Suster Tresia OP (tengah) bergambar bersama  Suster Patricia OP dan Suster Teresa OP dari Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia yang hadir dalam Misa Pengikraran Kaul Kekal Suster Tresia OP
Suster Tresia OP (tengah) bergambar bersama Suster Patricia OP dan Suster Teresa OP dari Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia yang hadir dalam Misa Pengikraran Kaul Kekal Suster Tresia OP

“Kekuatan Tuhan (the Power of God), Janji Tuhan (the Promise of God) dan Kesabaran Tuhan (the Patience of God) adalah tiga hal yang merupakan berkat anugerah bagi kita semua, bagi kamu semua, para suster yang sebentar lagi akan mengikrarkan Kaul Kesetiaan untuk selama-lamanya.”

Uskup Agung Lingayen, Dagupan, Filipina, Mgr Socrates Buenaventura Villegas berbicara dalam homili Misa Kaul Kekal lima suster Dominikan Anunciata Filipina, Suster Maria Huynh Tri Hoang Tram OP (Vietnam),

Suster Maria Ngo Thi Kim Thu OP (Vietnam), Suster Tresia OP (Indonesia), Suster Ana Nguyen Thi Ngoc La OP (Vietnam) dan Suster Regina M Ramos OP (Filipina), mengikrarkan kaul kekal di hadapan Prioress General Suster Maria Natividad Martinez de Castro OP di Gereja Santo Dominikus Pengasinan, Filipina, 16 Juli 2017.

Suster Tresia OP, yang lahir sebagai anak kedua dari lima bersaudara di Pulau Tello, Nias, Sumatera Utara, dan sudah menyelesaikan pendidikan akuntansi tahun 2004, masuk sebagai aspiran Kongregasi Suster-Suster Dominikan Anunciata Filipina tahun 2007 dan mengikrarkan kaul pertama, 5 Juni 2011.

“Walau kamu hanya akan mengucapkannya dalam kata-kata, namun ingatlah selalu bahwa kata-kata merupakan ‘kekuatan’,” lanjut Mgr Villegas dalam homilinya bertema “The Best is yet to come,” seraya mengingatkan bahwa Sabda telah menjadi Daging, dan tinggal di antara kita,  dan dengan Sabda (kata-kata) Tuhan Allah, maka terciptalah bumi dan seluruh isinya ini.

“Berhati-hatilah dengan kata-kata yang kauucapkan, karena kata-katamu mempunyai kekuatan! Tetapi, kata-katamu akan menjadi kekuatan Kudus, jika kata-kata memang berasal dari Tuhan, karena kekuatan sejati dan kata-kata janji setia bukanlah dari mulutmu semata, tetapi datang dari perilaku cinta kasih sejati yang menyertainya. Kata-kata yang di dalam Tuhan, menjadikan kita selalu akan diselamatkan. Demikian pula, seandainya kamu tak bisa berkata-kata namun memiliki cinta kasih begitu besar, kamu pasti punya kekuatan besar juga, dan pasti akan diselamatkan,” lanjut uskup.

Dominican Sisters of the Anunciata adalah kongregasi religius apostolik dengan hak pontifikal yang didirikan oleh Santo Fransiskus Coll, seorang imam Dominikan berkebangsaan Spanyol tahun 1856 di Catalonia, Spanyol, cerita Suster Tresia OP.

Dua alasan pendirian kongregasi ini adalah terbengkalainya pendidikan perempuan dan anak-anak masa itu. Selain itu,  lanjut Suster Tresia OP, Padre Coll menjumpai banyak perempuan yang punya panggilan membiara, tapi  tak dapat mewujudkannya karena masa itu perlu “mas kawin” untuk masuk biara.

Awalnya, pendirian kongregasi menghadapi banyak tantangan mulai dari ketidaksetujuan uskup setempat, karena kaum perempuan yang masuk kongregasi tidak punya keterampilan. Namun, berkat argumen Padre Coll tentang “bagaimana nasib umat?” uskup pun merestui.

Banyaknya tantangan yang dihadapi dan bagaimana semua bisa diatasi membuat Padre Coll selalu mengatakan, “kongregasi adalah karya Tuhan semata-mata dan bukan karyanya.” Bahkan ia mengatakan, “kongregasi didirikan oleh Santo Dominikus sendiri.”

Dominicas de la Encarnacion de Hijo de Dios (Suster-Suster Dominikan dari Inkarnasi Putra Allah) adalah nama awal kongregasi itu. Namun, ketika Padre Coll telah tiada, dalam edarannya Pastor Enrich OP dari Spanyol yang menjadi direktur kedua menasihati para suster untuk meneladani misteri Maria Menerima Kabar Gembira. Dalam surat edaran selanjutnya ia memanggil para suster sebagai suster-suster Anunciata. Pada hakekatnya kedua nama mempunyai arti yang sama, jelas suster itu.

Saat ini, kongregasi itu telah menyebar di 22 negara di Eropa, Latin Amerika, Afrika dan Asia. Di Asia, kongregasi memiliki tiga komunitas di Filipina dan satu di Vietnam, demikian Suster Suster Tresia OP yang tinggal di Biara Suster Dominikan Anunciata, 12 P. Bernardo Street, Cubao, Quezon City, Philippines, dengan email tr3s_wen@yahoo.co.id. (Andrei Kurniawan OP)

Suster Tresia OP dari Kongregasi Suster-Suster Dominikan Anunciata Filipina bersama ibunya
Suster Tresia OP dari Kongregasi Suster-Suster Dominikan Anunciata Filipina bersama ibunya
Suster Tresia OP dengan Ibu Pembimbing Rohaninya
Suster Tresia OP dengan Ibu Pembimbing Rohaninya
Suasana Malam Panggilan, sebelum Misa Pengikraran Kaul Kekal, yang diikuti semua suster dalam komunitas.
Suasana Malam Panggilan, sebelum Misa Pengikraran Kaul Kekal, yang diikuti semua suster dalam komunitas.
Prioress General Suster Maria Natividad Martinez de Castro OP memberikan inspirasi bagi yang akan berkaul kekal

 

Tinggalkan Pesan