Juventus

Kongres ke-XXX dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-XXIX Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang berlangsung di Wisma Atlet, Jakabaring, Palembang, berakhir pada Pesta Santo Thomas Aquinas, Pelindung PMKRI, 28 Januari 2018 dinihari dengan terpilihnya Juventus Prima Yoris Kago sebagai Mandataris MPA, Formatur Tunggal, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI 2018-2020.

“Saya terpilih tanggal 28 Januari bertepatan dengan Pesta Santo Thomas Aquinas. Ini menjadi spirit luar biasa dari Santo Pelindung PMKRI. Semoga semangat intelektualitas, menerima perbedaan dan kerendahan hati menjadi teladan kami,” kata Juventus kepada PEN@ Katolik pada hari yang sama.

Selain berharap orang kudus itu tetap melindungi PMKRI serta setiap aktivitasnya dalam memperjuangkan persoalan rakyat dan keumatan, Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang 2014-2015 itu pun berterima kasih kepada seluruh cabang PMKRI se-Indonesia yang memberinya “amanah yang wajib diemban dengan penuh tanggung jawab dan kesetiaan untuk melayani dan mengabdi Gereja dan tanah air.”

Untuk mengembang amanah itu, lanjutnya, “Saya berkomitmen untuk selalu menjadikan PMKRI sebagai garam dan terang dunia, khususnya bagi Gereja dan nusa bangsa, serta mengedepankan proses transformasi organisasi, membuat PMKRI terus menjadi organisasi kaderisasi dan perjuangan dengan mengedepankan pengembangan kualitas dan kapasitas kader melalui olah skill dan kemampuan sesuai basic akademik, serta menjalin networking.”

Dalam keseharian hidup sebagai bangsa yang majemuk, tegas Alumnus Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang itu, PMKRI diharapkan menjadi pilar penjaga harmoni, dan perajut benang kebangsaan. “PMKRI wajib merajut rasa dengan sesama tanpa sekat dan perbedaan, karena PMKRI adalah penjaga dan pelaksana ideologi bangsa yang akan tetap akan menjadi garda terdepan dalam persoalan sosial kemasyarakatan dan yang akan selalu ada di setiap lini massa dan persoalan keumatan.”

Juventus terpilih dalam voting tertutup dengan meraih 33 suara dari 64 suara cabang PMKRI menggantikan Angelo Wake Kako. Merujuk tema kongres, “Membumikan Pancasila Menuju Indonesia Berdaulat,” Angelo juga berharap PMKRI tetap mengawal Pancasila sebagai way of life bangsa Indonesia, dan mendorong nilai-nilai Pancasila diwujudnyatakan dalam segala pola laku masyarakat indonesia.

“Pancasila tidak hanya lagi sebagai bahan pidato elit politik semata,  tapi mesti direalisasikan dalam tindakan. Semoga dengan demikian Indonesia akan tampil sebagai major power state di dunia, karena kriteria-kriteria menuju negara dominan sudah dimiliki indonesia, yakni sumber daya alam yang banyak, angkatan kerja, dan wilayah yang luas,” katanya kepada PEN@ Katolik.

Forum tertinggi PMKRI yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo, 22 Januari 2018, itu menetapkan PMKRI Cabang Medan sebagai pelaksana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PMKRI tahun 2018 dan menetapkan PMKRI Cabang Ambon sebagai pelaksana Kongres ke-XXXI dan Sidang MPA ke-XXX tahun 2020 mendatang.(paul c pati)

 

Tinggalkan Pesan