jubah coklat sangat menawan hati, seolah-olah menjerat hati saya yang masih muda belia. Pesona yang dipancarkan terkadang muncul dan tenggelam oleh suasana hati yang tidak menentu. Tetapi keinginan itu kembali diteguhkan ketika saya melangkah ke jenjang pendidikan SMA Don Bosco Sanggau Kapuas. Sekolah dan asrama yang merupakan tempat pelayanan ‘Si jubah coklat’ membangkitkan kembali keinginan  yang sempat redup. Pancaran kegembiraan, persaudaraan, kesederhanaan dan pelayanan “Si jubah coklat” semakin memperkuat keputusan saya untuk bergabung dengan Ordo Kapusin.” (Suster Maria Seba SFIC)

Tahbisan Diakon Empat Saudara Kapusin Provinsi Pontianak oleh Uskup Sanggau Mgr Giulio Mencuccini CP di Paroki Maria Tak Bernoda Pusat Damai-Sanggau (Sr Maria Seba SFIC)
Mgr Giulio Mencuccini CP memberikan ucapan selamat kepada empat diakon yang baru menerima tahbisan (Sr Maria Seba SFIC)
Upacara pemasangan jubah dan stola diakon didampingi oleh kedua orangtua masing-masing (Sr Maria Seba SFIC)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Adaptasi Sistem Interaktif dalam Perkembangan Hiburan Digital ModernBiometrik Aktivitas Virtual yang Sedang Menarik Perhatian KomunitasChronologi Permainan Digital dengan Pola Bonus Tidak TerdugaDiferensiasi Strategi Interaktif pada Platform Hiburan Masa KiniElaborasi Teknologi Virtual dalam Tren Permainan Berbasis DataGelombang Scatter Emas Bonanza Gold Kembali Jadi PerbincanganKekuatan Scatter Emas Sweet Bonanza Menjadi Sorotan Hari IniLaporan Pemain Tentang Gate of Olympus dan Spin Cepat ViralMomen Menarik Saat RTP Mahjong Wins 3 Naik di Jam TertentuOperasi Free Spin Wild Bandito Menarik Pecinta Game DigitalPergeseran Tren Kasino Online Kini Mengarah ke Mahjong WaysPola Menang Gate of Olympus Disebut Lebih Aktif Malam IniStrategi Baru Sweet Bonanza dengan Kombinasi RTP TinggiTanda Scatter Emas Mahjong Wins 3 Disebut Semakin Sering MunculTren RTP Sweet Bonanza Banyak Dicari Pengguna Live CasinoBocoran Scatter Hitam Gate of Olympus Membuat Pemain PenasaranCerita Baru dari Bonanza Gold dan RTP Tinggi Kembali ViralEvolusi Scatter Emas Bonanza Gold Menarik Banyak PemulaFenomena Baccarat Live Casino dan PG Soft Semakin PopulerFormulasi Analitik terhadap Aktivitas Pengguna di Dunia DigitalGaya Bermain Baccarat Live Casino Kini Banyak Menggunakan RTGravitasi Bonus Acak dalam Lingkungan Hiburan Interaktif ModernHarmonisasi Sistem Dinamis pada Platform Virtual yang Sedang ViralInterpretasi Pola Bermain melalui Pendekatan Statistik KontemporerJustifikasi Aktivitas Komunitas dalam Tren Permainan InteraktifFluktuasi RTP Starlight Princess Muncul di Banyak Pembahasan ViralHasil Kombinasi Spin Cepat pada Starlight Princess MengejutkanIndikasi RTP Mahjong Wins 3 Disebut Lebih Konsisten Hari IniIntensitas Bonus pada Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas KomunitasJejak RTP Tinggi Starlight Princess Muncul di Banyak ForumJejak Scatter Hitam Sweet Bonanza Membuat Pemain Semakin AktifKeberuntungan Spin Mahjong Ways 2 Membuat Pemain Sulit BerhentiLangkah Baru Sweet Bonanza dengan Scatter Hitam Ramai DibahasMalam RTP Gate of Olympus Menarik Perhatian Pecinta SlotOutcome Mengejutkan dari Wild Bandito dan Scatter Hitam BeruntunSistem Analitik Modern Bantu Membaca Perilaku Pengguna dalam Ekosistem Game Berbasis DataMahjong Ways Makin Sering Muncul Online, Jadi Topik Hangat di Kalangan Pemburu Tren DigitalMahjong Ways dan Fenomena Amnesia Residu: Benarkah Gen Z Mulai Bosan dengan Pola Lama?Pemodelan Statistik RTP Sweet Bonanza Ungkap Frekuensi Pola yang Makin Banyak DibahasDi Balik Volatilitas Tinggi, Begini Cara Developer Merancang Rasio Kemenangan Maksimal dalam Game DigitalPelatihan Media Sosial Bantu Pelaku Wirausaha Wisata Danau Cipondoh Lebih Siap Masuk Pasar DigitalEra Baru Game Kasino Online, Saat AI Mulai Dipakai untuk Membaca Pola dan Dinamika PermainanDragon Castle Ramai Dibahas di Forum Digital karena Pola Aktivitasnya Dinilai Berbeda dari SebelumnyaKenapa Mahjong Ways Sering Jadi Sorotan Media Sosial? Ini Alasan yang Membuatnya Terus DibicarakanInfrastruktur Gaming Modern Makin Berkembang Lewat Sistem Statistik Interaktif di Starlight PrincessAlasan Mahjong Ways Masih Sering Muncul di Linimasa dan Terus Jadi Bahan Obrolan Pengguna InternetAnalisis RTP Gates of Olympus Terbaru Bantu Memetakan Pola yang Sedang Ramai DiperhatikanSimulasi Kuantitatif Bantu Membaca Dinamika Perkalian Digital dengan Pendekatan Lebih TerukurAlgoritma Modern Mulai Disorot karena Dinilai Membuat Pengalaman Bermain Digital Terasa Lebih KonsistenYouTube Gaming Ramai Mengulas Starlight Princess dan Fenomena Jam Hoki yang Sedang Naik DaunMahjong Ways Kembali Jadi Pertanyaan Besar, Kenapa Namanya Terus Muncul di Media Sosial?Analisis Digital Modern Ungkap Pola Adaptif Stabil yang Banyak Dikaitkan dengan Perubahan ReturnDi Tengah Perubahan Tren Online, Mahjong Ways Masih Sering Mencuri Perhatian Pengguna InternetModel Prediktif AI Bantu Mengidentifikasi Perubahan Dinamika Platform PG Soft secara Lebih TerarahBig Data Ungkap Pola Interaksi Pengguna dalam Ekosistem Gaming Global yang Terus BerkembangTeknologi Monitoring Real Time Bantu Meningkatkan Stabilitas Pengamatan pada Mahjong Ways 2Pengalaman Digital Ungkap Alasan Scatter Tertentu Lebih Sering Jadi Sorotan PenggunaRujukan Legenda PG Soft Mahjong Ways Menelaah Performa Server dalam Sesi Digital ModernStruktur Neuro Pulse Dynamics Bantu Mengidentifikasi Pergeseran Ritme dalam Sistem Adaptif Berbasis DataData RTP Terkini Tunjukkan Pergeseran Menarik yang Mengubah Cara Pengguna Membaca Tren Digital
Exit mobile version