Home BERITA TERKINI Di Tengah Konflik Global, Paus Leo XIV Tegaskan Jangan Takut Mewartakan Injil

Di Tengah Konflik Global, Paus Leo XIV Tegaskan Jangan Takut Mewartakan Injil

0

DUTA, Vatikan | Paus Leo XIV mengajak umat Kristen di seluruh dunia untuk tetap berani mewartakan Injil dan menghadirkan harapan di tengah situasi global yang diwarnai konflik, disinformasi, serta kebingungan moral. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin doa Regina Caeli di Lapangan Santo Petrus pada perayaan Senin Paskah.

Dalam renungannya, Paus merefleksikan kisah Injil tentang kubur kosong Yesus. Ia menjelaskan bahwa satu peristiwa yang sama melahirkan dua kesaksian yang saling bertentangan: para perempuan yang mengalami perjumpaan dengan Kristus yang bangkit dan mewartakan kabar Kebangkitan, serta para penjaga yang menyebarkan cerita bahwa jenazah Yesus telah diambil.

Menurut Paus, perbedaan dua narasi tersebut menggambarkan realitas dunia masa kini, ketika kebenaran sering kali tertutup oleh informasi yang menyesatkan. Ia menyoroti maraknya berita palsu, tuduhan tanpa dasar, dan berbagai bentuk manipulasi informasi yang membingungkan hati nurani manusia.

Paus menegaskan bahwa pesan Injil harus menjangkau mereka yang hidup dalam penderitaan akibat kekerasan, ketidakadilan, dan krisis sosial. Pewartaan misteri Paskah, katanya, tidak cukup hanya melalui kata-kata, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menghadirkan harapan baru bagi banyak orang.

Mengutip pesan Yesus, “Jangan takut; pergilah dan beritakanlah,” Paus Leo XIV menekankan bahwa keberanian untuk bersaksi tetap menjadi panggilan utama umat Kristen, bahkan di tengah ketidakpastian zaman.

Ia juga menaruh perhatian pada berbagai situasi kemanusiaan di dunia, termasuk masyarakat yang terdampak perang, umat Kristen yang mengalami penganiayaan karena iman, serta anak-anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan akibat konflik dan kemiskinan.

“Mewartakan misteri Paskah berarti memberi suara bagi harapan yang sering dibungkam oleh kekerasan,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa Injil selalu membawa terang di tengah kegelapan serta membantu manusia menemukan kembali makna hidup di tengah kebingungan.

Pada bagian akhir pesannya, Paus mengajak umat beriman mengenang Paus Fransiskus yang wafat pada Senin Paskah tahun sebelumnya. Ia mengenang pendahulunya sebagai teladan iman dan kasih, sekaligus mempercayakan Gereja kepada perlindungan Perawan Maria, Takhta Kebijaksanaan.

“Marilah kita berdoa agar kita semakin mampu menjadi pembawa kebenaran yang bersinar bagi dunia,” ajaknya.

Setelah doa Regina Caeli, Paus Leo XIV juga menyinggung peringatan Hari Olahraga Internasional untuk Pembangunan dan Perdamaian yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki kekuatan universal untuk membangun persaudaraan, inklusi, dan perdamaian.

Melalui kesempatan tersebut, Paus kembali mengajak masyarakat dunia menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persatuan dan menumbuhkan budaya damai di tengah perbedaan.*S@M (Sumber: Vatikan News).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version