Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia merayakan Perayaan Syukur Kesetiaan dalam Hidup Bakti dari Suster Maria Raymunda OP dan Suster Maria Yosephine OP yang merayakan 50 Tahun hidup membiara serta Suster Maria Ferdinanda OP, Suster Maria Diana OP, Suster Maria Natalia OP, dan Suster Maria Albertine OP merayakan 25 tahun hidup membiara. Perayaan bertema âSyukur Atas Kasih Setia Tuhanâ (Mzm 100:4-5) itu diselenggarakan di Gereja Kristus Raja Baciro, Yogyakarta, 13 November 2016, dalam Misa yang dipimpin oleh Administrator Apostolik Keuskupan Agung Semarang Pastor FX Sukendar Wignyosumarto Pr bersama 10 imam konselebran. Pastor Sukendar meminta umat Katolik jangan terpuruk dalam kondisi di luar yang semakin tidak menentu. âJustru situasi yang ada, bukan menjadi tanda kesudahan, tetapi menjadi kesempatan Kristiani untuk tetap âbersaksiâ, minta imam itu. Warna hitam dan putih dalam simbol Dominikan dilihatnya sebagai simbol kebenaran, yang âmenjadi harapan mereka untuk menampilkan kebenaran-kebenaran yang mengatasi kesesatan-kesesatan.â Imam itu juga mengamati bagaimana komunitas suster OP menghayati kebenaran dalam tiga bentuk, yaitu laudare, benedicere, dan predicare. âArtinya, selalu memuji Tuhan, selalu menjadi berkat Tuhan, dan selalu mewartakan. Jaman ini membutuhkan kesaksian-kesaksian yang baik supaya kebenaran semakin nyata. Rahmat Tuhan meneguhkan kita semua, kuat kuasa-Nya terus menguatkan kita untuk tidak takut menjadi pewarta-pewarta jaman,â tegas Pastor Sukendar.(iy)
