Penyerahan diri dihadapan Tuhan ok
Enam novis SFIC menyerahkan diri di hadapan Tuhan dan mengikrarkan kaul perdana

“Meskipun zaman semakin serba instant dan canggih namun pesona atau daya tarik hidup bakti masih mampu memikat kaum muda-mudi Katolik. Ini karya Roh Kudus yang patut kita syukuri,” kata  Vikjen Keuskupan Agung Pontianak Pastor William Chang OFMCap dalam Misa Pengikraran Kaul Perdana enam novis SFIC dan Pembaharuan Kaul Kebiaraan 14 Suster Yunior SFIC, di Kapel  Susteran SFIC Santo Antonius Pontianak, 3 Juli 2017.

SFIC adalah singkatan dari  Sororum Franciscalium ab Immaculata Conceptione a Beata Matre Dei atau Suster-suster Fransiskus dari Perkandungan Tak Bernoda Bunda Suci Allah.

Padahal Pastor William Chang sebelumnya mengutip L’Osservatore Romano yang mengangkat perkataan Sekretaris Kongregasi Lembaga Hidup Bakti dan Serikat Hidup Kerasulan Uskup Agung José Rodríguez Carballo bahwa selama lima tahun terakhir, rata-rata 2.624 religius meninggalkan hidup religius per tahunnya, bahkan dalam laporan terakhir meningkat hingga 3.000.

Berangkat dari analisa hidup religius ini,  Pastor William Chang, yang didampingi konselebran Pastor Alexius Alex Pr, Pastor Pius Barces CP, Pastor Ambros Mosa Pr, Pastor Aloysius Anong OFMCap dan Pastor Prasetyo CDD, menyampaikan beberapa hal penting dalam homilinya terkait pilihan hidup khusus sebagai Imam dan biarawan-biarawati di tengah zaman yang semakin modern.

Perbuatan baik apakah yang harus kulakukan untuk memperoleh kerajaan surga (bdk. Lukas 18;18-27)? Permenungan dan pelaksanaan  atas pertanyaan seorang pemuda kaya dalam Injil ini, menurut Pastor William Chang, bisa disaksikan pada hari itu saat enam suster novis SFIC dan 14 suster yunior membaharui kaul kebiaraan di hadapan Allah dan Gereja.

“Dengan mengikrarkan kaul, kita tidak lagi mempunyai hak milik, kita hanya mempunyai hak pakai. Dalam peristiwa hari ini, kita diajak memberi dan berbagi, karena dengan memberi kita menerima,” tegas Pastor Willian Chang OFMCap.

Enam novis Kongregasi SFIC yang mengikrarkan kaul perdana adalah Suster Pelagia Agnes SFIC, Suster Dominika Aprilia SFIC, Suster Faustina Irawati SFIC, Suster Flora Yuliana SFIC, Suster Kristina Eti SFIC, Suster Albertina Pebrisara SFIC.

Provinsial SFIC Suster Irene SFIC kemudian menegaskan bahwa para suster yang baru mengikrarkan kaul perdana “akan langsung mendapat tugas baru.” Suster Pelagia ditugaskan di Komunitas Susteran Maria Portiuncula Sanggau, Suster Dominika di Komunitas Santa Theresia Avila Nyarumkop, Suster Faustina di Komunitas Maria Immaculata Darit, Suster Flora di Komunitas Santa Elisabeth Rumah Sakit Santo Vincentius Singkawang, Suster Kristina di Komunitas Santo Yoseph Pusat Damai, dan Suster Albertina di Komunitas Santo Fransiskus Xaverius Singkawang. (Suster Maria Seba SFIC)

14 sr yunior telah memperbaharui kaulnya ok2
14 Suster Yunior SFIC memperbaharui kaul mereka
pemasangan cincin dan kalung SFIC ok
Pemasangan cincin dan kalung SFIC kepada enam suster kaul perdana
Sambuan dari Provinsial  Suster Irene SFIC
Sambutan dari Provinsial Suster Irene SFIC

Bagikan
Artikel sebelumSelasa, 4 Juli 2017
Artikel berikutRabu, 5 Juli 2017

Tinggalkan Pesan