Home RENUNGAN Harapan di Hari Akhir

Harapan di Hari Akhir

0

Harapan di Hari Akhir

(Renungan berdasarkan Bacaan Injil Minggu ke-33 dalam Masa Biasa, 18 November 2018: Markus 13: 24-32)

“Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” (Mrk. 13:26)

Buku terakhir di Alkitab dikenal juga sebagai Kitab Wahyu. Dalam Bahasa Yunani, kata yang digunakan adalah “apokalopsis” yang berarti penyingkapan atau pewahyuan. Literatur “apokaliptik” merupakan karya-karya tulis mengungkap rahasia peristiwa masa depan, dan biasanya, ini adalah kejadian-kejadian dramatis di akhir dunia. Injil kita hari Minggu ini diambil dari Markus pasal 13, dan bab ini juga dikenal sebagai apokaliptik kecil.

Markus 13 berbicara tentang kedatangan Anak Manusia. Namun, ketika kita membaca lebih seksama, kita menemukan beberapa peristiwa yang menyedihkan dan bahkan mengerikan yang akan mendahului kedatangan Yesus yang mulia ini. Bait Allah Yerusalem akan dihancurkan, pengikut-pengikut Yesus akan mengalami penganiayaan, dan matahari, bulan, dan objek-objek angkasa lainnya tak lagi berfungsi. Zaman ini akan menjadi waktu yang mengerikan bagi manusia untuk hidup.

Bagi pembaca modern seperti kita, Injil kita hari ini tidak terdengar optimis sama sekali. Sebenarnya, kita mungkin mempertanyakan apakah ini adalah Kabar Baik tentang keselamatan atau kisah mimpi buruk yang sekedar menakut-nakuti anak-anak kecil? Bagi banyak dari kita yang menghadiri misa Mingguan dengan setia, kita mendengarkan kisah apokaliptik kecil ini di akhir setiap tahun liturgi Gereja. Karena kita mendengar kisah ini dari tahun ke tahun, kisah apokaliptik ini telah kehilangan giginya, dan kita tidak lagi takut dengan hal-hal yang akan terjadi. Toh nyatanya, kita masih hidup dan baik-baik saja.

Namun, literatur apokaliptik memiliki dampak dan makna yang berbeda bagi umat Kristiani pertama, yang adalah pembaca pertama Injil Markus. Bagi Gereja Perdana, apokaliptik tidak berarti cerita horror akhir dunia yang menakutkan, melainkan sebuah pesan harapan. Umat ​​Kristiani awal adalah minoritas kecil di kekaisaran Romawi yang besar. Karena mereka teguh dalam keyakinan mereka untuk menyembah Allah yang esa, dan menolak untuk menyembah Kaisar Roma dan dewa-dewa Romawi, mereka terus menerus menjadi subjek pelecehan, penganiayaan dan bahkan menjadi martir.

Salah satu penganiayaan yang paling brutal terhadap umat Kristiani terjadi di bawah perintah Kaisar Nero. Dia menyalahkan umat Kristiani atas api yang membakar sebagian Kota Roma. Dia memerintahkan agar umat Kristiani untuk ditangkap dan disiksa. Beberapa menjadi umpan binatang buas. Beberapa dimakan oleh anjing-anjing lapar. Lainnya dibakar hidup-hidup untuk menerangi Kota Roma di malam hari. Dalam masa keputusasaan ini, Markus pasal 13 memberi mereka Injil pengharapan. Tidak peduli apa yang terjadi pada umat Kristiani, apakah itu diskriminasi, penganiayaan, bencana, atau bahkan akhir dunia, mereka yakin bahwa Allahlah yang memegang kendali; Dia yang berkuasa dan memiliki kata terakhir.

Fakta bahwa kita dapat membaca refleksi kecil ini berarti bahwa kita hidup dalam zaman yang jauh lebih baik dibandingkan dengan umat Kristiani yang dianiaya. Namun, pesan dari literatur apokaliptik tetap relevan bagi kita semua. Menghadapi tantangan dan kerja harian, kejadian yang tidak terduga dan tidak menyenangkan, dan berbagai masalah dan kerumitan hidup, kita cenderung frustrasi, dan kehilangan harapan. Semakin banyak orang muda saat ini yang dengan mudah mengalami depresi, dan sebagian, sayangnya, memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka. Ini terjadi karena kita tidak lagi tahu bagaimana berharap. Dalam bukunya, “Crossing the Threshold of Hope”, Santo Yohanes Paulus II ditanya apakah sang paus pernah meragukan hubungannya dengan Tuhan, terutama dalam masa sulit dalam hidupnya. Jawabannya sederhana namun penuh pengharapan, “Jangan takut!” Gereja adalah sekolah yang mengajar anak-anaknya untuk berani berharap karena pada akhirnya, Tuhanlah yang memiliki kata akhir, dan kita tidak perlu takut.

Frater Valentinus Bayuhadi Ruseno OP

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version

polestoto

lahirtoto

warung403

warung403 login

situs warung403

lahirtoto

LAHIRTOTO

LAHIRTOTO LOGIN

lahirtoto

imgstock

Hosting Gambar

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perpaduan Efek Visual dan Mekanisme Permainan yang Menarik untuk Dipahami

Mengapa Game Digital dengan Tema Tradisional Masih Memiliki Tempat di Era Hiburan Modern?

Perkembangan Game Mobile Membawa Perubahan pada Cara Pengguna Menikmati Hiburan Interaktif

Mahjong Ways Memiliki Detail Simbol dan Warna yang Membentuk Karakter Visual Permainannya

Di Balik Desain Game Modern, Ada Peran Animasi dalam Membuat Interaksi Terasa Lebih Hidup

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menghadirkan Pengalaman Visual melalui Perubahan Simbol Berantai?

Game Bertema Asia Semakin Beragam dengan Perpaduan Unsur Budaya dan Teknologi Digital

Mengapa Tampilan Antarmuka Menjadi Salah Satu Bagian Penting dalam Pengembangan Game Mobile?

Mahjong Ways dan Cara Elemen Visual Tradisional Diadaptasi ke dalam Permainan Digital

Teknologi Perangkat Mobile Membantu Pengembang Menghadirkan Game dengan Tampilan Lebih Dinamis

Mahjong Ways 2 Memiliki Ritme Permainan yang Dipengaruhi oleh Pergantian Simbol dan Animasi

Mengapa Game dengan Tampilan Sederhana Terkadang Lebih Mudah Diingat oleh Pengguna?

Perkembangan Game Mobile Membuat Pengalaman Bermain Semakin Bergantung pada Desain yang Responsif

Mahjong Ways Menghadirkan Nuansa Budaya Asia melalui Detail Ornamen dan Pilihan Warna

Bagaimana Efek Suara Membantu Pengguna Memahami Perubahan yang Terjadi dalam Game Digital?

Game Digital Bertema Tradisional Memiliki Cara Tersendiri untuk Menyesuaikan Diri dengan Tren Modern

Mahjong Ways 2 dan Cara Mekanisme Cascade Membentuk Alur Visual dalam Setiap Putaran

Mengapa Komunitas Pemain Sering Membahas Detail Kecil yang Ada dalam Sebuah Game?

Perubahan Kebiasaan Pengguna Smartphone Turut Memengaruhi Arah Pengembangan Game Mobile

Identitas Visual Game Digital Tidak Hanya Ditentukan oleh Grafis tetapi Juga Konsistensi Desain

Mahjong Ways 2 Menghadirkan Mekanisme Simbol Berantai yang Menarik untuk Dipelajari dari Sisi Desain Game

Mengapa Tampilan Mahjong Ways Masih Mudah Dikenali di Tengah Banyaknya Game Digital Modern?

Perubahan Desain Game Mobile Membuat Animasi dan Interaksi Visual Terasa Semakin Dinamis

Di Balik Popularitas Game Bertema Asia, Ada Unsur Budaya dan Desain yang Layak Diperhatikan

Bagaimana Efek Visual dalam Mahjong Ways Membentuk Pengalaman Bermain yang Berbeda?

Perkembangan Teknologi Smartphone Membawa Perubahan pada Cara Game Digital Dirancang

Mahjong Ways dan Penggunaan Simbol Klasik dalam Membangun Identitas Permainan Digital

Mengapa Sebuah Game Bisa Bertahan dalam Percakapan Komunitas Meski Tren Terus Berganti?

Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Cara Pengembang Memahami Kebutuhan Pemain Game Mobile

Desain Suara dan Animasi Menjadi Bagian Penting dalam Pengalaman Game Digital Masa Kini

Mahjong Ways 2 Memiliki Perpaduan Animasi dan Simbol yang Membentuk Pengalaman Visual Berbeda

Mengapa Game Bertema Mahjong Masih Menarik Dibahas di Tengah Perkembangan Hiburan Digital?

Perubahan Teknologi Game Mobile Membuat Tampilan Permainan Semakin Detail dan Responsif

Mahjong Ways Menggunakan Elemen Budaya Asia yang Memberikan Ciri Khas pada Desain Permainannya

Di Balik Tampilan Game Digital Modern, Ada Proses Desain yang Memengaruhi Pengalaman Pengguna

Bagaimana Mahjong Ways 2 Menggabungkan Efek Cascade dengan Perubahan Tampilan Simbol?

Game Mobile Kini Tidak Hanya Mengandalkan Grafis tetapi Juga Kenyamanan Interaksi Pengguna

Warna dan Animasi dalam Mahjong Ways Menjadi Bagian Menarik dari Identitas Visual Permainan

Mengapa Desain Simbol dalam Game Digital Bisa Membuat Sebuah Permainan Mudah Dikenali?

Perkembangan Game Bertema Asia Menunjukkan Cara Budaya Tradisional Hadir dalam Hiburan Modern

Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Efek Multiplier Menjadi Bagian dari Mekanisme Permainan

Komunitas Game Digital Memiliki Pengaruh terhadap Cara Sebuah Permainan Dikenal dan Dibicarakan

Bagaimana Pengembang Game Mobile Menyesuaikan Desain Permainan dengan Kebiasaan Pengguna?

Mahjong Ways Memiliki Gaya Visual yang Memadukan Nuansa Tradisional dengan Animasi Digital

Pengalaman Bermain Game Mobile Semakin Dipengaruhi oleh Kualitas Animasi dan Kecepatan Perangkat

Mengapa Tema Budaya Asia Sering Digunakan untuk Membangun Identitas dalam Game Digital?

Mahjong Ways 2 Menampilkan Perubahan Simbol Berantai yang Menarik Dipahami dari Sisi Mekanisme

Kecerdasan Buatan Membuka Pendekatan Baru dalam Pengembangan Pengalaman Game Digital

Desain Antarmuka Game Mobile Berperan Penting dalam Membantu Pengguna Memahami Fitur Permainan

Mahjong Ways dan Perkembangan Game Digital Menunjukkan Pentingnya Identitas Visual yang Konsisten