Tahbisan Tiga Imam Baru di Katedral St. Fransiskus Xaverius

MERAUKE, Pena Katolik – Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, menahbiskan tiga imam baru dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral St. Fransiskus Xaverius Merauke, Sabtu, 31 Januari 2026. Mereka adalah Romo Agustinus Nicolaus Yokit, MSC; Romo Gregorius Helyanan; dan Romo Yohanis Ngaga Mbira Lando, MSC.

Tahbisan ini disaksikan ribuan umat Katolik yang memenuhi sisi kiri, kanan, dan bagian depan gereja. Panitia bahkan harus menambah kursi hingga ke teras luar. Perayaan berlangsung meriah dengan konselebrasi yang dipimpin langsung oleh Mgr. Mandagi bersama 93 imam yang turut hadir. Prosesi tahbisan dimulai dengan pemanggilan calon imam, penyerahan calon tahbisan, pengurapan dengan minyak krisma, pengenaan kasula, serta penyerahan patena dan piala sebagai tanda resmi mereka menjadi imam.

Romo Samuel Maranressy, MSC, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan tegas kepada para imam baru agar menjaga martabat imamat. “Jangan membuat malu diri sendiri, keluarga, tarekat, maupun umat yang mendukungmu. Tugas moral dan spiritual harus ditempatkan di atas segalanya,” ujarnya.

Romo Samuel juga mengumumkan penugasan misi: Romo Agustinus Nicolaus Yokit, MSC akan bertugas di Paroki Hamaika, Keuskupan Guantamo, Kuba, Amerika Latin. Romo Yohanis Ngaga Mbira Lando, MSC diutus ke Paroki El Buen, Provinsi Pichincha, Ekuador. Romo Gregorius Helyanan diutus oleh Mgr. Mandagi untuk melayani umat di Paroki Mur, Kabupaten Keppi.

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menyampaikan rasa bangga atas tahbisan ini. Ia menegaskan bahwa imam baru menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat, khususnya di bidang mental dan rohani.

“Pemerintah membangun fisik, tetapi para imam membangun iman dan karakter umat,” katanya.

Ucapan selamat juga datang dari Ketua MRP Papua Selatan, Daminanus Katayu, serta Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo. Mereka menekankan bahwa tahbisan ini adalah tanda berkat Allah bagi umat Katolik di Papua Selatan.

“Allah telah mengurapi para nabi, demikian pula para imam yang ditahbiskan hari ini. Mari kita menghormati mereka dengan cara yang etis. Demo di depan gereja adalah hal yang tidak pantas,” ujar Katayu.

Tahbisan tiga imam baru ini menjadi momentum bersejarah bagi Gereja Katolik di Papua Selatan. Selain memperkuat pelayanan lokal, dua imam MSC juga diutus ke luar negeri sebagai tanda semangat misi universal Gereja.

Dengan tangan yang telah diurapi Roh Kudus, ketiga imam baru diharapkan menjadi gembala yang baik, menjaga integritas, dan melayani umat dengan penuh kasih di mana pun mereka diutus. (Agapitus Batbual/Merauke)

Komentar

Tinggalkan Pesan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terhubung ke Media Sosial Kami

45,030FansSuka
0PengikutMengikuti
75PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terkini