Pemuda Katolik Luncurkan Sekolah Politik “POLITIKU” di Malang

MALANG, Pena Katolik  – Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik resmi meluncurkan inisiatif strategis bertajuk Sekolah Politik & Demokrasi Batch 1 (POLITIKU). Peluncuran ini dilakukan melalui Seminar Nasional dan Kick Off yang diselenggarakan oleh Pemuda Katolik Komda Jawa Timur di Malang pada 7-8 Februari 2026.

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut konkret atas hasil Sidang Agung Gereja Katolik, sekaligus menjadi ruang kaderisasi bagi orang muda Katolik untuk mengambil peran aktif dalam pesta demokrasi 2029 mendatang.

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menyoroti tantangan strategis di mana Generasi Z dan Milenial kini menguasai lebih dari 50% suara nasional. Namun, ia melihat adanya “paradoks partisipasi” di mana anak muda peduli pada isu sosial tetapi cenderung apatis terhadap politik formal karena hambatan politik uang dan pragmatisme.

“Pemuda Katolik tidak ingin hanya menjadi objek kampanye. Melalui ekosistem POLITIKU, kami membekali kader dengan navigasi politik dan kecakapan teknokratis agar mampu bergerak ‘dari altar ke pasar’,” tegas Gusma. Ia berharap kader-kader muda tidak lagi hanya menjadi suporter dari luar lapangan, tetapi menjadi aktor yang mengawal politik demi kepentingan umum.

Dukungan penuh datang dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Sekretaris Eksekutif Komisi Kerasulan Awam KWI, Romo Yohanes Kurnianto Jeharut, menekankan bahwa keterlibatan dalam dinamika kebangsaan adalah panggilan khas kaum awam.

“Inisiatif ini adalah kontribusi nyata dalam pendidikan politik warga. Kita ingin memperkuat demokrasi Indonesia agar semakin berkualitas, inklusif, dan berkeadaban,” ujar RD. Yohanes.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Politik dan Kepemiluan PP Pemuda Katolik, Edi Murdani Sutrisno Silaban, menjelaskan bahwa tema “Bergerak dari Altar ke Pasar” bermakna bahwa spiritualitas kader harus mewujud dalam pelayanan nyata di tengah masyarakat. “Nilai moral dan etika publik harus menjadi kompas kader saat mengawal proses demokrasi,” tambahnya.

Kegiatan yang berpusat di Aula SMA Katolik St. Albertus (Dempo) dan Rumah Retret Maria Magdalena Postel ini menghadirkan pakar-pakar ternama, antara lain:  A. Ramlan Surbakti (Praktisi Pemilu); Komisi Kerawam KWI; dan Perwakilan KPU dan Bawaslu Jawa Timur. Para peserta yang terdiri dari kader terbaik se-Jawa dibekali materi mengenai Literasi Politik & Digital, Navigasi Politik, hingga Pengawasan Partisipatif.

Hadir pula dalam acara ini Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, serta jajaran Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan dan tokoh masyarakat lainnya. Dengan infrastruktur organisasi yang menjangkau 70% kabupaten/kota di Indonesia, Pemuda Katolik berkomitmen mendistribusikan narasi demokrasi ini hingga ke tingkat akar rumput guna melahirkan calon pemimpin legislatif, eksekutif, serta penyelenggara pemilu yang berintegritas.

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini