Basilika Santo Paulus di Luar Tembok Kota Roma
Basilika Santo Paulus di Luar Tembok Kota Roma/pcp

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK

564. Bagaimana santo-santa itu menjadi pembimbing kita dalam berdoa?

Santo-santa adalah model doa kita. Kita juga mohon mereka menjadi pengantara untuk kita dan juga untuk seluruh dunia di hadapan Tritunggal yang Mahakudus. Pengantaraan mereka merupakan pelayanan yang paling patut dipuji untuk rencana Allah. Dalam persekutuan para Kudus, melalui sejarah Gereja, telah berkembang bermacam-macam spiritualitas yang mengajar kita bagaimana hidup dan mempraktekkan cara-cara doa.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 2683-2684, 2692-2693

565. Siapa yang dapat mendidik kita dalam doa?

Keluarga Kristiani adalah tempat pertama untuk pendidikan doa. Doa harian keluarga secara khusus sangat dianjurkan karena merupakan saksi pertama kehidupan doa dalam Gereja. Katekese, kelompok-kelompok doa, dan ”bimbingan rohani” merupakan sekolah dan bantuan untuk doa.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 2685-2690, 2694-2695

566. Tempat-tempat apa yang mendukung untuk doa?

Orang dapat berdoa di mana saja, tetapi pilihan tempat tertentu dapat memberikan bantuan yang tidak dapat diabaikan. Gereja adalah tempat untuk doa liturgi dan perayaan Ekaristi. Tempat-tempat lain juga dapat membantu seseorang untuk berdoa, misalnya ”ruang doa khusus” di rumah, biara, atau tempat ziarah.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 2691, 2696

Tinggalkan Pesan