Home BERITA FOTO Gerakan APP Nasional 2016 Konferensi Waligereja Indonesia, Hidup Pantang Menyerah

Gerakan APP Nasional 2016 Konferensi Waligereja Indonesia, Hidup Pantang Menyerah

0

APP-2016-POSTER-1

Hidup Pantang Menyerah

Pengantar

“Mewujudkan Hidup Sejahtera” menjadi garapan tema Gerakan APP tahun 2012 – 2016. Hidup sejahtera berarti hidup dalam kebenaran, damai dan sukacita. Ketiga dimensi ini dilihat sebagai nilai fundamental Kerajaan Allah yang bukan hanya berkait dengan bidang spiritual, melainkan realitas yang harus diimplementasikan dalam kegiatan hidup manusia seturut dimensi sosial– ekonomi. Gerakan APP Tahun 2012 “Panggilan Hidup dan Tanggung Jawab” sudah merefleksikan mengenai hal itu. APP Tahun 2013 “Menghargai Kerja: Kerja Itu Suci” menjadi pengungkapan panggilan hidup dan tanggung jawab sebagai umat beriman untuk bekerja “mengusahakan dan memelihara” (Kejadian 2,15) harta benda yang telah dianugerahkan Allah bagi kesejahteraan dan keberlanjutan hidup manusia. Kerja menjadi sarana yang efektif untuk melawan kemiskinan dan menuju kesejahteraan hidup (bdk. Amsal 10,4), serta mempraktekkan suatu solidaritas yang dapat diwujudkan dengan berbagi hasil kerja dengan mereka yang berkekurangan (bdk. Efesus 4,28).

Oleh karena itu, setiap umat beriman perlu menyadari bahwa seluruh perjalanan hidupnya merupakan proses pembelajaran untuk mencapai kepenuhan hidup, kesejahteraan lahir dan batin (Gerakan APP Tahun 2014 “Belajar Sepanjang Hidup”). Belajar sepanjang hidup untuk mencapai kepenuhan kesejahteraan hidup dibangun dengan mengolah dan mengelola hidup sebagai karunia dan rahmat Allah, dan hal ini sudah direfleksikan dalam gerakan APP Tahun 2015 “Pola Hidup Sehat dan Berkecukupan”. Mengolah dan mengelola hidup akan melahirkan daya hidup sebagai daya juang untuk hidup pantang menyerah. Daya hidup yang dimaksud adalah ketekunan, keuletan dan kesabaran yang akan mendasari dalam proses mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan kesejahteraan hidup, dan hal ini akan menjadi olahan refleksi dalam gerakan APP 2016“ Hidup Pantang Menyerah: Tekun, Ulet dan Sabar”.

Gerakan APP 2016 “Hidup Pantang Menyerah: Tekun, Ulet dan Sabar” mempunyai sasaran dan tujuan untuk membangun dan mewujudkan perubahan dan pembaharuan iman umat dalam:

  1. Menghargai dan menghormati hidup sebagai anugerah yang berasal dan bersumber dari kasih Allah melalui ketekunan, keuletan dan kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup.
  2. Menggali dan menemukan daya kehidupan yang bersumber dari kekuatan Allah untuk menjadi landasan hidup dalam mencapai kesejahteraan hidup lahir dan batin.

 

Daya Hidup: Tekun, Ulet, Sabar

 

Kemampuan manusia mempertahankan hidup dan kehidupan yang dianugerahkan Allah sebagai yang bernilai dan berharga akan melahirkan daya-daya hidup. Tegangan yang terus menerus antara realitas hidup yang dijumpai dengan harapan hidup menjadikan daya hidup tumbuh dan terasah dengan baik. Ketekunan, keuletan dan kesabaran menjadi nyata dan hidup dalam diri manusia, serta menjadikanya sebagai daya hidup yang membuat manusia mampu bertahan dalam jepitan ketegangan antara realitas hidup dan harapan hidup. Di Atas Kursi Roda, Sukardi Merengkuh Ganasnya Jalanan Ibu Kota, sebuah narasi hidup yang bisa dipakai untuk memahami makna daya hidup, yang membuat manusia mempunyai kemampuan untuk bertahan hidup dan pantang menyerah dalam kondisi yang serba sulit untuk mencapai kesejahteraan hidup yang dicita-citakan (Kompas, Senin 2 Maret 2015).

 

Selalu ada jalan bagi mereka yang mau berusaha. Prinsip itu dipegang Sukardi (69 tahun), pedagang miniatur kapal keliling. Lumpuh pada kakinya akibat kecelakaan kerja pada tahun 1976 tidak membuatnya kehilangan semangat untuk hidup. Tangannya yang telah keriput seiring usia perlahan mendorong dua roda dari kursi rodanya. Kursi roda yang telah dipakainya hampir 40 tahun. Saat bertemu lobang, sigap ia berbelok, menghindarkan roda-roda kursinya agar tidak terjebak lubang di jalan. Beban Sukardi bukan hanya berhenti saat mampu melewati rintangan-rintangan di jalan. Namun, setiap hari, ia membawa 5–10 miniatur kapal pinisi, perahu tradisional khas Sulawesi Selatan. Miniatur kapal yang dibawanya cukup besar. Satu kapal kecil berukuran panjang sekitar 50 cm dengan tinggi 30 cm. Adapun yang berukuran besar mencapai 70 cm. Berjualan miniatur perahu telah dilakoni Sukardi sejak tahun 1980, empat tahun setelah kedua kakinya lumpuh.

 

Sukardi, di umur yang tidak lagi muda, masih menjadi tumpuan bagi keluarganya. Selain untuk mencari biaya kontrakan rumahnya di daerah Rawa Buaya, ia juga bertugas mencari lauk bagi delapan orang yang tinggal bersamanya. Satu anak perempuan, lima cucu dan dua cicit adalah keluarga yang ditanggungnya. Meskipun demikian, Sukardi tidak ingin menyerah mengarungi belantara jalanan kota. Cita-citanya sederhana, “Semoga bisa menabung untuk membeli kursi roda baru. Supaya bisa agak cepat di jalanan”.

 

Hidup Pantang Menyerah:

 

Memperjuangan Kesejahteraan yang Tiada Berkesudahan

 

Dalam Kisah Penciptaan, “Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup” (Kej 2,7). Hidup manusia berasal dan bersumber dari Allah. Oleh karena itu, manusia mampu mengenal dan mengasihi Allah pencipta-Nya dan oleh Allah manusia ditetapkan sebagai tuan atas semua makhluk di dunia ini, untuk menguasainya dan menggunakannya sambil meluhurkan Allah (bdk. Gaudium et Spes art. 12). Rencana dan rancangan Allah dalam mencipta alam semesta dan isinya diproyeksikan bagi kebutuhan dan keberlangsungan hidup manusia, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” (Kejadian 1, 26).

 

Manusia diberi tanggung jawab atas bumi dan segala makhluk yang diciptakan oleh Allah (Bdk. Kej 1,26). Tanggung jawab untuk mengolah dan mengelola segala sesuatu yang sudah dianugerahkan oleh Allah dipergunakan untuk membangun kesejahteraan hidup. Hidup pantang menyerah untuk mengusahakan kesejahteraan menjadi ungkapan perwujudan tanggung jawab manusia kepada Allah atas hidup yang sudah dianugerahkan-Nya. Hidup pantang menyerah merupakan sikap hidup yang ditunjukkan dengan tidak mudah patah semangat dalam menghadapi berbagai rintangan kehidupan, selalu bekerja keras untuk mewujudkan tujuan hidup, dan menganggap bahwa rintangan atau hambatan yang akan selalu ada dalam setiap langkah untuk mencapai tujuan hidup itu harus dihadapi sebagai pembelajaran hidup dari Allah.

 

Kesejahteraan hidup yang merupakan gambaran keseluruhan kondisi-kondisi hidup yang memungkinkan manusia secara lebih penuh dan lancar mencapai kesempurnaan hidup, dan kesempurnaan hidup itu digambarkan dengan kecukupan hidup lahir dan batin seturut dimensi sosial–ekonomi (bdk. Gaudium et Spes art. 26). Oleh karena itu, manusia harus memperjuangkannya dan mengusahakannya terus menerus untuk mencapai kesejahteraan hidup yang dicita-citakan. Bekerja dan mengusahakannya dengan pantang menyerah menjadi ungkapan dan perwujudan tanggung jawab manusia atas hidup yang sudah dianugerahkan oleh Allah. Kisah hidup Sukardi, “Di Atas Kursi Roda, Sukardi Merengkuh Ganasnya Jalanan Ibu Kota” jelas menggambarkan hidup pantang menyerah: memperjuangkan kesejahteraan yang tiada berkesudahan.

 

Keberlanjutan dan Kemandirian Kesejahteraan Hidup

 

Kesejahteraan hidup manusia tergambar dalam suasana hidup sejahtera dan hidup damai. Makna hidup sejahtera yang sebenarnya ketika manusia mengalami perkembangan hidup secara mental, spiritual, intelektual, sosial dan material. Atau dengan kata lain, hidup sejahtera berarti manusia hidup dalam keseimbangan hidup kognitif dan hidup afektif, serta keseimbangan dalam hidup beriman; pengungkapan iman dan perwujudan iman berjalan beriringan. Oleh karena itu, hidup sejahtera akan beriringan dengan hidup damai. Hal ini menjadi tujuan dari seluruh hidup manusia yang akan selalu diperjuangkan terus menerus sepanjang hidup manusia.

 

Proses penciptaan keberlanjutan dalam mencapai kesejahteraan hidup atas dasar hidup pantang menyerah (tekun, ulet, sabar) akan mengarah pada pertumbuhan kemandirian. Di dalam kemandirian, seorang pribadi akan mampu memilih dan memutuskan apa yang baik bagi dirinya maupun kepentingan pihak lain dan lingkungan lebih luas, mengingat ada keterkaitan kepentingan bersama. Oleh karena itu, tahapan untuk pencapaian keberlanjutan dan kemandirian kesejahteraan hidup dimulai dengan penyadaraan mengenai panggilan hidup manusia dan tanggung jawab atas hidup yang telah dianugerahkan oleh Allah (Gerakan APP 2012). Manusia dipanggil untuk terlibat aktif untuk bekerja bersama Allah dalam mengelola dan memelihara seluruh ciptaan demi kesejahteraan hidup bersama dan keberlanjutan hidup bagi seluruh ciptaan (Gerakan APP 2013). Keberhasilan manusia dalam mencapai kepenuhan hidup sejahtera (lahir dan batin) ditandai dengan proses pembelajaran terus menerus (Gerakan APP 2014). Belajar untuk selalu mengolah dan mengelola hidup sebagai karunia Allah yang sangat bernilai dan pantas untuk selalu diperjuangkan terus menerus.

 

Pembelajaran hidup pantang menyerah: tekun, ulet dan sabar harus sudah diajarkan sejak dini dalam keluarga. Gambaran seorang bapak “Bapak Sukardi” yang menghidupi nilai-nilai hidup yang terkandung dalam hidup pantang menyerah dalam menghadapi tantangan dan hambatan hidup bisa dijadikan inspirasi hidup bagi anak-anak untuk menghargai hidup yang sudah dianugerahkan Allah. Menghargai hidup bisa dimulai dengan mengisi kehidupan sehari-hari; dari waktu ke waktu dengan penuh tanggung jawab. Ketekunan, keuletan dan kesabaran dalam menghadapi hambatan dan menjalankan proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah yang dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab bisa menjadi awal yang baik dalam membangun kemandirian hidup dan menjalani hidup dengan pantang menyerah.

 

Penutup

 

Tantangan dan hambatan hidup yang terus menerus dihadapi dalam mengusahakan dan memperjuangkan kesejahteraan hidup akan membuat ketekunan, keuletan dan kesabaran menjadi nyata dan hidup dalam diri manusia, dan menjadikannya sebagai daya hidup yang membuat manusia mampu bertahan dalam jepitan ketegangan antara realitas hidup dan harapan hidup. Daya hidup inilah yang menumbuhkan kemampuan manusia untuk mempunyai daya hidup pantang menyerah dalam mewujudkan cita-cita hidup; kemandirian dan kesejahteraan hidup lahir dan batin.

 

(Sumber: Komisi PSE KWI)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Pesan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Mengapa Struktur Vokal Kakek Zeus Bikin Kagum PendengarTrik Gerakan Memutar Moncong Senjata Wild Bandito Sangat HalusStandar Tata Akustik Ruang Kedap Siaran Studio Live KasinoAlasan Tema Mahjong Ways 1 Menjadi Cetak Biru Game ModernRahasia Sepuhan Warna Mahjong Wins 3 Tampak Begitu MenyalaBukan Sekadar Sosok Bedah Simbol Mahkota Megah Kakek ZeusTrik Manajemen Buffer PG Soft Singkirkan Waktu MenungguMengapa Denting Logam Ubin Mahjong Ways 3 Curi Fokus CepatRahasia Pengaturan Bandwidth Adaptif Server Global PragmaticKarakter Topi Lebar Koboi Wild Bandito Kuatkan Cerita TemaMengapa Lensa Kamera Live Kasino Hasilkan Kedalaman SempurnaAlasan Sudut Pandang Mahjong Wins 1 Bikin Pengguna BetahBukan Efek Instan Sketsa Partikel Badai Halus OlympusTrik Frekuensi Akustik Kakek Zeus Rangsang Saraf PendengaranMengapa Pergeseran Ubin Mahjong Ways 2 Begitu MenyenangkanStandar Kriptografi Sinyal Meja Permainan Live KasinoAlasan Dentuman Dinamis Wild Bandito Ciptakan Sensasi MagisTrik Palet Tradisional Mahjong Wins 2 Berpadu ModernitasMengapa Visual Kolosal Olympus Sukses Mengunci AntusiasmeRahasia Tata Letak Bersih Mahjong Ways 1 Mudah DipahamiBukan Server Rapuh Fondasi Jaringan Pragmatic Tahan BebanAlasan Kord Audio Kakek Zeus Selalu Bikin Penasaran PikiranTrik Animasi Halus Mahjong Wins 3 Hadirkan Nuansa BerkelasMengapa Tekstur Wajah Karakter Wild Bandito Sangat NyataStandar Reduksi Gema Ruang Khusus Siaran Live KasinoRahasia Pemilihan Warna Kontras Mahjong Ways 2 Sangat PasBukan Sekadar Musik Game Ponsel Bedah Karya Seni PG SoftAlasan Pancaran Cahaya Kakek Zeus Ciptakan Efek DramatisTrik Transparansi Lapisan Visual Mahjong Ways 3 Rapi Sekali
RTP dan Volatilitas Mahjong Ways 2 Sering Dianggap Sama Padahal Memiliki Fungsi yang BerbedaPerubahan Nilai Kemenangan Mahjong Ways 2 Menjadi Menarik Ketika Diamati dalam Rentang Waktu BerbedaPerubahan Ritme Permainan Mahjong Ways 2 Terlihat Berbeda Ketika Hasil Dicatat dalam Beberapa SesiMahjong Ways 2 dan Cara Pemain Membaca Variasi Hasil Tanpa Terjebak pada Kesimpulan Terburu-BuruPerbedaan Mekanisme Mahjong Ways dan Mahjong Ways 2 yang Menarik Dilihat dari Struktur PermainannyaMahjong Ways 2 dan Fenomena Momentum Semu yang Muncul dari Urutan Hasil Berturut-turutCatatan Hasil Sederhana Dapat Membantu Melihat Variasi Mahjong Ways 2 Secara Lebih ObjektifVolatilitas Mahjong Ways 2 Memberikan Gambaran Baru Tentang Naik Turunnya Hasil dalam Satu SesiIkon Berulang pada Mahjong Ways 2 Belum Tentu Menandakan Pola yang Bisa DiandalkanMengapa Hasil Mahjong Ways 2 Dapat Terlihat Berbeda dari Satu Sesi ke Sesi BerikutnyaPola Simbol Mahjong Ways 2 Terlihat Menarik, Tetapi Probabilitas Tetap Menjadi Bagian Penting dalam AnalisisMengapa Tampilan Visual Mahjong Ways 2 Berperan dalam Membentuk Persepsi Pengguna Saat Bermain5 Faktor yang Membentuk Pengalaman Bermain Mahjong Ways 2 dari Sudut Pandang StatistikMahjong Ways 2 dalam Kajian Data: Memisahkan Variasi Acak dari Pola yang Terlihat KonsistenPeran Scatter dan Wild pada Mahjong Ways 2 Dilihat dari Fungsi serta Pengaruhnya terhadap PermainanMahjong Ways 2 di Tengah Perkembangan Game Mobile dengan Mekanisme dan Visual yang Semakin KompleksGranularitas Data Mengubah Cara Hasil Mahjong Ways 2 Dibaca dan Dibandingkan Antar SesiCara Memahami Perubahan Hasil Mahjong Ways 2 Tanpa Menganggap Setiap Urutan sebagai Sebuah PolaStruktur Pembayaran Mahjong Ways 2 Menawarkan Perspektif Berbeda dalam Memahami Variasi Kemenangan5 Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Membandingkan Hasil Mahjong Ways dengan Mahjong Ways 2Pengaruh Frekuensi Putaran terhadap Cara Pemain Menilai Hasil Mahjong Ways 2Kesalahan Umum Saat Membaca Hasil Mahjong Ways 2 Berdasarkan Beberapa Putaran SajaPerbandingan Pola Simbol Mahjong Ways 2 dan Mahjong Ways Dilihat dari Cara Kemenangan TerbentukBuy Spin pada Mahjong Ways 2 Mengubah Cara Sebagian Pengguna Berinteraksi dengan Fitur PermainanKetika Ikon Muncul Berturut-turut, Mahjong Ways 2 Rentan Membentuk Persepsi Pola yang Belum Tentu AkuratMahjong Ways 2 Bisa Terasa Berbeda pada Setiap Sesi karena Variasi Hasil Tidak Selalu Berjalan SeragamAnalisis Statistik Mahjong Ways 2 Membantu Menempatkan Hasil Permainan dalam Konteks yang Lebih TepatPerbedaan Persepsi Pemain terhadap Mahjong Ways 2 Ketika Hasil Permainan Dicatat Secara BerjenjangTeknologi Real Time dan Perkembangan Infrastruktur Digital di Balik Pengalaman Game Mahjong Ways 25 Elemen Mahjong Ways 2 yang Membentuk Struktur Permainan dari Simbol hingga Fitur BonusPerbedaan Ukuran dan Bentuk Ubin Mahjong Ways 2 Dibandingkan Versi Sebelumnya Menarik untuk DiamatiFitur Permainan Mahjong Ways 2 dan Pengaruhnya terhadap Cara Pengguna Mengambil KeputusanVariasi Kemenangan Mahjong Ways 2 Lebih Mudah Dipahami Ketika Data Tidak Hanya Dilihat dari Satu PutaranPengelolaan Modal Tetap Menjadi Pertimbangan Penting Ketika Membahas Aktivitas Mahjong Ways 2Mengapa Data Jangka Pendek Mahjong Ways 2 Tidak Selalu Cukup untuk Menilai Karakteristik PermainanMahjong Ways 2 dalam Perspektif Probabilitas: Mengapa Hasil Sebelumnya Tidak Menentukan Putaran BerikutnyaEvolusi Mahjong Ways 2 Memperlihatkan Bagaimana Tema Tradisional Beradaptasi dengan Format Game DigitalPopularitas Mahjong Ways 2 Menunjukkan Perubahan Selera Pengguna terhadap Game Bertema TradisionalMahjong Ways 2 dan Peran Teknologi dalam Menghadirkan Pengalaman Permainan yang Lebih ResponsifDari Visual hingga Mekanisme, Mahjong Ways 2 Menawarkan Banyak Sudut untuk Dikaji dalam Permainan Digital
Pola AkuratPola Hari IniPola GacorPola Rtp LivePola SlotPola AkuratPola Hari IniPola GacorPola Rtp LivePola SlotPola AkuratPola Hari IniPola GacorPola Rtp LivePola SlotPola AkuratPola Hari IniPola GacorPola Rtp LivePola SlotMahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong Wins 3Pragmatic PlayRtp LiveMahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong Wins 3PgsoftSlot GacorRtp LiveMahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong Wins 3Pragmatic PlaySlot Gacor Hari IniRtp LiveMahjong WaysMahjong Ways 2Mahjong Wins 3Analisa Mikrostruktur Mengurai Perubahan Kecil dalam Rangkaian AktivitasDiferensiasi Cahaya Starlight Princess 1000 Memisahkan Kedalaman Setiap LapisanDimensionalitas Ruang Gates of Olympus Terbentuk melalui Susunan BertingkatEfisiensi Backend Kasino Online Dievaluasi melalui Parameter Utilisasi SistemEksplorasi Parametrik Menguji Perubahan Respons melalui Rentang Nilai BerlainanEvaluasi Heuristik Membandingkan Strategi Pemrosesan dalam Skenario Interaktif KompleksFluktuasi Mahjong Wins 3 Mengubah Profil Komposisi Antarperiode ObservasiGame Digital Mengatur Pemrosesan Event melalui Urutan Pemicu SistemGame Online Mengatur Sinkronisasi State melalui Infrastruktur Server TerdistribusiGates of Olympus Menampilkan Struktur Perspektif melalui Kedalaman SpasialHierarki Luminansi Starlight Princess 1000 Menentukan Fokus Elemen GrafisInstrumentalitas Pragmatic Play Memperjelas Pengukuran Performa Sistem BerlapisInterpretasi Dinamis Menyesuaikan Pembacaan Data terhadap Pergeseran Kondisi SistemInterval Repetisi Scatter Hitam Menggambarkan Variasi Antarkelompok PengamatanKasino Digital Mengembangkan Federasi Infrastruktur untuk Menghubungkan Komponen IndependenKasino Online Menggunakan Komputasi Elastis untuk Menangani Variasi TrafikKecerdasan Kontekstual Menyesuaikan Interpretasi berdasarkan Karakter Aktivitas BerubahKontinuitas Kanal Live Casino Menjaga Aliran Informasi selama TransmisiKronografi Digital Mahjong Kasino Online Memetakan Urutan Kejadian SistemKuartil Mahjong Wins 2 Membagi Distribusi Kemunculan secara Proporsional
Exit mobile version