Berjagalah

PEKAN BIASA XXIX (H)
Santo Antonius Maria Claret; Aloysius Guanella

Bacaan I: Rm. 5:12.15b.17-19.20b-21
Mazmur: 40:7-10.17; R: 8a.9a
Bacaan Injil: Luk. 12:35-38

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah para hamba itu.”

Renungan

Waspada berarti tidak lengah atau menjadikan siap siaga. Kewaspadaan merupakan sebuah tindak mawas diri untuk tidak terbuai, terlena atau terbenam dalam sesuatu hal. Seseorang yang pinggangnya tetap berikat dan pelitanya bernyala adalah seorang hamba yang siap sedia melayani serta memaknai hidup dan waktunya. Sikap kewaspadaan demikian yang diingatkan oleh Yesus dalam menyikapi dan mengisi hidup dengan iman. Kewaspadaan ini diajarkan-Nya agar orang yang percaya tetap setia, optimis, seraya mampu menyiapkan diri akan berbagai hal yang akan datang dalam hidup, terutama berkenaan dengan kedatangan kembali Tuhan dalam hidup kita. ”Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala” (Luk. 12:35).

Sikap setia dan siaga yang dijalankan lahir dengan sepenuh hati karena iman. Iman akan Yesus Kristus inilah yang telah menyelamatkan kita dari dosa dan maut. Rasul Paulus menegaskan bahwa karena dosa manusia pertama maka maut menjalar kepada semua orang yang telah berdosa. Tetapi oleh kasih karunia Allah dalam diri Yesus Kristus manusia dibenarkan dan diselamatkan untuk hidup kekal (bdk. Rm. 5:21). Semoga kita semua mampu mengisi hidup dan memaknainya dalam iman akan Yesus yang menyelamatkan, sambil tetap siap siaga akan berbagai godaan dan penyesatan yang menjauhkan kita dari jalan Tuhan.

Tuhan Yesus, berilah aku iman yang kuat agar tetap setia kepada-Mu di tengah tantangan dan godaan dunia ini. Amin.

Renungan Ziarah Batin 2017

 

Tinggalkan Pesan