Home BERITA TERKINI Kisah Mgr. Albertus Soegijapranata SJ saat Melindungi Megawati dan Keluarga Soekarno

Kisah Mgr. Albertus Soegijapranata SJ saat Melindungi Megawati dan Keluarga Soekarno

0

YOGYAKARTA, Pena Katolik – Salah satu yang tak henti meneteskan air mata, ketika kepergian Mgr. Albertus Soegijapranata SJ adalah Fatmawati, suami Presiden Soekarno dan Ibu Negara kala itu. Mgr. Soegija yang wafat di Belanda pada 22 Juli 1963, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang, Jawa Tengah. Di hari itu juga, Fatmawati mengantar kepergian Romo Kanjeng, panggilan umat Katolik kepada Mgr. Soegija, ke tempat peristirahatannya.

Cerita kedekatan Mgr. Soegija dengan keluarga Soekarno membentang setidaknya sejak 15 tahun sebelumnya. Ketika Agresi Militer Belanda II, di salah satu babak, Belanda penahan Soekarno dan mengasingkannya ke Pulau Bangka 6 Februari 1949.

Situasi itu memaksa Soekarno berpisah dengan keluarganya. Padahal, saat itu Soekarno baru saja memiliki bayi mungil yang lahir Yogyakarta, 23 Januari 1947. Bayi yang diberi nama Megawati itu harus berpisah dair ayahnya, dan tinggal bersama ibu dan kakaknya.

Pada masa sulit inilah, Mgr. Soegija berperan melindungi Fatmawati dan kedua anaknya. Saat itu, Yogyakarta sepenuhnya dikuasai Belanda, situasi yang menjadikan Ibu Kota sempat dipindahkan ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

Sekitar setengah tahun, Soekarno ditahan di Bangka. Pada masa inilah, Fatmawati dan kedua anaknya tinggal di Yogyakarta. Di masa inilah, terbangun kedekatan antara keluarga Soekarno dan Mgr. Soegija.

Air mata Fatmawati pada hari pemakaman Mgr. Soegija, boleh jadi adalah ungkapan terima kasih, atas bantuan Mgr. Soegija dalam melindungi Fatmawati dan kedua anaknya, pada saat Soekarno diasingkan di Bangka. Pada masa ini, Fatmawati dan kedua anaknya pernah disembunyikan di Jalan Bintaran Kidul 17, Yogyakarta.

“Ibu Fat untuk sementara dapat berlindung di pastoran ini, di sini relatif aman,” ujar Mgr. Soegija.

Ibu Negara Fatmawati saat menghadiri pemakaman Mgr Albertus Soegijapranata SJ di Semarang. IST

Pindahkan Pusat Keuskupan

Ketika itu, Pemerintahan Indonesia pindah ke Yogyakarta pada 4 Januari 1946 akibat Agresi Militer Belanda I. Sebagai wujud solidaritas, Mgr. Soegija lalu memindahkan pusat keuskupan ke Yogyakarta, tepatnya ke Gereja St. Yusuf di Kawasan Bintaran.

Gereja ini dibangun seorang arsitek Belanda bernama J.H. van Oijen B.N.A pada tahun 1933–1934. Gereja St. Yusuf ini dibangun untuk umat Katolik dan diresmikan pada hari Minggu 8 April 1934. Selain bangunan gereja, terdapat bangunanbangunan lain yang menjadi satu sebagai satu kompleks Gereja Bintaran.

Pada saat pusat keuskupan dipindah ke Bintaran inilah, Mgr. Soegija memberikan perlindungan kepada Fatmawati dan kedua anankya dari ancaman tentara Belanda. Fatmawati disembunyikan di salah satu gedung di kompleks Gereja St. Yusuf ini.

Bung Karno sendiri diasingkan di pesanggrahan Menumbing pada periode 1948-1949. Selain Bung Karno (presiden), ada Bung Hatta (wakil presiden), Agus Salim (menteri luar negeri), RS Soerjadarma (kepala angkatan udara), Sutan Sjahrir (mantan perdana menteri), MR Asaat (ketua KNIP) dan AG Pringgodigdo (mensesneg) yang diterbangkan ke Pangkalpinang, Bangka.

Saat pesawat mendarat di Bandara Pangkalpinang, Bung Karno, Agus Salim dan Sutan Sjahrir tak ikut turun. Mereka dipisahkan dan diterbangkan lagi ke Parapat, Sumatera Utara. Baru kemudian pada Februari 1949 diterbangkan ke Pulau Bangka dengan pesawat amfibi.

Dalam situasi yang serba tidak menentu akibat serangan agresi Belanda, Mgr. Soegijo menunjukkan rasa kesetiakawanan dan rasa persahabatannya kepada kepada Bung Karno dan keluarganya. Ini ditunjukkannya dengan mengurus semua keperluan-keperluan keluarga Bung Karno, ketika Proklamator itu mengalami pembuangan pada tahun 1948-Juli 1949.

“Ibu Fat jangan khawatir, untuk keperluan sehari-hari, nanti ada yang menyediakan,” demikian pesan Romo Kanjeng suatu kali kepada Ibu Negara Indonesia itu.

Soekarno diasingkan di Bangka sampai 6 Juli 1949. Ia kembali ke Yogyakarta setelah penandatanganan perjanjian Roem-Roijem. Mgr. Soegija ikut menyambut Presiden Soekarno saat itu. Dalam catatan hariannya, Mgr. Soegija menulis bahwa hari itu ia merayakan Misa seperti biasa, namun pada siang hari, ia dijemput I. J Kasimo untuk bersama menuju Istana Presiden di Yogyakarta.

“Mis lumrah, Djam 12 Menteri Kasima sowan. Djam 12,45 Menteri Kasima metuk R.K. ngagem auto negeri tindak menjang Istana, perlu ndjènengi upatjara resmi nampi Rawuhe Presiden. Wakil Pres. lan Pemerintah Rep. saka Bangka. Ana ing Istana suasana resep, bungah, beres. Djam 3,40 kundur karo Menteri Kasima lan Maskur.”

Barangkali, saat ini juga Soekarno berterima kasih kepada Mgr.Soegija atas bantuannya menjaga Fatmawati dan anak-anaknya. Satu peristiwa yang akhirnya membentuk hubungan akrab antara Mgr. Soegija dengan Soekarno pada masa-masa selanjutnya.

Gereja St Yusuf Bintaran menjadi tempat persembunyian Fatmawati selama Agresi Militer Belanda II. IST

Selalu Minta Doa

Usaha-usaha Mgr. Soegija nyatanya tidak hanya menyankut pada persoalan-persoalan kecil dan pribadi saja. Mgr. Soegija pun melakukan tindakan-tindakan yang sangat penting artinya bagi Republik Indonesia.

Pada masa ini, Mgr. Soegija melakukan tindakan yang sangat mengejutkan pihak Kolonial Belanda. Ia berusaha menembus blokade dari Belanda dan berhasil berhubungan dengan pelbagai pihak di luar negeri, antara lain dengan Amerika Serikat dan Inggris.

Usaha ini terbukti dengan dimuatnya tulisan-tulisan karangan beliau di dalam sebuah majalah Amerika Serikat (AS). Beberapa kali, tulisan Mgr. Soegija dimuat dalam Majalah Commonwealth yang terbit di AS. Di dalam karangan itu, Mgr. Soegija menggambarkan situasi pendudukan yang dilakukan oleh Belanda. Dengan kata lain, ia memberitakan situasi pendudukan Belanda di Indonesia.

Sontak, mata dunia terbuka untuk melihat Indonesia, dukungan pun mengalir semakin kuat untuk kemerdekaan Indonesia.

“Dengan pendudukan dan blokade Belanda di daerah Republik, maka tidak ada pakaian dan makanan, pun juga tidak ada imbangan ideologis, tidak ada susu, buku-buku, majalah dan ide-ide guna bahan informasi,” demikian seruan mgr. Soegija di Majalah Commonwealth.

Mgr. Soegija berseru kepada redaksi dan para pembaca Commonwealth, supaya mereka memberi jalan guna mengirimkan bahan bacaan ke daerah Republik, agar bangsa Indonesia tidak saja bebas dari komunisme, tetapi juga dari imperialisme.

Lewat tulisan ini, dukungan akan perjaungan bangsa Indonesia di luar negeri semakin kuat, khususnya di AS. Suatu angin segar bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir Belanda.

Tulisan Mgr. Albertus Soegijapranata SJ di Majalah Commonwealth yang terbit di Amerika Serikat. IST

Meminta Doa

Perjuangan Mgr. Sogija ini berjalan seiring dengan hubungannya dengan Soekarno. Seiring waktu, kedua tokoh bangsa ini terus bertukar kabar, seperti layaknya sesame pejuang, bahkan seperti saudara.

Ada pelbagai catatan yang menunjukkan kedekatan keduanya. Kedekatan Soekarno dengan Vatikan juga merupakan jasa Mgr. Soegija yang sejak awal kemerdekaan, ia membuka jalan diplimatik antara Republik Indoensia dan Vatikan.

Pada 1962, Mgr. Soegija ikut menghadiri siding-sidang ke-2 Konsili Vatikan II. Namun, kondisi kesehatan Mgr. Soegija saat itu semakin menurun. Maka, di sela-sela siding konsili, Mgr. Soegija memanfaatkannya untuk berobat.

Pada saat yang hampir bersamaan, Presiden Soekarno juga sedang berada di Roma. Keduanya pun sempat bertemu. Saat itu, Presiden Soekarno sedang dalam perjalanan menuju Perancis untuk bertemu dengan Presiden Prancis, Charles de Gaulle.

Di dalam suatu perjamuan, Presiden Soekarno menyatakan meminta doa kepada Mgr. Soegija agar lawatan ke Prancis ini dapat membawa berkat bagi bangsa Indonesia.

“Rama Agung, kula bade dateng Paris perlu rerembaga perkawis ingkang penting sanget kalian presiden de Gaulle, pramila kulo nyuwun donga pangestunipun Rama Agung, (Romo Agung, saya akan ke Paris untuk satu tujuan penting berjumpa dengan Presiden de Gualle, untuk itu saya minta doa dan berkat dari Romo Agung), demikian Soekarno meminta doa kepada Mgr. Soegija.

Pada kesempatan itu, Mgr. Soegija pun menjawab pula dalam bahasa Jawa.

“Kulo bade memuji mugi-mugi pepanggihan kaliyan Presiden de Gaulle mangke sukses, inkang murakabi kita sedoyo. Saya akan berdoa semoga perjumpaan dengan Presiden de Gualle berjalan sukses, berguna bagi kita semua),” demikian janji Mgr. Soegija kepada Soekarno.

Percakapan ini menunjukkan bahwa kedua tokoh ini, adalah dua orang yang “berteman akrab” dan selalu dilakukan dalam bahasa Jawa. Namun, rasanya itu menjadi perjumpaan terakhir keduanya.

Untuk tujuan pengobatan, Mgr. Soegija menyempatkan diri berkunjug ke Belanda. Di sini, ia juga mengunjungi para imam dan kenalan-kenalannya di Negeri Kincir Angin itu. Mereka ini terutama yang dianggapnya telah berjasa di dalam membantu usaha pengembalian Irian Barat.

Namun, di negeri inilah Mgr. Soegija haru mengakhiri peziarahannya di dunia. Ia wafat di Belanda pada 22 Juli 1963.

Sedianya, Mgr. Soegija akan dimakamkan di negeri itu oleh para imam Serikat Yesus. Namun, Soekarno tidak menghendaki “teman karibnya” itu dimakamkan di tanah air bangsa lain. Ia lalu memerintahkan untuk membawa pulang jenazah Mgr. Soegija ke Indonesia untuk dimakamkan di Taman Pahlawan Semarang.

Jenazah Mgr. Soegija tiba pada tanggal 28 Juli 1963 di Lapangan Terbang Kemayoran Jakarta. Di lapangan terbang telah datang menjemput jenazah beliau sejumlah tokoh-tokoh pemerintahan, tokoh-tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Taman Makam Pahlawan Nasional Giri Tunggal Semarang akhirnya menjadi perhentian terakhirnya. (AES)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mengapa Sistem Permainan Digital Modern Kini Semakin Mengandalkan Analisis Data Real Time untuk Membentuk Pengalaman Pengguna yang Lebih AdaptifFakta Baru Mengenai Strategi Digital Modern yang Mulai Banyak Dibahas oleh Komunitas Online karena Dinilai Mampu Mengubah Pola InteraksiPerubahan Besar dalam Ekosistem Permainan Digital Modern yang Kini Menjadi Sorotan Berbagai Komunitas Teknologi dan HiburanMengapa Diskusi Permainan Digital Kini Menjadi Sumber Referensi Utama yang Banyak Digunakan untuk Bertukar Informasi dan PengalamanFenomena Perkembangan Platform Interaktif Modern yang Diam Diam Mengubah Cara Pengguna Berinteraksi di Era DigitalAnalisis Tren Digital Terkini yang Menunjukkan Perubahan Signifikan dalam Perilaku dan Aktivitas Pengguna OnlineTerungkap Alasan Mengapa Komunitas Digital Modern Semakin Aktif dalam Membahas Perubahan Sistem dan Teknologi TerbaruTransformasi Teknologi Interaktif yang Kini Membentuk Pengalaman Pengguna Menjadi Lebih Personal dan AdaptifMengapa Data dan Pola Aktivitas Pengguna Menjadi Faktor Penting dalam Pengembangan Sistem Digital ModernPerkembangan Platform Digital Masa Kini yang Semakin Mengutamakan Efisiensi Sistem dan Pengalaman PenggunaMahjong Wins 3 Kian Menarik Perhatian Komunitas Digital karena Perubahan Sistem yang Dinilai Semakin Dinamis dan AdaptifFakta Menarik di Balik Perkembangan Mahjong Wins 3 yang Kini Banyak Menjadi Perbincangan dalam Berbagai Forum DigitalMengapa Mahjong Wins 3 Terus Menjadi Sorotan Pengamat Teknologi Interaktif dalam Perkembangan Industri Digital ModernTransformasi Mahjong Wins 3 yang Membawa Perubahan Signifikan terhadap Pengalaman Interaktif Pengguna Masa KiniKajian Mengenai Evolusi Sistem Mahjong Wins 3 yang Dinilai Mencerminkan Adaptasi Teknologi Digital ModernPerubahan Struktur Interaktif dalam Mahjong Wins 3 yang Membuat Banyak Pengguna Semakin Tertarik untuk MengamatinyaMahjong Wins 3 dan Adaptasi Teknologi Modern yang Membentuk Pengalaman Digital Lebih Dinamis dari SebelumnyaFenomena Mahjong Wins 3 yang Muncul sebagai Salah Satu Topik Paling Banyak Dibahas oleh Komunitas InteraktifRahasia Perkembangan Sistem Mahjong Wins 3 yang Mulai Terungkap melalui Berbagai Pengamatan dan Analisis ModernMengapa Mahjong Wins 3 Tetap Menjadi Topik Menarik dalam Diskusi Mengenai Perkembangan Platform Interaktif DigitalArah Baru Sweet Bonanza Membuat Banyak Pemula Ikut BermainCerita Baru Wild Bandito dan Free Spin Mendadak Ramai DibahasDominasi Mahjong Ways 2 dalam Komunitas Slot Digital Hari IniEfek Bonus Mahjong Ways Kini Menguasai Forum Slot DigitalFenomena Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Membuat Heboh PemainRasio Dinamis Permainan Virtual pada Ekosistem Teknologi ModernSpektrometri Bonus Adaptif dalam Aktivitas Hiburan InteraktifTopologi Sistem Digital dalam Perubahan Tren Permainan OnlineUtilitarianisme Teknologi Virtual pada Tren Hiburan KontemporerVolatilitas Strategi Bermain dalam Platform Interaktif ModernAnalisis Tren Pemain dalam Ekosistem Game Digital ModernAnalisis Data Historis Mengungkap Faktor Pendukung Pencapaian dan Profit dalam Game DigitalEvolusi Visual Mahjong Ways Kembali Jadi Perbincangan Simak Perubahan TerbarunyaKajian Akademis Mengenai Struktur Kombinatorik dan Probabilitas pada Mahjong WaysAnalisis Deskriptif Hubungan Arsitektur Sistem dan Kualitas Respons Digital pada Mahjong WaysKonvergensi Regulasi Digital Mengapa Industri Permainan Mulai Mengadopsi Prinsip Fair Play Ala EsportsEksplorasi Mendalam Desain UI dan UX Mahjong Ways 2 dalam Menciptakan Navigasi yang IntuitifEfisiensi Strategis Menjadi Tren Baru dalam Optimalisasi Performa Permainan DigitalMengungkap Dinamika Komunitas Game Modern yang Membuka Wawasan Baru bagi PenggunaMeningkatnya Perhatian Platform Digital terhadap Mahjong Ways dan Tren Baru Game OnlineObservasi Perubahan Momentum Digital dalam Arsitektur Adaptif yang Semakin KonsistenFitur Instant Replay Red Tiger Menghadirkan Rekap Putaran Bergaya Esports untuk Edukasi PenggunaMahjong Wins 3 Jadi Sorotan Komunitas Digital Berkat Berbagai Analisis MenarikTransformasi Hiburan Virtual Melalui AI Mode yang Mengubah Cara Pandang PenggunaMengulas Gaya Visual Modern Mahjong Ways yang Membawa Pengalaman Bermain Lebih DinamisFaktor yang Membuat Diskusi Seputar Permainan Digital Semakin Aktif dan BerkembangKajian AI Modern dalam Pengembangan Platform Digital Berbasis Teknologi PG SoftEvolusi Besar Platform Digital Menghadirkan Realitas Baru yang Lebih KompetitifTeknologi Prediktif Pintuplay Menjadi Sorotan dalam Ekosistem Game Online ModernKetertarikan Publik terhadap AI Mode Tumbuh Melalui Diskusi Ritme dan Respons VisualKajian Volatilitas AI dan Pengaruh Algoritma terhadap Pola Interaksi Pemain DigitalPanduan Tingkat Lanjut Memahami RTP Live dan Dinamika Mahjong Ways TerbaruGolden Reward Paradise Menjadi Sorotan Berkat Bonus Beruntun dari PG SoftMenilai Dampak Fitur Turbo Spin terhadap Durasi Permainan dan Manajemen Modal Mahjong Ways 2Efektivitas Fitur Bonus Mahjong Ways 2 dalam Meningkatkan Keterlibatan PenggunaPlatform Digital Adaptif dalam Lanskap Teknologi Modern yang Terus BerkembangMetode Mengukur Kombinasi Rendah pada Mahjong Ways Sebelum Menentukan Strategi BermainPengaruh Stabilitas Koneksi terhadap Sinkronisasi Sistem pada Live Casino ModernPengembangan Game Modern dengan Pendekatan Analitik Berbasis DataMengapa Pengguna Modern Semakin Tertarik pada Mahjong Wins 3 Ini Analisis LengkapnyaParadigma Teknologi Virtual Mendorong Evolusi Permainan Online ModernPinata Wins Hadir dengan Dinamika Permainan yang Semakin Sulit DipetakanAI Mode Mengubah Pola Aktivitas Virtual dalam Platform Digital ModernAnalisis Keterlibatan Generasi Muda terhadap Permainan Berbasis Budaya DigitalMahjong Wins 3 Tembus Rekor Baru dalam Tren Harian Pemain OnlineTeknologi Analitik Modern Membuka Cara Baru dalam Memahami Aktivitas dan Interaksi DigitalPeran Algoritma Modern dalam Meningkatkan Stabilitas serta Konsistensi Pengalaman PenggunaMahjong Wins 3 Jadi Topik Hangat yang Banyak Dibahas di Berbagai Komunitas Digital Saat IniAI Mode dan Dampaknya terhadap Perkembangan Ekosistem Platform Digital Masa KiniInovasi AI Modern Membuat Pengalaman Digital Menjadi Lebih Dinamis dan InteraktifEra Baru Platform Interaktif Berbasis Kecerdasan Buatan yang Mengubah Cara Pengguna BeraktivitasRiset Probabilitas Terapan untuk Mengkaji Ketahanan Performa PenggunaRNG Modern Membantu Pemain Memahami Dinamika Permainan DigitalTeknik Scatter Mahjong Ways untuk Membaca Karakter Sesi PermainanMahjong Wins 3 Kembali Jadi Tren di Komunitas Digital ModernAnalisis Mendalam Perkembangan Platform Berbasis Kecerdasan Buatan di Era ModernPeran Data Analitik dalam Pengembangan Sistem Mahjong Wins 3 ModernIkon Scatter Mahjong Ways dan Pentingnya Batas Rasional PemainEvaluasi Infrastruktur Jaringan dan Kualitas Layanan Mahjong WaysMahjong Wins 3 Jadi Sorotan Pemain Indonesia Berkat Inovasi BaruCara Pemain Membangun Pemahaman dari Perspektif Komunitas DigitalPengaruh Desain Sensorik dan Audio Visual terhadap Retensi PenggunaDiskusi Pola Bermain Mahjong Ways Menjadi Sorotan di Berbagai PlatformMahjong Ways Kembali Menjadi Tren dalam Diskusi Komunitas OnlineData dan Strategi Kini Menjadi Kombinasi Favorit Pengguna Modern dalam Mengoptimalkan Pengalaman BermainPercakapan Media Online Dorong Popularitas Mahjong Ways di Era DigitalKajian Kritis Implementasi Algoritma Modern dalam Komunitas DigitalTeknologi Digital dan Transformasi Budaya Interaktif dalam Industri GamePendekatan Sistematis untuk Meningkatkan Stabilitas dan Fokus BermainMembangun Disiplin Finansial Melalui Simulasi Pola Taruhan BertingkatPola Mahjong Ways yang Sering Dibahas Komunitas dan Perlu Dikaji KritisMahjong Wins dan Evolusi Interaksi Pengguna Internet ModernAntusiasme Pemain terhadap Mahjong Wins 3 Terus Mengalami PeningkatanAnalisis Rasio Pengembalian Teoretis dan Tingkat Varians PermainanRasio Betting Mahjong Ways antara Target Profit, Stop Loss, dan Durasi BermainTransformasi Ekosistem Kasino Online Melalui Inovasi Teknologi AIEvaluasi Teknis Grafis dan Performa Perangkat pada Mahjong WildsDragon Harvest Celebration dan Daya Tarik Fitur Wild BountySistem Adaptif Menjadi Sorotan Utama dalam Perkembangan Dunia Hiburan Digital InteraktifInovasi Teknologi Terkini yang Membuat Platform Digital Semakin Responsif terhadap PenggunaAI dan Algoritma Modern Mengubah Pola Interaksi Pengguna di Berbagai Platform DigitalTeknologi Prediktif Kian Mendominasi Ekosistem Digital dengan Kemampuan Analisis yang Lebih AkuratEvolusi Infrastruktur Digital yang Mendukung Beragam Aktivitas Modern Secara Lebih EfisienKetika Sistem Cerdas Menjadi Bagian Penting dari Pengalaman Digital dalam Kehidupan Sehari-hariPengaruh Teknologi Adaptif terhadap Loyalitas Pengguna dan Tingkat Keterlibatan Komunitas
Exit mobile version