Pastor Chito dari Marawi (tengah)
Pastor Chito dari Marawi (tengah)

Uskup Marawi Mgr Edwin dela Pena di hari Minggu, 17 September 2017 memuji penemuan kembali Pastor Teresito “Chito” Suganob yang telah ditahan oleh kelompok Maute yang terinspirasi oleh ISIS sejak krisis meletus di Kota Marawi, Filipina, hampir empat bulan lalu.

Pastor Chito diselamatkan bersama seorang yang lain sekitar pukul 11 ​​malam pada hari Sabtu, 16 September 2017, kata Yesus Dureza yang bertugas sebagai Penasihat Presiden untuk Proses Perdamaian kepada CBCPNews.

Seraya memuji upaya militer dalam menyelamatkan Suganob dan sandera lainnya yang diculik oleh para teroris, Uskup Edwin mengatakan senang menerima pesan tentang pembebasan Pastor Chito tidak peduli betapa tidak jelasnya pesan-pesan itu.

Uskup menerima pesan itu di Bandara Internasional Abu Dhabi saat dalam perjalanan ke Manila setelah berbicara di depan sebuah kongregasi di Roma pada hari Jumat tentang situasi di Marawi dan dialog antaragama yang terus berlanjut di prelaturnya.

Jesus Dureza pertama kali mengungkapkan berita itu di hari Minggu pagi bahwa Suganob telah diselamatkan pada Sabtu malam di sebuah daerah dekat masjid kedua terbesar di Kota Marawi di Distrik Bato. Namun, dia menolak memberikan informasi lebih banyak karena operasi militer sedang berlangsung di wilayah itu dengan harapan menyelamatkan lebih banyak sandera sipil.

Pastor Chito dan sejumlah warga sipil diculik oleh kelompok Maute 23 Mei lalu ketika mereka melancarkan serangan ke Kota Marawi termasuk Katedral Santa Maria.

Pastor Teresito Soganub telah memberikan konferensi pers hari Senin, 18 September 2017, di Camp Aguinaldo di pinggiran kota Quezon, timur laut Manila, Filipina. (pcp berdasarkan CBCPNews)

Tinggalkan Pesan