tahbisan 4

“Menyandang predikat imam berarti mengemban tugas kegembalaan sebagai pelayan bukan penguasa untuk memerintah. Semua umat yang hadir berharap agar para imam meneladani Yesus Raja Alam Semesta yang rendah hati,” kata Mgr Gerulfus Kherubim Pareira.

Uskup Maumere yang didampingi 75 imam konselebran berbicara dalam Misa Tahbisan Imam dari Agustinus Yeremias Pitang, Agustinus Beda, dan Gabriel Rolly Davinsi yang merupakan angkatan pertama Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere.

Dalam tahbisan di Gereja Katedral Maumere, 26 November 2017, dengan tema “Yesus Kristus Raja Semesta Alam Teladan Para Imam” itu, Mgr Pareira juga menahbiskan imam Reminus Hambur CJD. Tiga imam yang lain adalah imam diosesan Maumere.

Menurut Mgr Pareira, empat imam baru itu diangkat oleh Kristus Imam Agung dan ditahbiskan menjadi imam yang sah untuk menjalankan tugas suci dan mulia mewartakan sabda Allah ke seluruh penjuru dunia. “Jagalah dirimu agar tetap percaya kepada Tuhan. Hendaknya cara hidupmu menjadi teladan dan kesukaan kaum kristiani,” uskup mengingatkan.

Mgr Pareira juga mengingatkan agar para imam bekerjasama dengan uskup, dipersatukan dengan uskup dan sama-sama dipanggil untuk melayani umat Allah.

Pastor Agustinus Beda Pr mengatakan, kehadiran umat dari berbagai paroki merupakan kado peneguhan terindah bagi mereka berempat untuk memulai petualangan sebagai pewarta Injil. “Kami selalu memohon dukungan doa agar kami tetap setia dengan imamat yang kami terima hari ini,” kata imam itu mewakili tiga imam lainnya.

Mgr Pareira menempatkan Pastor Agustinus Beda Pr di Paroki Watublapi, Pastor Agustinus Yeremias Pitang Pr di Paroki Kloangpopot dan Pastor Gabriel Rolly Davinsi Pr di Paroki Nebe. Superior Jendral Pastor Ruyrum Effing CJD menempatkan imam perdananya Pastor Reminus Hambur CJD di Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere. (Yuven Fernandez)

 

Tinggalkan Pesan