church-of-the-ascension-500x383

Kapel Kenaikan Yesus, yang terletak di bagian atas Bukit Zaitun, dirusak dengan pembakaran yang disengaja, pada hari Rabu, 8 Maret 2017. Menurut media dari Kustodia Tanah Suci, kemungkinan ada sebuah ban mobil diletakkan dan dibakar di atas batu yang dihormati, yang tersimpan dalam kapel itu.

Menurut tradisi dari abad-abad awal kekeristenan, Yesus naik ke surga dari atas batu itu. Lemari kaca, yang berisi kartu-kartu pos dan barang-barang religius yang dijual oleh keluarga Muslim, juga rusak. Menurut polisi, insiden itu mungkin terkait dengan sengketa antara dua keluarga menyangkut tempat suci itu. Satu orang diduga telah ditangkap untuk ditanyai.

Kapel Kenaikan Yesus adalah salah satu dari empat tempat suci yang penggunaannya masih dalam status quo, ada kesepakatan khusus dari berbagai denominasi Kristen tentang cara penggunaan gereja-gereja itu. Tiga lainnya adalah Basilika Kelahiran di Betlehem, Basilika Kebangkitan di Kota Tua Yerusalem, dan Makam Santa Perawan Maria di Lembah Kidron, dekat Gesemani. Namun, Kapel Kenaikan Yesus adalah satu-satunya berada di bawah yuridiksi Wagf, yakni otoritas Muslim dalam hal tempat-tempat suci.

Kapel yang ada sekarang itu dibangun di masa Perang Salib, di tempat gereja yang sebelumnya dibangun di tahun 614 oleh orang Persia. Tempat suci itu dikunjungi juga  oleh orang Islam, yang percaya akan Kenaikan Yesus ke surga, namun menyangkal kematian-Nya di salib dan menolak kebangkitan-Nya. (pcp berdasarkan Agenzia Fides)

Tinggalkan Pesan