JAKARTA, Pena Katolik — Paduan suara gerejawi Cappella Victoria Jakarta (CVJ) sukses menggelar konser musik gereja bertajuk “MAGNIFICAT: Sacred Music in Honor of the Blessed Virgin Mary” pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Konser ini bertempat di Gedung Karya Pastoral (GKP) Gereja Kristus Salvator, Paroki Slipi, Jakarta Barat dan mempersembahkan rangkaian musik suci khusus untuk menghormati Santa Perawan Maria.
Konser yang dipimpin oleh konduktor Herman Yoseph Tan serta diiringi oleh pianis/organis Maria Agustina Indrawati ini menghadirkan 12 gubahan mahakarya lintas zaman. Mulai dari kidung abad pertengahan yang tenang, madah tradisional yang indah, hingga gubahan klasik-kontemporer yang megah, termasuk penampilan spesial dari penyanyi tenor generasi baru Indonesia, Oswin Wilke.
Menelusuri Lima Abad Refleksi “Magnificat”
Perhelatan musik suci ini membawa para penonton menyusuri lorong waktu dan sejarah kekristenan selama lebih dari lima abad.
Konser ini menyajikan karya yang membentang di rentang lima abad, dimulai dari karya Giovanni Pierluigi da Palestrina sampai karya yang lahir di masa kini misalnya karya komposer era modern seperti Arvo Pärt dengan “Magnificat”-nya. Karya minimalis suci ini justru membuat rasa itu semakin dalam dan kaya.
Tema besar konser ini “Magnificat” membawa permenungan tentang ‘sukacita’ abadi yang ditinggalkan Bunda Maria, mengungkapkan kebahagiaannya mengandung Yesus. Jiwa Bunda Maria dipenuhi sukacita, berkat Yesus yang dikandung.
