HARI RAYA PENGENANGAN ARWAH SEMUA ORANG BERIMAN

PEKAN BIASA XXX

HARI RAYA PENGENANGAN ARWAH SEMUA ORANG BERIMAN (U/T)

Bacaan I: 2Mak. 12: 43-46

Mazmur: 130:1-2.3-4.5-6a.6-7.8

Bacaan II: 1Kor. 15:12-34

Bacaan Injil: Yoh. 6:37-40

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

Renungan

Yesus menjanjikan keselamatan kepada semua yang percaya kepada-Nya. “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan siapa saja yang datang kepada-Ku tidak akan Kubuang” (Yoh. 6:37). Bahkan, kepada penjahat yang bertobat Dia menjanjikan Firdaus, “Hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan aku di Firdaus” (Luk. 23:43). Di salib, sabda kerahiman sekaligus jaminan pengharapan ini diucapkan Yesus. Menanggapi permohonan yang disampaikan orang yang di salib di sebelah-Nya, Yesus melampaui pertanyaan mengenai salah dan benar, hukuman dan ganjaran. Pernyataan Yesus menunjukkan bahwa keselamatan kita lebih besar dari sekadar urusan dosa dan hukuman, kebaikan dan hadiah. Keselamatan kita tidak sesederhana konsep ”saya hidup suci maka selamat, saya berdosa maka tidak selamat”. Kalau demikian halnya, tidak ada manusia yang selamat karena kita semua berdosa. Keselamatan kita sesungguhnya adalah perwujudan belas kasih Allah. Inilah yang meneguhkan kita dan memberi harapan menggembirakan.

Pernyataan Yesus menghadirkan wajah kerahiman Allah yang tidak pernah lelah merangkul semua ciptaan dalam kemuliaan-Nya. Iman ini mendorong kita untuk mempercayakan pula saudara-saudari kita yang kita doakan pada hari ini kepada kerahiman Allah. Kita meyakini bahwa sebagai anggota dari satu Tubuh yang sama, yaitu Tubuh Kristus, kita, yang masih berziarah di dunia, dan mereka, yang sudah beralih kepada keabadian, akan menikmati kemuliaan abadi bersama Allah Maha Belas Kasih.

Bapa yang penuh kasih, semoga kerahiman-Mu membebaskan aku dari kegelapan dosa dan menghantar aku kepada hidup kekal. Semoga jiwa-jiwa orang beriman beristirahat dalam damai-Mu. Amin.

Renungan Ziarah Batin 2017

 

Tinggalkan Pesan