MISSISSIPPI, Pena Katolik – Keuskupan Jackson, Mississippi, pekan ini secara resmi menutup tahap keuskupan dalam proses kanonisasi Venerabilis Suster Mary Thea Bowman. Setelah tahab keuskupan, proses ini akan berpindah ke Roma, di mana Vatikan akan melanjutkan penyelidikan untuk proses ini.
Penutupan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju pengakuan resmi untuk Sr. Bowman. Teladan kesucian Sr. Bowman dan pelayanannya pada abad ke-20 membantu Gereja Katolik di Amerika Serikat memperdalam pelayanan bagi umat Katolik kulit hitam.
Uskup Jackson, Mgr. Joseph Kopacz, memimpin Misa penutupan proses ini pada 9 Februari 2026, sebagai bagian dari seremoni resmi. Dalam kesempatan itu, dokumen dan berbagai bahan yang dikumpulkan sejak proses dibuka pada 2018 disegel dan akan dikirim ke Dikasteri Penggelaran Kudus di Vatikan.
“Momen ini menandai langkah penting dalam discernment Gereja yang penuh doa atas kesaksian Injil dari Suster Thea Bowman,” ujar Uskup Kopacz. Ia menambahkan, “Hidupnya terus menginspirasi iman, harapan, dan sukacita, tidak hanya di keuskupan kami tetapi juga di seluruh Gereja di Amerika Serikat dan bahkan lebih luas.”
Suster Thea Bowman lahir pada 29 Desember 1937 di Yazoo City, Mississippi. Kakeknya pernah lahir dalam perbudakan. Ia masuk Katolik pada usia 9 tahun, meninggalkan tradisi Metodis keluarganya.
Pada usia 15 tahun, Bowman bergabung dengan Kongregasi Suster Fransiskan Adorasi Abadi dan sekaligus menempuh pendidikan di Universitas Viterbo. Ia kemudian meraih gelar doktor di bidang bahasa Inggris dari Catholic University of America pada 1972, serta turut mendirikan National Black Sisters’ Conference.
Sepanjang hidupnya, Sr. Bowman dikenal sebagai pengajar, penginjil, dan tokoh yang berani menyuarakan kebenaran tentang ketidakadilan rasial, baik di Gereja maupun masyarakat. Ia berkontribusi besar dalam penyusunan himnal Katolik kulit hitam Lead Me, Guide Me (1987). Pada 1989, ia berpidato di hadapan Konferensi Waligereja Amerika Serikat, menyanyikan bait dari lagu rohani “Motherless Child” sambil menegaskan: “Yesus berkata kepadaku bahwa Gereja adalah rumahku.”
Suster Thea Bowman wafat pada 30 Maret 1990 karena kanker payudara dan dimakamkan di Pemakaman Elmwood, Memphis, Tennessee, bersama orang tuanya. Kini, dengan ditutupnya tahap keuskupan, Gereja menantikan proses selanjutnya di Vatikan, yang akan menilai lebih lanjut kesucian hidup dan karya pelayanannya.




