images-61-jpg

PEKAN BIASA XX

Pesta Santo Bartolomeus, Rasul (M)
Santa Emilia de Vialar

Bacaan I: Why. 21:9b-14
Mazmur: 145:10-11.12-13ab.17-18; R: 12
Bacaan Injil: Yoh. 1:45-51

Sekali peristiwa Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: ”Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” Kata Natanael kepadanya: ”Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Kata Filipus kepadanya: ”Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: ”Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Kata Natanael kepada-Nya: ”Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: ”Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” Kata Natanael kepada-Nya: ”Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yesus menjawab, kata-Nya: ”Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.” Lalu kata Yesus kepadanya: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Renungan

Orang kota sering dikesankan sebagai orang terpelajar dan kaya, sedangkan orang desa sering dikesankan kampungan, miskin, dan bodoh. Itulah sebabnya banyak orang bermimpi dan berjuang untuk tinggal di kota. Proses urbanisasi tak akan berhenti selama desa dianggap (atau nyatanya) tidak ada apa-apanya.

Yesus, orang Nazareth dan dikenal sebagai anak tukang kayu, dipandang remeh oleh Bartolomeus lewat kata-katanya, ”Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazareth?” (Yoh. 1:46).Sungguhpun demikian, ia tidak menolak untuk mengikuti ajakan Filipus untuk bertemu dengan Yesus. Pengenalan Yesus tentang dirinya membuat Bartolomeus terpesona kepada pribadi yang disebut dari Nazareth itu. Perjumpaan langsung dengan Yesus dan kata-kata Yesus yang menilainya sebagai orang Israel sejati dan tanpa kepalsuan, membuat Bartolomeus bertobat dan mengikuti Yesus. Yesus bahkan menjanjikan hal-hal lebih besar lagi kepadanya. Pribadi Bartolomeus menjadi model suatu pertobatan diri, dari keraguan dan sikap merendahkan menjadi tekad dan semangat untuk mengikuti Yesus. Sungguh, jika kita bertobat, kita akan melihat hal-hal besar dari apa yang kita imani seperti dikatakan Tuhan Yesus sendiri: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Ya Allah, jauhkanlah dariku sikap meremehkan kuasa-Mu dan semoga aku memiliki terus keterpesonaan terhadap pribadi-Mu. Amin

Renungan Ziarah Batin 2017

 

Tinggalkan Pesan