Home BERITA TERKINI Yubelium Tahun Rahmat, Kasih Allah Tercermin pada Sesama

Yubelium Tahun Rahmat, Kasih Allah Tercermin pada Sesama

0

SSC, Kuta Bali, Pena Katolik | Dokumen Homili 9 Januari 2025 oleh RD Antonius Gede Ekadana Putra, pada  9 Januari 2025, Misa Bulanan di Kapel Societas Sancta Clara Kuta Bali dilaksanakan dalam suasana yang cerah tanpa hujan, diiringi dengan semangat penuh kedamaian.

Misa ini dipimpin oleh RD Antonius Gede Ekadana Putra, yang lebih akrab disapa Romo Toni. Dalam homilinya, Romo Toni mengajak umat yang hadir untuk merenungkan makna dari Tahun Yubilium 2025, yang menurut tradisi Gereja Katolik disebut juga sebagai Tahun Rahmat.

Romo Toni memulai homilinya dengan mengingatkan umat tentang pentingnya perayaan Natal yang jatuh pada 25 Desember, yang menurut gereja diperingati setiap tahunnya. Ia juga menceritakan bahwa gereja menandai kelahiran Yesus dengan tahun liturgi yang dimulai pada bulan Desember.

“Yesus lahir tanggal 25 Desember, dan kita semua tahu bahwa gereja merayakan ini sebagai suatu peristiwa yang sangat penting dalam iman kita. Dalam proses ini, gereja juga mengajarkan kita bahwa kita harus menghormati semua peristiwa yang berkaitan dengan kehidupan Yesus,” katanya.

Romo Toni kemudian menjelaskan tentang beberapa peristiwa yang terjadi sekitar kelahiran Yesus, seperti Maria yang menerima kabar tentang kehamilannya, yang terjadi sembilan bulan sebelum Natal. Ia mengajak umat untuk menghitung waktu antara pengumuman tersebut dan kelahiran Yesus.

“Jika kita menghitung 9 bulan setelah 25 Desember, maka kita akan sampai pada bulan Maret. Pada bulan Maret, tepatnya pada tanggal 25, kita merayakan Hari Raya Kabar Gembira,” ujarnya.

Setelah mengulas perayaan-perayaan dalam kalender liturgi, Romo Toni melanjutkan homilinya dengan berbicara mengenai makna kasih dalam iman Kristiani.

Romo Toni (Kapel Societas Sancta Clara) 2025

Kasih Allah tercermin pada sesama

Ia mengingatkan umat bahwa kasih kepada Allah harus tercermin dalam kasih kepada sesama. “Kita diajarkan oleh Kitab Suci untuk mengasihi Allah karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Namun, jika kita mengaku mengasihi Allah tetapi membenci sesama kita, maka kita adalah pendusta,” tegasnya.

Romo Toni mengingatkan bahwa iman kita harus diwujudkan dalam tindakan kasih kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

Ia juga memberi contoh nyata tentang bagaimana umat mengasihi para pastor. “Umat mengasihi Romo dengan cara berdoa untuk kami, memberikan dukungan dalam pelayanan, bahkan membantu kami dalam kebutuhan sehari-hari,” kata Romo Toni.

Ia melanjutkan dengan membahas bagaimana para pastor juga mengasihi umat mereka melalui doa dan pemberkatan, serta memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan.

Menurut Romo Toni, saling mengasihi adalah inti dari ajaran Yesus dan menjadi landasan hidup dalam komunitas gereja.

Di tengah-tengah homili, ia mengajak oma dan opa untuk merefleksikan kata-kata Rasul Yohanes dalam Injil, yang mengingatkan kita bahwa tidak mungkin kita mengasihi Allah yang tidak kelihatan jika kita tidak bisa mengasihi sesama kita yang terlihat.

“Tuhan mengajarkan kita bahwa kita harus mengasihi sesama, karena itu adalah cara kita mengasihi Tuhan. Jika kita mengatakan ‘Aku mengasihi Tuhan’, tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita berkelahi dengan tetangga atau membenci orang lain, itu berarti kita belum benar-benar mengasihi Tuhan,” jelasnya.

Romo Toni kemudian mengalihkan pembicaraan kepada perayaan Tahun Yubilium 2025, yang menurutnya adalah tahun yang sangat istimewa dalam kehidupan gereja.

Societas Sancta Clara (2025)

Tahun Yubelium

Dia mengingatkan umat bahwa Tahun Yubilium adalah tahun rahmat yang disebut oleh orang-orang Yahudi sebagai “Tahun Yobel.” Tahun Yobel adalah tahun di mana segala hutang diampuni dan tanah yang disita dikembalikan kepada pemiliknya.

“Dalam tradisi orang Yahudi, setiap 50 tahun, pada Tahun Yobel, mereka merayakan pengampunan dan pembebasan dari hutang. Gereja Katolik juga mengadopsi konsep ini dan menyebutnya sebagai Tahun Yubilium,” ungkapnya.

Tahun Yubilium 2025 ini menjadi momen yang sangat penting bagi umat Katolik di seluruh dunia, karena merupakan kesempatan untuk memperoleh pengampunan atas dosa-dosa mereka. “Tahun Yubilium ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk menerima pengampunan dari Tuhan. Sama seperti dalam doa Bapa Kami yang mengatakan, ‘Ampunilah kesalahan kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami,’ kita juga diminta untuk mengampuni dosa-dosa orang lain,” jelas Romo Toni.

Romo Toni juga menjelaskan bagaimana umat dapat memperoleh indulgensi dalam tahun Yubilium ini. “Salah satu cara untuk memperoleh indulgensi adalah dengan melakukan ziarah ke Roma, mengunjungi salah satu dari empat basilika suci di sana, dan mengikuti perayaan Misa setelah melakukan pengakuan dosa. Ini adalah kesempatan besar untuk mendapatkan pengampunan dan merayakan Tahun Yubilium,” katanya.

Namun, Romo Toni juga mengingatkan umat yang tidak dapat pergi ke Roma untuk tetap berdoa dengan sungguh-sungguh. “Bagi mereka yang tidak bisa melakukan ziarah ke Roma, berdoa dengan tulus, berdoa Rosario, dan berdoa untuk Paus serta untuk pelayanan gereja juga merupakan cara untuk memperoleh rahmat Tuhan,” ujarnya.

Di akhir homili, Romo Toni mengajak umat untuk tetap semangat dalam menghadapi segala tantangan hidup, termasuk rasa sakit dan kesedihan yang mungkin mereka alami.

“Meskipun kita mungkin merasa sakit atau lelah, kita harus selalu ingat bahwa Tuhan mengasihi kita, dan kita dipanggil untuk menjadi berkat bagi sesama. Jangan menyerah, terus berjuang, dan percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai kita,” pesan Romo Toni.

Sebelum menutup homili, Romo Toni mengajak seluruh umat untuk saling mengasihi dan terus berdoa, terutama bagi orang-orang yang membutuhkan dan bagi gereja yang sedang berjuang dalam pelayanan.

“Mari kita terus berdoa untuk semua orang, termasuk para pastor dan anak-anak seminari yang sedang mempersiapkan diri untuk melayani gereja. Semoga kita semua tetap setia dalam doa dan selalu menjadi berkat di mana pun kita berada,” tutupnya dengan penuh harapan.

Perayaan Misa Bulanan  yang dipimpin oleh RD Antonius Gede Ekadana Putra, tampaknya bukan hanya menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama Oma dan Opa Societas Sancta Clara, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi mereka tentang makna Tahun Yubilium 2025 sebagai Tahun Rahmat.

Melalui homili yang Romo Toni sampaikan itu, jelas ia mengajak Oma dan Opa untuk mendalami kasih Tuhan dan bagaimana cara manusia sebagai umat untuk mengasihi sesama dengan tulus.

Semoga melalui Tahun Yubilium ini, setiap umat Katolik dapat merasakan rahmat Tuhan yang menyegarkan jiwa dan membawa kedamaian dalam hidup mereka. Semoga! (Sam).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

RTP Berubah Sepanjang Hari, Data Pengguna Justru Menunjukkan Pola yang Tidak Sesederhana DugaanTeknik Game Viral Terus Bermunculan, Komunitas Mulai Bertanya Mana yang Benar Benar Masuk AkalTransaksi Digital Makin Cepat, tetapi Catatan Pembayaran Tetap Jadi Hal Penting yang Sering DiabaikanData Permainan Harian Mulai Membongkar Perubahan Perilaku Pemain yang Sulit Terlihat dari Satu SesiModal Bisa Habis tanpa Terasa, Pengaturan Durasi dan Batas Pengeluaran Justru Jadi Kunci UtamaStrategi Game Online Terdengar Menarik, tetapi Logika dan Probabilitas Menunjukkan Batas yang Perlu DipahamiTumble Mahjong Ways Terlihat Punya Momentum, tetapi Apa yang Sebenarnya Terjadi sampai Fase AkhirDurasi Sesi dan Teknik Bermain Mulai Dibandingkan, Hasilnya Tidak Selalu Sesuai Dugaan PemainPemain Mulai Meninggalkan Insting dan Beralih Membaca Data sebelum Mengambil KeputusanAnalisis Game Online Kini Lebih Rasional, Risiko dan Ketidakpastian Mulai Jadi Fokus UtamaData Permainan Membantu Pengguna Membaca Variasi Gates of Olympus secara Lebih RasionalSugar Rush Dapat Dinikmati dengan Batas Waktu agar Rutinitas Tetap TerjagaFortune Tiger Menggambarkan Kuatnya Dominasi Pengguna Mobile di Pasar Asia TenggaraEvolution dan Playtech Memperkuat Persaingan Live Casino melalui Pengalaman yang Semakin ImersifMonopoly Live Menunjukkan Perubahan Format Hiburan Kasino dalam Ekonomi Digital ModernBatas Waktu Membantu Menjaga Mahjong Ways Tetap sebagai Hiburan yang SeimbangPembagian Anggaran Membantu Pengguna Sugar Rush Mengendalikan Durasi dan Risiko SesiGreat Rhino Megaways Menunjukkan Mengapa Modal Terbatas Memerlukan Pengelolaan Risiko yang KetatGates of Olympus 100 Mengingatkan Pentingnya Menyesuaikan Durasi dengan Batas AnggaranSweet Bonanza Lebih Aman Dinikmati ketika Batas Pengeluaran Ditetapkan Sejak AwalGreat Rhino Megaways Menarik Perhatian pada Pentingnya Disiplin Anggaran dalam PermainanFortune Tiger Menunjukkan Hubungan antara Durasi Sesi dan Pengendalian PengeluaranPengaturan Anggaran Membantu Pengguna Mahjong Ways Menjaga Aktivitas Bermain Tetap TerkendaliPengalaman Bermain Sugar Rush Tetap Memerlukan Batas Modal yang KonsistenBig Bass Bonanza Menunjukkan Pentingnya Menyesuaikan Durasi dengan Kemampuan AnggaranPembagian Anggaran Sweet Bonanza Membantu Pengguna Menghindari Pengeluaran yang Sulit DipantauStarlight Princess Mengingatkan Pentingnya Mengatur Tempo dan Batas Pengeluaran SesiPengguna Fortune Rabbit Mulai Memperhatikan Durasi Sesi dan Pengelolaan AnggaranKelelahan Saat Bermain Gates of Olympus Menjadi Tanda Penting untuk BeristirahatSweet Bonanza Tetap Perlu Diimbangi Pengaturan Waktu dan Batas PengeluaranPemula Sering Salah Membaca Pola Game, RTP Live Justru Perlu Dipahami dengan Cara BerbedaTeknologi Data Bisa Membaca Perubahan RTP Live, tetapi Tidak Mengubahnya Menjadi Ramalan HasilStatistik Slot Mulai Membongkar Mengapa RTP dan Hasil Harian Bisa Terlihat BertentanganRTP Live Terlihat Rumit bagi Pemula, Padahal Konsep Dasarnya Bisa Dijelaskan dengan SederhanaGates of Olympus Terlihat Berpola, tetapi Data Harian Bisa Memberikan Gambaran yang Sangat BerbedaModal Receh Fortune Rabbit Ramai Dibahas, tetapi Risiko Tetap Bisa Membesar jika Sesi Tidak DikendalikanRTP Mahjong Wins 2 Bergerak Aktif, tetapi Ritme Permainan Tetap Bukan Penentu Hasil BerikutnyaLive RTP Big Bass Bonanza Ramai Diamati, Perubahan Ritmenya Ternyata Mudah DisalahartikanSweet Bonanza Punya Ritme Berbeda di Setiap Sesi, Waktu Bermain dan RTP Kembali Jadi PerdebatanMahjong Ways Terlihat Konsisten dari Data Harian, tetapi Apakah Polanya Benar Benar Bisa BertahanCrazy Time Terasa Makin Intens, Batas Sehat Justru Jadi Hal yang Paling Penting DijagaLive Baccarat Bisa Menguras Fokus Diam Diam, Durasi Sesi Menentukan Kualitas Keputusan PemainFortune Tiger Mulai Terasa Tak Terkendali, Ini Saat Jeda Bisa Jadi Keputusan TerbaikRTP Live Sugar Rush Terus Bergerak, tetapi Momentum yang Terlihat Belum Tentu Berkata BanyakRitme Fortune Tiger Sering Jadi Perhatian, tetapi Sesi Terarah Lebih Penting daripada Mengejar PolaMahjong Ways 2 Mengubah Kebiasaan Pemain saat Modal dan Durasi Sesi Mulai Lebih DiperhatikanSweet Bonanza Terasa Cepat, Pengaturan Tempo Spin Bisa Membantu Pemain Menjaga Kendali SesiStarlight Princess Terlihat Berpola, Analisis Data Justru Membuka Gambaran yang Lebih KompleksGates of Olympus Punya Ritme Intens, Batas Modal Membantu Risiko Tetap Lebih TerkendaliPola Spin Sugar Rush Makin Ramai Diamati, tetapi Perubahan Ritme Bisa Menyesatkan PersepsiData RTP Gates of Olympus Lebih Tepat Dibaca sebagai Indikator daripada Sinyal MomentumEvaluasi Sweet Bonanza Lebih Akurat ketika Target Sesi Disusun dari Data yang MemadaiStatistik Fortune Dragon Membantu Pengguna Membaca Variasi tanpa Menebak Hasil BerikutnyaPerbedaan Spin Manual dan Turbo Lebih Terasa pada Tempo daripada Peluang PermainanRTP dan Statistik Mahjong Ways Perlu Dipisahkan dari Anggapan tentang Momentum PermainanDurasi Bermain Starlight Princess Perlu Disesuaikan dengan Batas Anggaran yang RealistisStreaming Rendah Latensi Membuat Live Baccarat Evolution Terasa Lebih Responsif dan StabilKeamanan Digital Menjadi Faktor Penting dalam Pengalaman Lightning Roulette EvolutionKecerdasan Buatan Mulai Membentuk Pengalaman Interaktif pada Crazy Time dan Live CasinoMahjong Ways Tetap Menonjol karena Identitas Visualnya Bertahan di Tengah Tren BaruTema Mitologi Menjaga Gates of Olympus Tetap Relevan dalam Percakapan Komunitas DigitalLive Baccarat Bertahan di Tengah Tren Game Show berkat Format Meja KlasikPerkembangan Layar Mobile Membuat Visual Starlight Princess Semakin Halus dan AdaptifFortune Tiger Mengandalkan Desain Ringkas saat Banyak Game Beralih ke Animasi KompleksCrazy Time Memanfaatkan Kamera Real Time untuk Menjaga Interaksi Studio Tetap DinamisKomposisi Warna Sweet Bonanza Memperkuat Identitas Visual dan Daya Ingat PenggunaInfinite Blackjack Memperluas Kapasitas Meja untuk Mengurangi Kendala Antrean PemainMahjong Ways 2 Mengoptimalkan Animasi agar Tetap Stabil di Berbagai PerangkatLightning Roulette Memadukan Efek Digital Modern dengan Mekanisme Roda KlasikSugar Rush Memanfaatkan Cluster dan Warna Kontras untuk Memperjelas Tampilan MobileFortune Dragon Terlihat Berubah di Setiap Sesi, Variasi Taruhan Membuat Pengalaman Makin DinamisBig Bass Bonanza Ramai Dimainkan, tetapi Pengelolaan Modal Tetap Lebih Penting daripada InstingRitme Mahjong Ways Bisa Terasa Berbeda, Kebiasaan Pemain Justru Menentukan Cara Sesi DikelolaGates of Olympus Dikulik Lebih Dalam, Hubungan Ritme Spin dan Modal Tidak Sesederhana KelihatannyaSweet Bonanza Terasa Lebih Stabil saat Pemain Mulai Menetapkan Batas Modal Sejak AwalFortune Tiger Punya Ritme Cepat, Pembagian Modal Bisa Membuat Setiap Sesi Terasa Sangat BerbedaStarlight Princess Makin Sering Diamati, Pengaturan Ritme Sesi Jadi Fokus Baru PemainBlackjack Bukan Cuma Soal Strategi, Batas Dana dan Waktu Berhenti Sama PentingnyaStarlight Princess Terus Berevolusi, Desain Mobile Pragmatic Play Kini Jadi Bagian Besar Daya TariknyaModal Receh Sugar Rush Ramai Dibahas, tetapi Efisiensi Sesi Tetap Bergantung pada Batas yang JelasDragon Tiger Kembali Dilirik karena Format Cepat dan Aturan yang Mudah DipahamiLucky Neko Mempertahankan Identitas Kuat melalui Adaptasi Simbol Jepang di Platform MobileMonopoly Live Mengubah Konsep Papan Klasik Menjadi Pertunjukan Digital yang Lebih InteraktifBig Bass Bonanza Tetap Relevan berkat Tema Memancing yang Sederhana dan Mudah DikenaliTeknologi Latensi Rendah Membuat Live Blackjack Lebih Responsif saat Interaksi Kartu BerlangsungTreasures of Aztec Menghidupkan Nuansa Sejarah melalui Ornamen Kuno dan Visual ModernDream Catcher Mengemas Roda Angka Sederhana dalam Format Acara yang Lebih AtraktifThe Dog House Mengandalkan Karakter Humor untuk Membangun Identitas Visual yang Mudah DiingatSpeed Baccarat Menyesuaikan Durasi Permainan dengan Kebiasaan Pengguna yang Menyukai Format RingkasTradisi Tahun Baru dalam Fortune Rabbit Kini Dikemas melalui Desain Mobile yang Bersih dan ModernMega Ball Bawa Nuansa Bingo ke Studio Modern, Interaksi Pemain Kini Terasa Lebih RamaiWild West Gold Hidupkan Lagi Atmosfer Koboi, Visualnya Terasa seperti Film Laga KlasikLightning Baccarat Tambahkan Lapisan Multiplier, tetapi Ritme Kartu Klasiknya Tetap DipertahankanWays of the Qilin Bawa Mitologi Asia ke Layar Mobile dengan Karakter yang Sulit DilupakanGonzo’s Treasure Hunt Ubah Studio Digital Jadi Perburuan Harta yang Lebih InteraktifFruit Party Segarkan Game Buah Klasik lewat Formasi Simbol yang Terasa Lebih DinamisSweet Bonanza Ramai Lagi di Komunitas Mobile 2026, Tren Sesi Singkat Jadi Bahan PerbincanganMahjong Ways Mulai Didekati dengan Pengelolaan Sesi yang Lebih Terukur berkat Data PermainanPG Soft Makin Dilirik Pemain Mobile, Desain Ringan dan Variasi Game Jadi Daya Tarik UtamaSentuhan Minimalis Membuat Fortune Ox Membawa Simbol Kemakmuran Asia ke Tampilan yang Lebih Modern
Exit mobile version