Teladan St. Katarina dari Siena: Membuat Kue sebagai Jalan Kekudusan

0
35

ROMA, Pena Katolik – St. Katarina dari Siena adalah seorang wanita suci yang mengabdikan hidupnya kepada Tuhan. Ia telah memberikan semua yang dimilikinya kepada-Nya.

Cara hidup kudusannya mungkin tidak dapat akan dicapai siapapun di zaman ini. Namun, satu yang dapat dicontoh, ia sebenarnya menggunakan kegiatan biasa sehari-hari untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Ia mengubah bahkan hal terkecil, seperti memasak, menjadi doa yang dalam dan intens kepada Bapa Surgawinya.

Berdoa di dapur
Di dapur, St. Katarina dapat berdoa di tanpa mengucapkan sepatah kata pun. St. Fransiskus de Sales menceritakan apa yang ia lihat dalam diri St Katarina.

“Saya tidak meragukan bahwa ia ‘memikat’ Yesus dengan mata kontemplasi ini; tetapi saya harus mengakui, bahwa saya melihatnya dengan kegembiraan yang sama di dapur ayahnya, menyalakan api, memanggang roti, dan memasak makan malam dengan semangat penuh kasih yang memandang segala sesuatu langsung kepada Tuhan.”

St. Katarina menganggap pekerjaannya di dapur seolah-olah dia berada di dapur Bapa Surgawi. Meditasinya dilakukan dengan membayangkan, bahwa semua yang dia persiapkan untuk ayahnya, ia persiapkan untuk Tuhan. Tindakan ini seperti yang dilakukan oleh Martha.

Jika kita ingin mengikuti jejak St. Katarina, kita dapat menjadikan waktu memasak di dapur rumah kita dengan cara pandang lebih positif. Menjadikannya sebagai bentuk “pelayanan dan doa” kepada Tuhan.

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini