JAKARTA TIMUR – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Jakarta Timur melakukan audiensi resmi ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Timur pada Kamis (12/03). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan langkah dalam pengawasan partisipatif demi menjaga kualitas demokrasi di wilayah Jakarta Timur.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Jakarta Timur, Alexsandro Kevin Yunior, menegaskan bahwa kehadiran mereka membawa semangat “sinodal” atau berjalan bersama. Ia menyoroti potensi besar umat Katolik di Jakarta Timur yang tersebar di 12 paroki untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi.
“Kami ingin mendorong partisipasi aktif umat Katolik di Jakarta Timur. Dengan adanya 12 paroki, kami siap ‘bersinodal’ atau berjalan bersama Bawaslu untuk memberikan edukasi mengenai pengawasan partisipatif dan konsolidasi demokrasi di akar rumput,” ujar Kevin.
Ketua Bawaslu Jakarta Timur, Willem Johanes Wetik, menyambut hangat inisiatif ini. Beliau menekankan bahwa Bawaslu tidak pernah berhenti beroperasi meskipun sedang tidak berada di tengah tahapan pemilu besar.
Willem menjelaskan bahwa Bawaslu terus menjalankan program strategis, seperti pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PPDB) dan penguatan partisipasi masyarakat.
“Apresiasi bagi Pemuda Katolik atas kehadirannya. Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada istilah Bawaslu tidak bekerja. Kami terus aktif melakukan konsolidasi demokrasi dan mendorong masyarakat untuk ikut mengawasi, karena pengawasan bukan hanya tugas lembaga, tapi tanggung jawab bersama,” tegas Willem.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh:
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas & Humas Bawaslu Jakarta Timur Taufik Hidayatulloh, Wakil Ketua Bidang Politik dan Kepemiluan Komda DKI Jakarta Pangihutan Situmorang, Sekretaris Pemuda Katolik Komcab Jakarta Timur Rafael Riski Bayu dan salah satu Dewan Pembina Komcab Jakarta Timur Beny Wijayanto. Kedua belah pihak sepakat bahwa penguatan demokrasi memerlukan kerja sama lintas sektoral. Pemuda Katolik berkomitmen menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mensosialisasikan aturan pemilu dan mencegah pelanggaran di tengah masyarakat.
Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan kolaborasi aktif di masa mendatang, mulai dari kegiatan edukasi pemilih hingga forum-forum diskusi demokrasi di lingkungan paroki maupun masyarakat luas



