Dialog Karya Lintas Agama, Satu Aksi Selamatkan Alam

​BEKASI – Semangat kolaborasi memecah sekat perbedaan di Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 15 Maret 2026. Puluhan pemuda dari berbagai latar belakang keyakinan berkumpul dalam acara Dialog Kaum Muda Lintas Agama. Dengan mengusung tema “Peran Kaum Muda dalam Menjaga Keutuhan Alam Ciptaan”, kegiatan ini membuktikan bahwa agama bukan hanya soal ritual, melainkan juga tentang aksi nyata bagi lingkungan.

​Dialog Karya: Melampaui Kata-Kata

​Acara yang diinisiasi oleh Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK) Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa (PCGIT) bersama Orang Muda Katolik (OMK) ini memperkenalkan konsep “dialog karya”. Berbeda dengan dialog teologis yang bersifat diskusi, dialog karya menitikberatkan pada kerja sama praktis antarumat beragama untuk menyelesaikan masalah sosial, terutama isu kerusakan lingkungan.

​Fasilitasi dari FKUB Bekasi menjadikan acara ini sebagai tonggak penting dalam penguatan moderasi beragama di wilayah tersebut. Diskusi inklusif ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk memahami bahwa menjaga alam adalah titik temu dari semua ajaran agama.

​Seruan KH Ahmad Nurul Huda: Aksi Nyata dan Sinergi Stakeholder

​KH. Ahmad Nurul Huda Haem, atau yang akrab disapa Kyai Enha, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, memberikan pesan yang sangat kuat. Beliau menekankan bahwa menjaga alam bukan sekadar anjuran, melainkan tanggung jawab moral yang mendesak.

​”Harus ada aksi tindakan nyata dalam menjaga alam sebagai rumah kita. Kita tidak bisa lagi hanya berteori,” tegas Kyai Enha.

​Lebih lanjut, beliau mendorong adanya keterlibatan pihak berwenang. “Perlu ada masukan dari pemerintah dan para stakeholder terkait lingkungan untuk segera membawa langkah bersama. Kita harus mulai dari hal yang terkecil. Kesadaran untuk melakukan perbaikan atas kerusakan alam harus tumbuh dari dalam diri setiap individu, karena alam adalah rumah bersama yang harus kita rawat,” tambahnya.

​Harapan Romo Guntur bagi Pemuda Lintas Agama

​Senada dengan Kyai Enha, Romo Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, Rm. Guntur Dewantoro, Pr, melihat bahwa isu lingkungan adalah pemersatu yang paling efektif. Baginya, sekat-sekat perbedaan agama seketika luruh saat semua pihak berkumpul dengan satu tujuan: menyelamatkan bumi.

​Dalam pemaparannya, Romo Guntur memberikan landasan spiritual mengenai pentingnya pelestarian alam.

​”Bahwa Tuhan melihat segala yang dijadikan-Nya itu ‘sungguh amat baik’ terdapat dalam Kitab Kejadian pasal 1 ayat 31. Maka kewajiban manusia di muka bumi untuk mengembalikan kerusakan bumi ke asal mula dan menjadikan bumi lebih baik lagi,” jelasnya.

​Romo Guntur menaruh harapan besar pada energi dan idealisme kaum muda. Beliau berpesan agar momentum ini tidak berhenti pada acara seremonial semata. “Semoga ada gerakan nyata dari pemuda lintas agama membuat aksi nyata bersama. Kaum muda harus menjadi mesin penggerak yang memastikan kelestarian alam tetap terjaga,” ungkapnya dengan penuh optimisme.

​Menuju Masa Depan Hijau di Kabupaten Bekasi

​Melalui kegiatan ini, Kabupaten Bekasi diharapkan tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri, tetapi juga pusat gerakan toleransi berbasis lingkungan. Para pemuda yang hadir diharapkan pulang membawa semangat baru untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian ekosistem.

​Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman di Indonesia adalah kekuatan besar. Ketika kaum muda lintas iman bersatu, tantangan sebesar apa pun, termasuk krisis iklim, akan terasa lebih ringan untuk dihadapi demi masa depan generasi mendatang.

(Lourentius EP)

—-

Caption:

(Dari kanan) Pengasuh Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, KH. Ahmad Nurul Huda Haem, Romo Kepala Paroki Cikarang, Rm. Guntur Dewantoro, Pr, dan Rm. Ludowikus Andovian, Pr dalam Dialog Kaum Muda Lintas Agama di Cikarang, Bekasi, Minggu, 15 Maret 2026. (Foto: Lourentius EP) 

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini