Salib

PEKAN BIASA XXIII

Pesta Salib Suci (M)

Bacaan I: Flp. 2:6-11

Mazmur : 78:1-2,34-35,36-37,38

Bacaan Injil : Yoh. 3:13-17

Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Renungan

Begitu besar kasih Allah kepada umat manusia. Ia menghendaki agar manusia ciptaan-Nya yang sesuai dengan rupa dan citra-Nya sendiri tidak binasa melainkan selamat dan bahagia. Karena itulah Ia mengutus Yesus Kristus, Putera tunggal-Nya untuk memulihkan kembali hubungan kita dengan Allah Bapa yang putus akibat dosa dan maut. Dia dating ke dunia “…bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya”. Penderitaan yang dahsyat, sengsara yang mengerikan sampai wafat di kayu salib merupakan konsekuensi dari pilihan Allah yang mau menyelamatkan dan membahagiakan umat manusia. Sulit dipahami misteri kasih Allah ini.

Kesulitan, penderitaan, dan aneka persoalan yang kita alami merupakan bagian dari salib kehidupan selama di dunia ini. Mengalami pengalaman ”salib” ini, tidak berarti bahwa Tuhan tidak menyertai dan memberkati kita. Maka, ketika kita mengalami aneka persoalan itu, hendaklah kita tidak putus asa. Tetaplah berharap pada kasih dan kemurahan Tuhan. Dia pasti akan memberikan kekuatan dan penghiburan agar kita mampu menghadapi semua ini.

Ya Bapa yang maha pengasih dan penyayang, seperti halnya Engkau telah memberikan kekuatan kepada Yesus ketika Dia mengalami penderitaan sampai wafat di kayu salib, semoga dengan kekuatan ilahi-Mu, aku mampu menghadapi dan mengatasi semua tantangan dan kesulitan selama di dunia ini. Oleh salib suci-Mu, selamatkanlah aku. Amin.

Renungan Ziarah Batin 2017

 

Tinggalkan Pesan