dedi-mulyadi-2

Menjelang hari Raya Natal, para siswa tingkat SMP Negeri Kabupaten Purwakarta baik yang beragama Katolik, Islam, Protestan dan Hindu bergerak bergotong royong membersihkan halaman dari gereja-gereja di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sebagai gerakan pendidikan toleransi sejak dini dan untuk memupuk rasa toleransi sejak dini.

Dalam pembagian itu, para siswa dan guru dari SMPN 1 membersihkan Gereja Tabernakel, SMPN 2 membersihkan Gereja HKBP, SMPN 3 membersihkan Gereja Katolik Salib Suci, SMPN 4 membersihkan Gereja Bethel, SMPN 5 membersihkan Gereja Purnayuda, SMPN 7 membersihkan Gereja Pasundan, SMPN 1 Bungursari membersihkan Gereja Kemah Daud, dan SMPN 2 Bungursari membersihkan Gereja Katolik Santa Maria Kota Bukit Indah.

Dalam rangka bersih-bersih itu, tanggal 22 Desember 2016, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi datang ke Gereja Katolik Salib Suci Purwakarta dan ikut bersama para murid SMPN membersihkan gereja termasuk membersihkan kaca jendela dan mengangkat sampah.

“Ide itu datang dari beliau dan rupanya beliau ingin tau apa benar dilakukan oleh anak sekolah negeri. Maka beliau sempat memantau ke lapangan,” kata Kepala Paroki Salib Suci Purwakarta Pastor Paulinus Widjaja Pr kepada PEN@ Katolik.

Sementara itu, Sekretaris Paroki Yohanes Baptis Sutarno melihat bahwa kunjungan dan keterlibatan langsung Bupati Dedi Mulyadi itu mau menunjukkan bahwa pemimpin datang untuk melayani bukan untuk dilayani, untuk memberikan contoh konkret, “biar pun berbeda tetap satu.”

Dalam rangka “saling membantu dan bergerak untuk Indonesia damai dan hari raya Maulud Nabi Muhammad,” lanjut Sutarno, para siswa Katolik, Protestan dan Hindu dari SMP Katolik Yos Sudarso Purwakarta bergerak bergotong royong membersihkan Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, tanggal 23 Desember 2016.(pcp)

dedi-mulyadi-11-730x355

dedi-mulyadi-dan-pelajar-muslim-bersihkan-gereja

dedi-mulyadi-4

1 komentar

  1. Selamat pagi semoa,
    Saya pertanya bantu anda, saya cari famili dari purwakarta.
    Mereka punya cewek, nama itu Yuli Laurensia Maria Sulistiawati, tapi dia sudah meninggal di kira kira 2004.
    Saya mau datang ke Indonesia atau purwakarta dan pergi dan kasih bunga di kuburan Yuli.
    Kalau bisa bantu saya bilang besar terimah kasih semoa.
    Saya mau bertemu Yuli ibu dan membicara dengan dia, sudah lama Yuli meninggal tapi 13 tahun saya masih ingat.
    Terimah kasih dan tolong menjawab aku kalau bisa bantu

Tinggalkan Pesan