VATIKAN, Pena Katolik – Paus Leo XIV menerima Master Ordo Pewarta (Dominikan), Pastor Gerard Francisco P. Timoner III, OP, bersama anggota Kuria Ordo Pewarta, dalam sebuah audiensi di perpustakaan pribadi Kepausan, pada 18 Desember 2025. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling menguatkan, berdialog, dan berdoa menjelang perayaan Natal.
Dalam audiensi itu, Paus Leo XIV menegaskan kedekatan paternalnya dengan Ordo Dominikan dan mendorong para anggota ordo untuk terus setia pada misi mewartakan Sabda Allah, khususnya dengan perhatian kepada kaum muda. Paus menekankan pentingnya khotbah Dominikan dalam kehidupan Gereja dan mengajak para frater untuk senantiasa memberi kesaksian Injil yang jelas, penuh sukacita, dan dapat dipercaya.
Paus juga mengenang masa studinya di Universitas Kepausan Santo Tomas Aquinas (Angelicum), yang dikelola Ordo Dominikan. Ia menyampaikan dengan penuh kasih bahwa tradisi intelektual dan spiritual Dominikan telah membentuk dirinya, sekaligus menegaskan kontribusi khas Ordo Pengkhotbah dalam bidang teologi dan pelayanan pastoral.
Dalam kesempatan itu, Pastor Timoner, menyampaikan terima kasih atas penerimaan Paus terhadap seluruh keluarga besar Dominikan “sebagai anak dan saudara”. Atas nama para saudara, suster kontemplatif, suster apostolik, awam Dominikan, fraternitas imam Santo Dominikus, serta kaum muda Dominikan, Pastor Timoner menjanjikan doa-doa yang terus dipanjatkan bagi Paus Leo XIV.
Master Ordo menyerahkan edisi keempat Alkitab Yerusalem (Injil dan Mazmur) yang diterbitkan Éditions du Cerf bekerja sama dengan École biblique et archéologique française de Jérusalem. Dalam penyerahan itu, P. Timoner mengingatkan peran historis Paus Leo XIII dan Paus Pius XII dalam mendukung studi Kitab Suci Katolik modern, serta menegaskan komitmen Ordo Pewarta untuk terus mewartakan Injil.
Selain itu, ia menyerahkan ikona keramik bergambar Santo Dominikus yang dilukis tangan oleh para suster Dominikan di Biara Lerma, Spanyol. Persambahan-persembahan ini sebagai pengingat hubungan erat pendiri Ordo dengan kepausan.
Ikon kedua menggambarkan Santa Katarina dari Siena, juga karya para suster Lerma, yang melambangkan perjuangan tanpa lelah demi persatuan dan pembaruan Gereja serta kesetiaannya kepada pengganti Santo Petrus.
Melalui hadiah-hadiah ini, Ordo Pewarta meneguhkan kembali semangat keberanian Injili yang diwariskan para santo-santa seperti St. Thomas Aquinas; St. Martin de Porres; St. Rosa de Lima; dan St. Pier Giorgio Frassati.
Audiensi ditutup dengan berkat apostolik dari Paus Leo XIV kepada Master Ordo, anggota Kuria Jenderal, dan seluruh keluarga besar Dominikan. Paus juga menyampaikan salam Natal yang hangat, mengajak para frater untuk merayakan kelahiran Kristus dengan semangat baru dalam mewartakan Injil kepada dunia.




