Home BERITA TERKINI Pedro Ballester: Mahasiswa Inggris Menapak Jalan Kanonisasi

Pedro Ballester: Mahasiswa Inggris Menapak Jalan Kanonisasi

0

VATIKAN, Pena Katolik – Tak lama setelah Gereja Katolik mengangkat Carlo Acutis sebagai santo muda, kini muncul harapan baru dari Inggris. Vatikan sedang meninjau kehidupan Pedro Ballester, seorang mahasiswa asal Manchester yang wafat karena kanker tulang pada 13 Januari 2018 di usia 21 tahun.

Ballester dikenal sebagai pribadi yang penuh doa, pengorbanan, dan persahabatan. Ia lahir dari keluarga Katolik asal Spanyol yang merupakan anggota Opus Dei. Sejak 2013, ia sendiri bergabung sebagai numerari, berkomitmen pada hidup selibat dan pelayanan di dunia.

Saat menempuh studi teknik kimia di Imperial College London, Ballester mulai merasakan sakit hebat di punggung. Diagnosis menunjukkan kanker pelvis stadium lanjut. Meski sakit, ia tetap menunjukkan keramahan dan kepedulian kepada sesama pasien serta para perawat di Christie’s Hospital, Manchester.

“Ia benar-benar tertarik pada orang lain, dan menginspirasi mereka secara alami,” kata Pastor Joseph Evans, yang mendampingi Ballester di tahun-tahun terakhir hidupnya.

Pada 2015, Ballester bahkan sempat bertemu Paus Fransiskus di Roma. Ia menyerahkan sebuah kartu yang ditandatangani oleh sesama pasien kanker, sambil berkata: “Saya ingin Bapa tahu bahwa saya menderita kanker, dan saya mempersembahkan semua penderitaan ini untuk Bapa dan Gereja.”

Kesaksian hidupnya kini menyebar ke berbagai negara, dari Spanyol hingga Kenya. Sebuah kartu doa untuk memohon perantaraannya telah diterjemahkan ke dalam 28 bahasa. Dokumenter berjudul “A Friend in Heaven” juga dirilis, menyoroti pengaruh besar dari hidup singkatnya.

Opus Dei kini mendorong proses kanonisasi Ballester, berharap ia dapat mengikuti jejak Carlo Acutis dan Pier Giorgio Frassati sebagai teladan iman bagi kaum muda.

“Pedro bisa mengajarkan kita untuk bahagia dalam segala keadaan. Kedekatan dengan Allah adalah sumber kebahagiaan sejati,” ujar Jack Valero, anggotar Opus Dei

Meski proses resmi masih dalam tahap awal, fenomena devosi spontan terhadap Ballester terus berkembang. Vatikan saat ini sedang mewawancarai keluarga dan sahabatnya untuk menilai apakah penyelidikan kanonisasi dapat dibuka secara resmi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version