Fr. Tom Uzhunnalil SDB - RV

Pastor Tom Uzhunnalil SDB yang dibebaskan setelah 18 bulan ditahan di Yaman menerima Mother Teresa Award untuk Keadilan Sosial dari Harmony Foundation di Mumbai, 10 Desember 2017. Meski punya kesempatan meninggalkan negara itu, Pastor Tom memilih melayani orang jompo dari Misionaris Cinta Kasih di Yaman. Harmony Foundation mengakui kemanusiaan dan dedikasinya yang penuh belas kasih serta komitmennya terhadap karyanya di lokasi yang sangat berbahaya. Pada kesempatan itu, imam itu berterima kasih kepada Tuhan atas kesempatan yang diberikannya untuk melayani misi di Yaman dan untuk semua orang yang berdoa untuk pembebasannya. Ketika ditanya oleh AsiaNews, apakah dia pernah memikirkan membandingkan pengalamannya dengan Santo Maximilian Kolbe, biarawan Fransiskan Conventual yang mengajukan diri dihukum mati menggantikan seorang pria yang tak dia kenal di kamp konsentrasi Auschwitz, Polandia, Pastor Tom menjawab, “Tidak pernah terpikir oleh saya.” Berbicara tentang “sisi gelap jiwa,” saat kesedihan, ketakutan, kebingungan dan kesendirian mendekati Tuhan, imam Salesian itu mengatakan dia tidak memiliki keraguan. “Saya tidak tahu kalau itu gelap … tapi bagiku selalu cerah.” “Saya bersyukur kepada Tuhan atas segalanya,” kata imam itu. Kendati pernah mengalami masa penderitaan dan kehilangan kebebasan di tangan para penculik, Pastor Tom berangsur-angsur tenang. Harmony Foundation menciptakan penghargaan itu Oktober 2005 untuk mengenang Ibu Teresa dari Calcutta dan untuk menyebarkan gagasan perdamaian, dialog dan bantuan masyarakat tanpa membedakan agama, kasta, kepercayaan, gender atau etnis. (pcp berdasarkan AsiaNews)

Tinggalkan Pesan