Home BERITA TERKINI Awalnya Ingin Menjadi Dokter, Soegijapranata Berubah Haluan saat Berjumpa dengan Romo van...

Awalnya Ingin Menjadi Dokter, Soegijapranata Berubah Haluan saat Berjumpa dengan Romo van Lith

0
Sukarno dan Mgr. Albertus Soegijapranata SJ. IST

YOGYAKARTA, Pena Katolik – Pada suatu ketika tahun 1909, Romo Franciscus Georgius Josephus Van Lith SJ mendatangi beberapa sekolah di Yogyakarta. Ia mencari murid-murid untuk sekolah guru yang didirikannya di Muntilan. Salah satu sekolah yang ia datangi adalah Hollands Inlandse School di Lempuyangan.

Romo Van Lith berjumpa dengan beberapa siswa di sekolah ini. Di sini jugalah ia berjumpa dengan Soegijapranata yang saat itu menjadi siswa di sekolah Belanda itu.

“Apa kamu berminat masuk di sekolah guru di Muntilan,” demikian tanya Romo van Lith kepada Soegija saat itu.

Ditawari untuk masuk di sekolah guru Soegija tak langsung mengiyakan. Saat itu, pemuda keturunan Keraton Solo itu sudah memiliki cita-cita lain saat itu, ia menilai bahwa menjadi landbouw consulent, atau ‘konsultan pertanian’ rasanya lebih menjanjikan. Sesekali, Soegija juga berpikir dapat menempuh pendidikan menjadi dokter. Dua cita-cita yang tentu menjamin masa depan Soegija.

Pertemuan dengan Romo van Lith nyatanya berdampak besar bagi Soegija. Dalam perjumpaan itu, kesadaran Soegija “dibuka” oleh Romo van Lith. Saat itu, rakyat pribumi Hindia Belanda ditandai oleh tiga ciri: (1) petani yang miskin; (2) kesehatan rakyat yang sangat menyedihkan dan (3) buta huruf yang mengakibatkan ketidakmampuan masyarakat untuk memperluas horizon penglihatannya tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.

Situasi ini dipengaruhi oleh sistem feodalisme dan penjajahan di Indonesia ketika itu. Romo van Lith berusaha mengajak Soegija untuk memiliki kepedulian pada pendidikan rakyat pribumi dan mengajaknya untuk menyiapkan diri menjadi pendidik.

“Apa kamu tidak peduli pada situasi orang-orang Jawa itu, mereka menantikanmu untuk membawa mereka masa depan yang lebih terdidik,” ujar Romo van Lith kepada Soegija.

Ajakan itu rasanya membekas di hari Soegija. Tidak butuh waktu lama, ia pun bersedia mengikuti Romo van Lith untuk bergabung di Sekolah Guru Xaverius di daerah Muntilan, 30 kilometer barat laut Yogyakarta. Soegija berangkat ke Muntilan meski awalnya kedua orang tuanya khawatir bahwa Soegija akan menjadi seperti anak Eropa, mereka merestui.

Romo Albertus Soegijapranata SJ bersama beberapa imam muda Yesuit pada tahun 1934. IST

Menerima Tanpa Memberitahu

Sebelum bergabung dengan Romo van Lith, Soegija mulai menempuh pendidikannya di sebuah Sekolah Angka Loro di wilayah Kraton. Di sana, ia belajar membaca dan menulis. Ia kemudian dipindahkan ke suatu sekolah di Wirogunan, Yogyakarta, dekat Pakualaman sebelum pindah ke Hollands Inlandse School pada tahun ketiganya di Yogyakarta.

Keputusan Soegija untuk menjadi guru diambilnya sendiri dengan tidak memberitahukan terlebih dahulu kepada orangtuanya. Setelah kemudian dia memberitahukan keputusannya itu, dan tahu bahwa ia memasuki sekolah Katolik, saat itu ayahnya cukup heran akan hal itu.

Keheranan Karijosoedarmo, nama ayahnya Soegija, ini bisa dimaklumi. Ini mungkin sekali karena ayahnya itu menganut agama Islam, walaupun mungkin yang bersifat abangan. Alasan lain, mungkin karena dalam keluarga diri Soegija masih mengalir darah keturunan Kyai Supa, tokoh agama Islam yang cukup terkenal wilayah bekas·Kerajaan Mataram dan sekitarnya. Karijosoedarmo juga khawatir karena anaknya itu cukup nakal dan senang mengganggu anak-anak Kristen.

Ketika Soegija lahir pada tanggal 25 November 1896. Kelahiran ini disambut dengan pelbagai upacara yang bersifat tradisional Jawa. Pemberian nama pun dipilih secara hati-hati. Nama Soegija dipilih karena berarti ‘kaya’. Ini berarti, Karijosoedarmo berharap, anaknya itu menjadi pribadi yang sejahtera. Nama bagi anaknya itu mengandung makna dan harapan, terutama karena ia adalah anak laki-laki.

Karijosoedarmo pernah menjadi abdi dalem di Kraton Surakarta. Demikian sulitnya keadaan hidup keluarga Karijosoedarmo, sehingga istrinya ikut berusaha memperoleh biaya hidup keluarganya. Ini bukanlah suatu kebiasaan, karena pada zaman itu kedudukan wanita bukan untuk mencari uang, yang sepenuhnya berada di tangan laki-laki.

Meski begitu, dari segi pendidikan, Soegija cukup beruntung. Ia dapat mengenyam pendidikan di lingkungan kraton baik di Surakarta maupun akhirnya bisa melanjutkan pendidikan ke Yogyakarta sebelum bergabung dengan sekolah Guru di Muntilan bersama Romo van Lith.

Pendidikan yang Terbuka

Singkat cerita, Soegija mulai mengenyam pendidikan di Sekolah Guru Xaverius. Situasi pertama yang dijumpai Soegija adalah kenyataan bahwa sekolah ini tidak saja untuk orang Kristen, atau Katolik saja. Pada tahun 1909, sudah terdapat 107 orang calon guru di sekolah ini, dan di antaranya terdapat 75 orang yang beragama Katolik dan dari agama lain termasuk Islam.

Kenyataan ini menunjukkan ketajaman pandangannya dan keluhuran jiwa Romo van Lith. Imam kelahiran Belanda itu menyadari sepenuhnya bahwa yang membutuhkan pendidikan dan pengajaran tidak hanya anak-anak yang beragama Katolik, tetapi juga anak-anak yang bukan Katolik. Dalam usahanya untuk mengembangkan sekolah guru yang didirikannya itu, Romo van Lith selalu berikhtiar untuk meningkatkan mutu dan berusaha agar murid-murid lulusan sekolah guru Muntilan.

Sekolah guru yang didirikannya pada tahun 1904 itu adalah untuk tingkat guru bantu yang dapat mengajar di sekolah negeri tingkat dua dan sekolah rakyat latihan. Pada tahun 1906 sekolah ini ditambah dengan sekolah guru yang lulusannya berhak menjadi kepala sekolah negeri tingkat I. Tahun berikutnya, 1907, dibukanya pula Hollands Inlandse Kweekschool (HIK).

Keberhasilan Romo van Lith dalam membangun Sekolah Guru Xaverius mendapat dukungan salah satunya dari Pangeran Sasraningrat. Ia tidak pernah menyatakan diri sebagai penganut agama Katolik, namun dia sangat bersimpati kepada karya misi Katolik. Dia berusaha untuk membuka peluang bagi kelangsungan karya misi Katolik dengan mempergunakan pengaruhnya. Karena itu kelak cukup banyak putra-putri dari keluarga terkemuka yang bersekolah di Muntilan dan Mendut.

Romo Albertus Soegijapranata SJ saat masih menjadi imam muda.

Terpanggil menjadi Katolik

Tidak butuh waktu lama bagi Soegija untuk kemudian terpesona dengan iman Katolik. Persinggungannya dengan ajaran iman Kristen menjadikannya jatuh cinta. Meski begitu, ada lika-liku dalam perjalanannya menjadi Katolik.

Ketika sudah mulai menjadi siswa di Sekolah Guru Xaverius. Di asrama ia belajar bersama 53 siswa lain dalam angkatannya. Meski di kolese itu tidak mewajibkan siswanya menjadi orang Katolik, Soegija merasa tertekan oleh teman-temannya. Inilah yang menyebabkan Soegija beberapa kali terlibat dalam perkelahian.

Suatu kali, Soegija mengeluh kepada gurunya, Romo L. van Rijckevorsel. Kepada imam asal Belanda itu, Soegija menyebutnya sebagai pedagang Belanda di kota, yang hanya memikirkan uang. Namun, Soegija akhirnya malu, setelah mengetahui bahwa para imam itu ternyata tidak digaji dan hanya berusaha mengajar siswa-siswanya. Pengalaman ini membuat Soegija lebih menghargai para guru, dan para imam yang mendidiknya.

Syahdan, Soegija pelan-pelan terbuka pada situasi yang ada di asrama. Di tahun berikutnya Soegija minta agar bisa mengikuti pelajaran agama Katolik. Namun, salah seorang gurunya, Romo Mertens, menyatakan bahwa Soegija memerlukan izin orang tua sebelum ia bisa bergabung.

Namun, orangtuanya tidak merestui, Soegija nekat mengikuti pelajaran agama Katolik. Saat itu, Soegija menjadi tertarik dengan soal Tritunggal, dan meminta keterangan dari beberapa guru termasuk Romo Van Lith yang kemudian mengutip karya-karya Thomas Aquinas. Sementara itu, Romo Mertens membahas Tritunggal berdasarkan karya Agustinus dari Hippo.

Soegija yang menjadi semakin tertarik, ia minta agar dibaptis. Permohonan ini disetujui oleh para imam yang mengajar dan Soegija dibaptis pada 24 Desember 1910. Ia mengambil nama baptis Albertus, terinspirasi nama St. Albertus Magnus, seorang imam dan pemikir besar Dominikan.

Saat liburan Natal, Soegija menceritakan hal ini kepada keluarganya. Meski ayah dan ibunya bisa menerima, dan bahkan mungkin merestui, keluarga besar Soegija tidak mau berurusan dengannya lagi.

Sejak awal masuknya ke sekolah guru di Muntilan hubungannya antara pemuda Sugiyo dengan gurunya, Romo van Lith memang sudah akrab. Perkembangan pendidikan soegija cukup pesat. Hal ini karena sejak kecil telah memiliki sifat-sifat yang berani, jujur dan tabah. Lagi, di dalam dirinya terdapat bakat-bakat kuat yang ditunjang oleh kecerdasan otaknya. Tentu, keberanian, kecerdasan dan bakat-bakat perlu dikembangkan agar tidak hanya terpendam, dan berguna sebagaimana yang diharapkan. (AES)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mengapa Sistem Permainan Digital Modern Kini Semakin Mengandalkan Analisis Data Real Time untuk Membentuk Pengalaman Pengguna yang Lebih AdaptifFakta Baru Mengenai Strategi Digital Modern yang Mulai Banyak Dibahas oleh Komunitas Online karena Dinilai Mampu Mengubah Pola InteraksiPerubahan Besar dalam Ekosistem Permainan Digital Modern yang Kini Menjadi Sorotan Berbagai Komunitas Teknologi dan HiburanMengapa Diskusi Permainan Digital Kini Menjadi Sumber Referensi Utama yang Banyak Digunakan untuk Bertukar Informasi dan PengalamanFenomena Perkembangan Platform Interaktif Modern yang Diam Diam Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi di Era DigitalAnalisis Tren Digital Terkini yang Menunjukkan Perubahan Signifikan dalam Perilaku dan Aktivitas Pengguna OnlineTerungkap Alasan Mengapa Komunitas Digital Modern Semakin Aktif dalam Membahas Perubahan Sistem dan Teknologi TerbaruTransformasi Teknologi Interaktif yang Kini Membentuk Pengalaman Pengguna Menjadi Lebih Personal dan AdaptifMengapa Data dan Pola Aktivitas Pengguna Menjadi Faktor Penting dalam Pengembangan Sistem Digital ModernPerkembangan Platform Digital Masa Kini yang Semakin Mengutamakan Efisiensi Sistem dan Pengalaman PenggunaMahjong Wins 3 Kian Menarik Perhatian Komunitas Digital karena Perubahan Sistem yang Dinilai Semakin Dinamis dan AdaptifFakta Menarik di Balik Perkembangan Mahjong Wins 3 yang Kini Banyak Menjadi Perbincangan dalam Berbagai Forum DigitalMengapa Mahjong Wins 3 Terus Menjadi Sorotan Pengamat Teknologi Interaktif dalam Perkembangan Industri Digital ModernTransformasi Mahjong Wins 3 yang Membawa Perubahan Signifikan terhadap Pengalaman Interaktif Pengguna Masa KiniKajian Mengenai Evolusi Sistem Mahjong Wins 3 yang Dinilai Mencerminkan Adaptasi Teknologi Digital ModernPerubahan Struktur Interaktif dalam Mahjong Wins 3 yang Membuat Banyak Pengguna Semakin Tertarik untuk MengamatinyaMahjong Wins 3 dan Adaptasi Teknologi Modern yang Membentuk Pengalaman Digital Lebih Dinamis dari SebelumnyaFenomena Mahjong Wins 3 yang Muncul sebagai Salah Satu Topik Paling Banyak Dibahas oleh Komunitas InteraktifRahasia Perkembangan Sistem Mahjong Wins 3 yang Mulai Terungkap melalui Berbagai Pengamatan dan Analisis ModernMengapa Mahjong Wins 3 Tetap Menjadi Topik Menarik dalam Diskusi Mengenai Perkembangan Platform Interaktif DigitalArah Baru Sweet Bonanza Membuat Banyak Pemula Ikut BermainCerita Baru Wild Bandito dan Free Spin Mendadak Ramai DibahasDominasi Mahjong Ways 2 dalam Komunitas Slot Digital Hari IniEfek Bonus Mahjong Ways Kini Menguasai Forum Slot DigitalFenomena Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Membuat Heboh PemainRasio Dinamis Permainan Virtual pada Ekosistem Teknologi ModernSpektrometri Bonus Adaptif dalam Aktivitas Hiburan InteraktifTopologi Sistem Digital dalam Perubahan Tren Permainan OnlineUtilitarianisme Teknologi Virtual pada Tren Hiburan KontemporerVolatilitas Strategi Bermain dalam Platform Interaktif ModernAnalisis Tren Pemain dalam Ekosistem Game Digital ModernAnalisis Data Historis Mengungkap Faktor Pendukung Pencapaian dan Profit dalam Game DigitalEvolusi Visual Mahjong Ways Kembali Jadi Perbincangan Simak Perubahan TerbarunyaKajian Akademis Mengenai Struktur Kombinatorik dan Probabilitas pada Mahjong WaysAnalisis Deskriptif Hubungan Arsitektur Sistem dan Kualitas Respons Digital pada Mahjong WaysKonvergensi Regulasi Digital Mengapa Industri Permainan Mulai Mengadopsi Prinsip Fair Play Ala EsportsEksplorasi Mendalam Desain UI dan UX Mahjong Ways 2 dalam Menciptakan Navigasi yang IntuitifEfisiensi Strategis Menjadi Tren Baru dalam Optimalisasi Performa Permainan DigitalMengungkap Dinamika Komunitas Game Modern yang Membuka Wawasan Baru bagi PenggunaMeningkatnya Perhatian Platform Digital terhadap Mahjong Ways dan Tren Baru Game OnlineObservasi Perubahan Momentum Digital dalam Arsitektur Adaptif yang Semakin KonsistenFitur Instant Replay Red Tiger Menghadirkan Rekap Putaran Bergaya Esports untuk Edukasi PenggunaMahjong Wins 3 Jadi Sorotan Komunitas Digital Berkat Berbagai Analisis MenarikTransformasi Hiburan Virtual Melalui AI Mode yang Mengubah Cara Pandang PenggunaMengulas Gaya Visual Modern Mahjong Ways yang Membawa Pengalaman Bermain Lebih DinamisFaktor yang Membuat Diskusi Seputar Permainan Digital Semakin Aktif dan BerkembangKajian AI Modern dalam Pengembangan Platform Digital Berbasis Teknologi PG SoftEvolusi Besar Platform Digital Menghadirkan Realitas Baru yang Lebih KompetitifTeknologi Prediktif Pintuplay Menjadi Sorotan dalam Ekosistem Game Online ModernKetertarikan Publik terhadap AI Mode Tumbuh Melalui Diskusi Ritme dan Respons VisualKajian Volatilitas AI dan Pengaruh Algoritma terhadap Pola Interaksi Pemain DigitalPanduan Tingkat Lanjut Memahami RTP Live dan Dinamika Mahjong Ways TerbaruGolden Reward Paradise Menjadi Sorotan Berkat Bonus Beruntun dari PG SoftMenilai Dampak Fitur Turbo Spin terhadap Durasi Permainan dan Manajemen Modal Mahjong Ways 2Efektivitas Fitur Bonus Mahjong Ways 2 dalam Meningkatkan Keterlibatan PenggunaPlatform Digital Adaptif dalam Lanskap Teknologi Modern yang Terus BerkembangMetode Mengukur Kombinasi Rendah pada Mahjong Ways Sebelum Menentukan Strategi BermainPengaruh Stabilitas Koneksi terhadap Sinkronisasi Sistem pada Live Casino ModernPengembangan Game Modern dengan Pendekatan Analitik Berbasis DataMengapa Pengguna Modern Semakin Tertarik pada Mahjong Wins 3 Ini Analisis LengkapnyaParadigma Teknologi Virtual Mendorong Evolusi Permainan Online ModernPinata Wins Hadir dengan Dinamika Permainan yang Semakin Sulit DipetakanAI Mode Mengubah Pola Aktivitas Virtual dalam Platform Digital ModernAnalisis Keterlibatan Generasi Muda terhadap Permainan Berbasis Budaya DigitalMahjong Wins 3 Tembus Rekor Baru dalam Tren Harian Pemain OnlineTeknologi Analitik Modern Membuka Cara Baru dalam Memahami Aktivitas dan Interaksi DigitalPeran Algoritma Modern dalam Meningkatkan Stabilitas serta Konsistensi Pengalaman PenggunaMahjong Wins 3 Jadi Topik Hangat yang Banyak Dibahas di Berbagai Komunitas Digital Saat IniAI Mode dan Dampaknya terhadap Perkembangan Ekosistem Platform Digital Masa KiniInovasi AI Modern Membuat Pengalaman Digital Menjadi Lebih Dinamis dan InteraktifEra Baru Platform Interaktif Berbasis Kecerdasan Buatan yang Mengubah Cara Pengguna BeraktivitasRiset Probabilitas Terapan untuk Mengkaji Ketahanan Performa PenggunaRNG Modern Membantu Pemain Memahami Dinamika Permainan DigitalTeknik Scatter Mahjong Ways untuk Membaca Karakter Sesi PermainanMahjong Wins 3 Kembali Jadi Tren di Komunitas Digital ModernAnalisis Mendalam Perkembangan Platform Berbasis Kecerdasan Buatan di Era ModernPeran Data Analitik dalam Pengembangan Sistem Mahjong Wins 3 ModernIkon Scatter Mahjong Ways dan Pentingnya Batas Rasional PemainEvaluasi Infrastruktur Jaringan dan Kualitas Layanan Mahjong WaysMahjong Wins 3 Jadi Sorotan Pemain Indonesia Berkat Inovasi BaruCara Pemain Membangun Pemahaman dari Perspektif Komunitas DigitalPengaruh Desain Sensorik dan Audio Visual terhadap Retensi PenggunaDiskusi Pola Bermain Mahjong Ways Menjadi Sorotan di Berbagai PlatformMahjong Ways Kembali Menjadi Tren dalam Diskusi Komunitas OnlineData dan Strategi Kini Menjadi Kombinasi Favorit Pengguna Modern dalam Mengoptimalkan Pengalaman BermainPercakapan Media Online Dorong Popularitas Mahjong Ways di Era DigitalKajian Kritis Implementasi Algoritma Modern dalam Komunitas DigitalTeknologi Digital dan Transformasi Budaya Interaktif dalam Industri GamePendekatan Sistematis untuk Meningkatkan Stabilitas dan Fokus BermainMembangun Disiplin Finansial Melalui Simulasi Pola Taruhan BertingkatPola Mahjong Ways yang Sering Dibahas Komunitas dan Perlu Dikaji KritisMahjong Wins dan Evolusi Interaksi Pengguna Internet ModernAntusiasme Pemain terhadap Mahjong Wins 3 Terus Mengalami PeningkatanAnalisis Rasio Pengembalian Teoretis dan Tingkat Varians PermainanRasio Betting Mahjong Ways antara Target Profit, Stop Loss, dan Durasi BermainTransformasi Ekosistem Kasino Online Melalui Inovasi Teknologi AIEvaluasi Teknis Grafis dan Performa Perangkat pada Mahjong WildsDragon Harvest Celebration dan Daya Tarik Fitur Wild BountySistem Adaptif Menjadi Sorotan Utama dalam Perkembangan Dunia Hiburan Digital InteraktifInovasi Teknologi Terkini yang Membuat Platform Digital Semakin Responsif terhadap PenggunaAI dan Algoritma Modern Mengubah Pola Interaksi Pengguna di Berbagai Platform DigitalTeknologi Prediktif Kian Mendominasi Ekosistem Digital dengan Kemampuan Analisis yang Lebih AkuratEvolusi Infrastruktur Digital yang Mendukung Beragam Aktivitas Modern Secara Lebih EfisienKetika Sistem Cerdas Menjadi Bagian Penting dari Pengalaman Digital dalam Kehidupan Sehari-hariPengaruh Teknologi Adaptif terhadap Loyalitas Pengguna dan Tingkat Keterlibatan Komunitas
Exit mobile version