Pastor Bonus7

“Saya harap kalian sebelum ditahbiskan mulai mempersiapkan diri bagaimana menjadi imam yang berbau domba,” kata Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus dalam sambutan Perayaan Syukur Penutupan Tahun Kuliah 2016-2017 Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus di Seminari Tinggi Inter Diosesan se-Kalimantan Antonino Ventimiglia di Pontianak.

Acara itu diawali dengan Misa di Kapel Sang Pemanih, STT Pastor Bonus, 23 Juni 2017 yang dipimpin oleh Mgr Agus. Dalam homili, uskup meminta para frater dari berbagai kongregasi dan keuskupan itu untuk melayani dengan hati dan dengan kasih “dan Tuhan akan menggandakannya.”

Misa pengutusan para frater untuk kembali ke badan pengutus masing-masing itu dipimpin oleh Mgr Agus didampingi oleh Ketua STT Pastor Bonus Pastor William Chang OFMCap dan Rektor Seminari Tinggi Antonino Ventimiglia Pastor Edmund Nantes OP serta para pastor yang kebanyakan dosen STT dan Kuria Keuskupan.

Dalam Misa yang dimeriahkan oleh Paduan Suara Deo Cantemus itu, 15 frater yang telah menyelesaikan studi dua tahun di STT Pastor Bonus itu memasuki kapel dengan iringan tarian dari anak-anak sanggar yang berlatih di STT itu.

Para calon imam itu adalah Frater Agustinus Derra dari Keuskupan Agung Samarinda, Frater Bonefasius Mite dari Keuskupan Ketapang, Frater Fabianus Lana dari Keuskupan Agung Samarinda, Frater Ferdinandus Soeka dari Keuskupan Sintang, Frater Hendri dari Keuskupan Agung Samarinda, Frater Joni OFMCap, Frater Matius dari Keuskupan Agung Pontianak, Frater Petrus Aga Saputra CP, Frater Pitalianus OFMCap, Frater Romanus Rusdi Fardani OFMCap, Frater Rupinus OFMCap , Frater Suwandi dari Keuskupan Sintang, Frater Thomas Toang dari Keuskupan Agung Samarinda, Frater Yohanes Benyamin Wedu dari Keuskupan Palangkaraya, dan Frater Yoseph Wasito CP.

Uskup Agung Pontianak juga mengingatkan para frater akan “sangat pentingnya” semangat berbaur dengan umat yang dilayani dan dengan rekan imam di tempat mereka berkarya, dan akan kebutuhan banyak imam di Kalimantan.

Oleh karena itu, Mgr Agus  membagikan buku otobiografinya berjudul “Anak Kampung Jadi Uskup Agung’ yang diharapkan bisa menjadi “bekal para frater untuk tetap terus semangat menekuni panggilan, supaya terus belajar menjadi gembala yang baik, Pastor Bonus.”

Mgr Agus juga mengucapkan terima kasih kepada Pastor Edmund Nantes OP “yang sangat perhatian dalam mengembangkan Seminari Tinggi dengan perbaikan fisik, yang sekarang lebih indah, dan pengembangan jasmani serta rohani para frater.”

Misa dan acara itu dihadiri juga oleh Keluarga Umat Peduli Seminari yang diwakili oleh Bapak Gunawan dari “Keluarga Umat Peduli Seminari.”(Andrei Kurniawan OP)

Pastor Bonus2

Pastor Bonus6

Pastor Bonus3

Pastor Bonus

Pastor Bonus5

Pastor Bonus4

Tinggalkan Pesan