our_father

PEKAN BIASA III (H)
Santo Anastasius; Santo Vinsensius Palloti;

Beata Laura Vicuna

Bacaan I: Yes. 8:23b –9:3

Mazmur: 27:1.4.13–14; R:1a

Bacaan II: 1Kor. 1:10–13.17

Bacaan Injil: Mat. 4:12–17 (4:12–23)

Ketika mendengar bahwa Yohanes Pembaptis telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea. Ia mening­galkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: ”Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, —bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.” Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: ”Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

Renungan

Kurban yang diberikan Yesus kepada Gereja-Nya dan umat-Nya adalah kurban sekali, dan bukan berkali-kali. Kita sering ditanya mengapa orang Katolik meletakkan corpus di salib? Ini bukan untuk mengulang pengurbanan, melainkan untuk pengenangan akan Tuhan kita. Setiap kali melihat Salib, semoga kita mengingat jasa Yesus Kristus yang telah menyelamatkan kita berkat penderitaan, wafat, dan kebangkitan-Nya.

Kristus datang bukan untuk membawa perpecahan meskipun ia mengalami peristiwa tragis dalam hidup sampai wafat-Nya. Sekarang kita menikmati buah penebusan-Nya itu. Semoga kita sadar untuk terus mewartakan dan menjalankan apa yang diajarkan-Nya. Berjuang menjadi perpanjangan tangan Tuhan setiap hari. Itulah artinya iman kepada Yesus. Pertobatan dari cara hidup yang lama dan penuh dosa adalah satu bentuk kesaksian yang nyata. Mulailah dari hari ini juga.

Ya Allah, bantulah aku menyampaikan kabar baik kepada keluarga dan teman-temanku. Semoga aku mulai dengan pertobatanku yang mau menjadi sahabat dan tanda kebaikan-Mu bagi mereka. Rahmat Roh Kudus memampukan aku untuk itu. Amin.

Tinggalkan Pesan