ernest-borgnine-centurion-and-christ

MASA ADVEN I 

Santo Katarina Laboure, Perawan;
Santo Yakobus dari Marka; BEATA Maria Helena Stollenwerk

Bacaan I: Yes. 2:1-5 atau Yes. 4:2-6

Mazmur: 122:1-4a.4b-7.8-9; R:1

Bacaan Injil: Mat. 8:5-11

Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya: ”Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.” Yesus berkata kepadanya: ”Aku akan datang menyem­buhkannya.” Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: ”Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.” Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel. Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Surga.”

Renungan

Dalam keyakinan ada pengharapan dan akhirnya berbuah kenyataan. Ada banyak peristiwa hidup yang membuat kita kagum dan heran akan kenyataan yang terjadi di luar dugaan kita. Sikap percaya adalah kunci dari semua peristiwa hidup. Percaya merupakan sikap iman yang memberi pengharapan dalam segala persoalan.

Sikap beriman dan percaya membawa keselamatan dan kebahagiaan bagi setiap orang yang berpengharapan. Yesus telah menunjukkan pentingnya memiliki iman dan sikap percaya dalam hidup. Iman menghantar orang pada kesucian dan perlindungan dalam Allah yang menyelamatkan umat-Nya. Kita dapat belajar dari seorang perwira Kapernaum yang memiliki iman dan sikap percaya akan Yesus Sang Penyembuh. Kepercayaannya akan Yesus membawa kesembuhan bagi hambanya. ”Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh” (Mat. 8:8).

Semoga kita pun dapat memiliki iman yang kuat dan pengharapan yang teguh. Meski kita merasa tak pantas karena keberdosaan kita, namun Tuhan tetap memberikan keselamatan bagi orang yang memohon pada-Nya. Iman dan pengharapan akan Yesus Tuhan menyelamatkan dan menyembuhkan kita dan siapa saja yang kita doakan.

Ya Tuhan Yesus Kristus, sucikanlah aku dan berilah aku iman yang teguh agar mampu memahami dan melaksanakan Sabda-Mu yang menghidupkan. Amin.

Tinggalkan Pesan