Home BERITA TERKINI 10 Hari Pasca Gempa Cianjur, Kepedulian Gereja Katolik Masih Berlanjut

10 Hari Pasca Gempa Cianjur, Kepedulian Gereja Katolik Masih Berlanjut

0
Pos Layanan Gempa Cianjur di Gereja Katolik di Cianjur. Caritas Indonesia

Cianjur, Pena Katolik – Pos Pelayanan Kemanusiaan Paroki Santo Petrus, Cianjur sejak hari pertama terjadinya gempa di wilayah Kabupaten Cianjur, memberikan pelayanan kesehatan dan membuka dapur umum. Pelayanan-pelayanan tersebut tidak hanya untuk melayani umat, namun juga bagi para warga terdampak dan para relawan yang terlibat dalam respon tanggap darurat Cianjur. Rapat evaluasi yang dilakukan pada Senin (28/11) memutuskan bahwa pada hari ini (29/11) Tim Medis tidak melakukan pelayanan kesehatan di lokasi-lokasi terdampak seperti hari-hari sebelumnya. Pelayanan medis hanya dilakukan di Pos Pelayanan Kemanusiaan Paroki Santo Petrus, Cianjur saja.

Tim Medis yang melakukan pelayanan Kesehatan ini berasal dari Unika Atmajaya dan RS. Carolus Jakarta. Para dokter yang turut membantu di dalamnya ada dr. Gabriela Widjaja, dr. Nicholaus Pratama, dan dr. Renandha Septaryan. Sedangkan para perawat dan petugas farmasi berasal dari RS. Carolus, Medisar, dan Korps Sukarela (KSR) Atmajaya. Tim Medis Pos Pelayanan Kemanusiaan Santo Petrus, Cianjur memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum dan juga para relawan. Para relawan perlu mendapatkan pelayanan juga untuk menjaga agar mereka tetap fit dan sehat. Kegiatan ini dilakukan di halaman Gereja Santo Petrus dengan memanfaatkan tenda yang biasa digunakan relawan untuk beristirahat.

Apel pagi bersama semua unsur yang terlibat di pos pelayanan (Foto: Pos Pelayanan Kemanusiaan Paroki St. Petrus, Cianjur)

“Sejak kejadian gempa, pada hari Senin malam (21/11/) hingga hari Selasa (29 /11) ini, para relawan terus bekerja. Tadi saya disuruh dokter untuk beristirahat karena tensi saya cukup tinggi”, ucap Dionisius Indarintoko, selaku Koordinator Lapangan Operasi Tanggap Darurat Paroki Santo Petrus Cianjur.

“Pemberian vitamin kepada para relawan agar mereka tambah bersemangat dan tetap sehat”, ujar dr. Nicholaus P. selaku koordinator tim medis.

Sejauh ini, yang terlibat dalam pelayanan kemanusiaan di Pos Pelayanan Kemanusiaan ini adalah DPP Paroki Santo Petrus Cianjur, OMK Paroki Santo Petrus, WKRI Cabang Cianjur, OSIS SMA Mardi Yuana, Suster Putri Kasih, Suster Konggregasi SFS, Perdhaki Jabar-Banten, Pemuda Katolik, PMKRI, Yayasan Kasih Bangsa Surabaya, Unika Atmajaya, RS. Carolus Jakarta, Caritas Regio Jawa, dan Caritas Indonesia (Karina-KWI).

Menurut dr. Gabriela Widjaja dari Unika Atmajaya yang terlibat dalam pelayanan Kesehatan, pasien yang berobat hari ini berjumlah 39 orang (15 laki-laki dan 24 perempuan) yang terdiri dari 2 anak-anak, lansia 2 orang dari orang dewasa berjumlah 35 orang.

“Warga maupun para relawan yang datang berobat dan konsultasi kesehatan, banyak yang mengeluh batuk, meriang, pilek, pusing, dan tangan sering keram (kebas),” kata dr. Gabriela.

Bapak Geni Hafin (57 tahun), salah satu warga terdampak yang datang berobat, mengalami luka pada punggung tangan kiri hingga jari-jari tangan. Lukanya sudah bernanah dan tampak kotor. Luka tersebut kemudian dibersihkan dan ditutup dengan kasa basah dan disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit terdekat.

“Saya mau agar tangan sembuh sembuh,” kata Geni sambal matanya berkaca-kaca.

Pak Geni, salah satu pasien yang mengalami luka di punggung tangan. Setelah ditangani pada kegiatan pengobatan tadi lalu dirujuk ke rumah sakit. ((Foto: Pos Pelayanan Kemanusiaan Paroki St. Petrus, Cianjur)

Seusai melakukan kegiatan pengobatan dan konsultasi Kesehatan, dr. Nicholaus Pratama dan dr. Gabriela Widjaja langsung berkoordinasi dengan Posko Kesehatan di Pendopo Kabupaten Cianjur (Posko Utama) untuk mengetahui seberapa besar kekuatan Klaster Kesehatan dalam respon tanggap darurat gempa Cianjur. Selain itu juga untuk meminta obat yang sudah habis atau menipis persediaannya atau yang belum ada di pos pelayanan kemanusiaan.

“Koordinasi ini penting dilakukan, selain untuk memetakan wilayah maupun warga terdampak yang harus kita layani, namun juga untuk memastikan ketersediaan obat-obatan sehingga pelayanan tidak terhambat,” pungkas dr. Gabriela. (Caritas Indonesia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Personalisasi Berbasis AI Mulai Membentuk Pengalaman Interaktif dalam Gates of Olympus Pragmatic PlayMahjong Ways PG Soft Memadukan Identitas Budaya Asia dengan Sistem Visual ModernSweet Bonanza CandyLand Membawa Tema Permen ke Format Live Casino yang InteraktifData Permainan Sweet Bonanza Lebih Berguna untuk Memahami Variasi daripada Menebak HasilPopularitas Sugar Rush Memperkuat Posisi Pragmatic Play dalam Pertumbuhan Industri Game DigitalMahjong Ways 2 Menunjukkan Daya Tarik Tema Asia dalam Persaingan Game MobileLive Blackjack Menjadi Bagian Penting dari Perluasan Permainan Meja Digital PlaytechBook of Tut Mempertahankan Pesona Mesir Kuno melalui Nuansa Petualangan ArkeologiGanesha Fortune Membawa Mitologi India ke Tengah Pertumbuhan Pasar Game AsiaAztec Gems Mengandalkan Format Ringkas untuk Menyesuaikan Kebiasaan Pengguna PonselPower of Thor Megaways Tampil Brutal, Pertarungan Mitologi Nordik Jadi Kekuatan Visual UtamanyaFishing God dan Ocean King Bawa Arena Laut ke Format Arcade yang Ramai dan KompetitifJungle Treasure Ajak Pemain Masuk Hutan Digital dengan Tantangan yang Terus BerkembangGates of Olympus Terlihat Penuh Kejutan, tetapi Probabilitas Menjelaskan Mengapa Setiap Spin Tetap AcakMahjong Ways Bukan Soal Membaca Pola, RNG dan Batas Anggaran Justru Lebih Penting DipahamiSweet Bonanza Punya RTP dan Volatilitas Berbeda, Ini Alasan Pengalaman Setiap Sesi Bisa BerubahFortune Rabbit Punya Ritme yang Menarik Diamati, tetapi Pengelolaan Sesi Tetap Lebih Penting daripada InstingStarlight Princess Bisa Terasa Cepat, Mengatur Durasi Sesi Membantu Pemain Tetap Mengendalikan KeputusanSugar Rush Punya Ritme Spin yang Dinamis, Manajemen Sesi Jadi Bagian yang Sering TerlewatMahjong Ways 2 Terasa Berubah dari Sesi ke Sesi, tetapi Ritme Bukan Penentu Hasil BerikutnyaGates of Olympus Memiliki Tempo Cepat, Pola Taruhan Tetap Perlu Dibatasi agar Risiko Tidak MembesarFortune Dragon Punya Tempo Spin yang Cepat, Pembagian Anggaran Membantu Menjaga Durasi BermainSweet Bonanza Sering Terlihat Berpola, tetapi Ritme Visual Belum Tentu Mencerminkan ProbabilitasStarlight Princess Makin Ramai Dianalisis, Ritme Game dan Manajemen Modal Jadi Dua Hal yang Perlu DipisahkanPemain Mahjong Ways Mulai Mengatur Tempo Sesi, Bukan Lagi Sekadar Mengejar Pola PutaranFortune Tiger Terlihat Berbeda di Setiap Sesi, Ritme Harian Tidak Otomatis Membentuk Pola MenangWays of the Qilin Makin Dikenal Global saat Tren Mobile Gaming Asia Terus MenguatLive Baccarat dan Dragon Tiger Terlihat Sederhana, tetapi Literasi Risiko Tetap Penting sebelum BermainManual atau Turbo Spin di Gates of Olympus, Mana yang Sebenarnya Berubah dalam Pengalaman BermainPaytable Starlight Princess Sering Diabaikan, Padahal Informasinya Lebih Berguna daripada Mengejar PolaEvolution Memperluas Portofolio melalui Crazy Time dan Lightning Baccarat yang Berbeda KarakterBig Bass Bonanza Bertahan Berkat Tema Sederhana di Tengah Pergeseran Selera PemainBaccarat Control Squeeze Mengembangkan Pengalaman Buka Kartu dalam Format Live ModernMega Ball Membawa Konsep Bingo ke Pengalaman Live Casino yang Lebih InteraktifWild Bounty Showdown Menghidupkan Tema Barat melalui Visual Duel Koboi DinamisBlackjack Terlihat Sederhana, tetapi Matematika Peluang Membuat Setiap Keputusan Punya Risiko BerbedaLive RTP Gates of Olympus Ramai Diamati, tetapi Tempo Spin Tidak Menentukan Hasil BerikutnyaMahjong Ways 2 Makin Sering Dianalisis lewat Statistik Durasi Sesi dan Batas PengeluaranLightning Roulette Bawa Nuansa Futuristis yang Membuat Game Meja Digital Terasa BerbedaBig Bass Bonanza Mulai Dikaitkan dengan Tren Sesi Santai saat Kebiasaan Pemain Ikut BerubahRitme Mahjong Wins 2 Ramai Dibahas Komunitas, tetapi Data Harian Tetap Perlu Dibaca Hati HatiStarlight Princess dan Gates of Olympus Tetap Mencuri Perhatian saat Tema Mitologi Menguat pada 2026RTP Fortune Tiger Kembali Jadi Sorotan, Angka Real Time Belum Tentu Menceritakan Seluruh PermainanStarlight Princess Mulai Dikaji lewat Data Sesi, tetapi Strategi Tetap Tidak Bisa Mengendalikan RandomnessSweet Bonanza Ramai Lagi, Klaim Pola Gacor Kini Mulai Dibandingkan dengan Data RTP dan ProbabilitasManual atau Turbo di Sugar Rush, Monitoring RTP Tidak Mengubah Peluang Dasar Setiap PutaranQRIS Makin Populer di Platform Digital, Kecepatan Transaksi Tetap Perlu Diimbangi Verifikasi KeamananStudi Perilaku Game Online Mengungkap Mengapa Ritme Sesi Bisa Memengaruhi Cara Pemain Mengambil KeputusanAnggaran Terbatas Justru Membuat Batas Durasi dan Pengeluaran Semakin Penting untuk DijagaBermain Terstruktur Bukan Soal Menang, tetapi Cara Menjaga Durasi Risiko dan Keputusan Tetap TerkendaliQRIS Mengubah Cara Transaksi Digital Berjalan, Platform Hiburan Ikut Menyesuaikan Sistem PembayaranRTP Naik Turun Bisa Mengubah Persepsi Pemain, tetapi Data Harian Belum Tentu Menunjukkan TrenRitme Permainan Terlihat Meyakinkan, Data Sesi Menjelaskan Mengapa Pola Belum Tentu BerulangPemain Berpengalaman Mulai Menekankan Kontrol Diri daripada Terus Mengejar Momentum PermainanPendekatan Terstruktur Membantu Mengelola Risiko Sesi tanpa Mengubah Ketidakpastian Hasil PermainanQueen of Bounty Memanfaatkan Tema Kerajaan Fantasi untuk Membangun Identitas VisualFootball Studio Menggabungkan Format Kartu Sederhana dengan Nuansa Siaran OlahragaBig Bass Bonanza Menghadirkan Tema Memancing Santai dalam Lanskap Game DigitalBuffalo King Mengandalkan Lanskap Alam Liar untuk Memperkuat Identitas Visual PermainanGreat Rhino Megaways Memadukan Tema Safari dengan Susunan Reel yang Terus Berubah
Exit mobile version