Home BERITA TERKINI Gereja Pertama di IKN selesai Dibangun, Status Selanjutnya Masih Menanti Restu Vatikan

Gereja Pertama di IKN selesai Dibangun, Status Selanjutnya Masih Menanti Restu Vatikan

0

JAKARTA, Pena Katolik – Pembangunan gereja Katolik pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini telah memasuki tahap akhir. Rumah ibadah yang direncanakan menyandang nama Basilika Nusantara Santo Fransiskus Xaverius ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026 mendatang.

Meski pembangunan fisik hampir selesai, Kementerian Agama RI menegaskan bahwa penyematan status “basilika” masih menunggu persetujuan resmi dari Takhta Suci Vatikan.

Direktur Urusan Agama Katolik Ditjen Bimas Katolik, Salman Habeahan, menjelaskan bahwa penetapan status basilika harus mengikuti mekanisme Gereja Katolik universal. Proses ini melibatkan pengajuan permohonan oleh Uskup Agung Samarinda kepada Vatikan setelah melalui kajian mendalam dari sisi historis, pastoral, liturgis, dan spiritual, serta mendapatkan rekomendasi dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

“Penjelasan ini penting untuk meluruskan informasi yang beredar terkait penamaan gereja tersebut,” ujar Salman, Senin 13 April 2026.

Status Basilika

Vatikan memberi panduan definitif tentang persyaratan, hak istimewa, dan tanggung jawab sebuah basilika yang dituangkan dalam dokumen Domus Ecclesiae. “Sebuah basilika harus memiliki kepentingan khusus untuk kehidupan liturgi dan pastoral”. Sebuah gereja yang memiliki “kekhususan” ini menjadi alasan bagi seorang Paus dan Vatikan menganugerahinya dengan gelar Basilika Minor. Status basilika ini menandakan hubungan khusus dengan Gereja Roma dan Paus.

Domus Ecclesiae adalah dokumen yang diterbitkan Kongregasi untuk Ibadat Ilahi dan Disiplin Sakramen Takhta Suci pada Pada tanggal 9 November 1989. Saat ini ada lebih dari 1.800 Basilika Minor di seluruh dunia. Sementara itu, Gereja sejauh ini hanya menetapkan empat gereja sebagai Basilika Mayor yakni: Basilika St. Petrus, Basilika St. Yohanes Lateran, Basilika St. Maria Mayor (Maria Maggiore), dan Basilika St. Paulus di Luar Tembok yang semuanya ada di Keuskupan Roma.

Secara umum, Paus mengangkat status sebuah gereja sebagai “basilika” setelah melalui sejarah perjalanan panjang. Paus akan mempertimbangkan alasan-alasan sejarah dan kekhususannya dalam kehidupan menggereja, yang menjadi alasan untuk menaikkan status sebuah gereja menjadi basilika.

Basilika minor terakhir yang mendapat persetujuan dari Vatikan adalah Basilika Minor Rosario Suci di Angeles City, Filipina. Dekrit pengangkatan basilika ini tertanggal 21 Januari 2026. Dikasteri untuk Ibadah Ilahi dan Disiplin Sakramen mengabulkan pengangkatan tersebut setelah permohonan resmi dari Keuskupan Agung San Fernando.

Karya Bangsa

Meski status basilika masih menunggu persetujuan Vatikan, namun nama untuk gereja Katolik pertama di IKN sudah disiapkan yakni Gereja St. Fransiskus Xaverius. Secara teknis, konstruksi Gereja dan Wisma Uskup telah mencapai 99 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian (finishing) interior, pemasangan ornamen, fasad, serta penataan lanskap.

Gereja yang dibangun di IKN ini mampu menampung 1.500 umat, ditambah 1.000 umat di selasar luar. Sementar auntuk anggaran pembangunan menelan dana sebesar Rp704,9 miliar. Selanjutnya untuk seluruh perlengkapan liturgi merupakan karya anak bangsa, sebagai simbol kemandirian spiritual.

Gereja Santo Fransiskus Xaverius diharapkan menjadi ikon persaudaraan nasional di kawasan peribadatan IKN. Pemilihan nama Santo Fransiskus Xaverius sebagai pelindung mencerminkan semangat misioner dan dialog antarbudaya yang menjadi napas Gereja Katolik di Indonesia dalam memperkuat toleransi.

Saat ini, Konferensi Waligereja Indonesia bersama Ditjen Bimas Katolik telah membentuk panitia khusus untuk mempersiapkan Misa Syukur peresmian dan dedikasi gereja yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026 mendatang. Kehadiran basilika ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga simbol pembangunan spiritual yang selaras dengan kemajuan fisik Ibu Kota Negara yang baru.

Interior Gereja St. Fransiskus Xaverius di IKN. Humas IKN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version