Koor Kapel Sistina

Paus Fransiskus menerima peserta konferensi internasional tentang musik suci, setengah abad setelah promulgasi dokumen konsili Musicam sacram tentang musik dalam liturgi suci.

Lebih dari 400 orang, yang mengambil bagian dalam pertemuan yang diselenggarakan oleh Kongregasi Pendidikan Katolik dan Dewan Kepausan untuk Kebudayaan seputar tema ”Musik dan Gereja: kultus dan budaya lima puluh tahun setelah Musicam sacram,” bertemu di Aula Clementine dari Istana Apostolik untuk bertemu dan mendengar sambutan Bapa Suci, 4 Maret 2017.

“Tentu saja,” kata Paus Fransiskus, “perjumpaan dengan  modernitas dan pengenalan [logat daerah] bahasa ke dalam Liturgi menimbulkan banyak masalah: masalah bahasa, bentuk dan aliran musik.”

Bapa Suci lalu mengatakan, “Kadang-kadang berlaku mediakritas, superfisialitas, dan banalitas, hingga kehilangan keindahan dan intensitas perayaan-perayaan liturgi.”

Paus mendorong berbagai aktor bidang musik liturgi – dari komposer, dirigen, musisi dan anggota paduan suara, hingga animator liturgis – untuk memberi sumbangan terbaik untuk pembaharuan musik suci dan nyanyian liturgis, terutama yang menjadi kepedulian sejauh kualitas musik suci.

“Guna memfasilitasi proses ini,” kata Paus Fransiskus, “kita perlu meningkatkan pendidikan musik yang tepat, terutama bagi mereka yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi imam – dalam dialog dengan tren musik saat ini, dengan tuntutan lingkup budaya berbeda, dan dengan sikap ekumenis.” (pcp berdasarkan Radio Vatikan)

Tinggalkan Pesan