yesus-tersalib-1

PEKAN BIASA XXXIV (H) – HARI RAYA KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM (P);
Santo Feliks dari Valois; Santo Edmund

Bacaan I: 2Sam. 5:1-3

Mazmur: 122:1-2.4-5; R:1

Bacaan II:Kol. 1:12-20

Bacaan Injil: Luk. 23:35-43

Ketika Yesus bergantung di salib, orang banyak berdiri di situ dan melihat semua­nya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: ”Orang lain Ia selamat­kan, biarlah sekarang Ia menye­lamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah.”

Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya dan berkata: ”Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!”Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: ”Inilah raja orang Yahudi”. Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: ”Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!” Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: ”Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?: Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.” Lalu ia berkata: ”Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” Kata Yesus kepadanya: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Renungan

Kota Sambas terletak di pesisir utara Kalimantan Barat-berbatasan dengan Malaysia. Kota ini sering dijuluki Serambi Mekahnya Kalimantan. Di kota ini terdapat sebuah gereja paroki yang megah. Setiap orang yang melewati gereja ini dapat melihat tulisan, ”Gereja Katolik Paroki Kristus Raja Sambas”. Dengan bangga sering umat Kristiani mengeja tulisan tersebut pada penekanan tiga kata akhir sehingga menyiratkan bahwa Kristus adalah Rajanya Sambas.

Hari minggu ini Gereja kudus merayakan Kristus Raja Semesta Alam. Anugerah besar ini menunjukkan bahwa tak ada yang melebihi kekuasaan dan kekuatan Yesus Kristus baik di atas bumi maupun di bawah langit. Ia menjadi penuntun dan penyelamat setiap orang dan segala hal yang ada di alam semesta ini dengan penebusan dan pengampunan tiada batas (bdk. Kol. 1:14). Kerajaan-Nya menyata dalam semangat kasih dan pengampunan bagi setiap makhluk. Ia akan datang kembali sebagai Raja untuk membawa milik-Nya dalam Kerajaan-Nya yang kekal (bdk. Luk. 23:42). Hendaknya kita semakin mampu untuk mengisi hidup yang sesuai dengan kehendak-Nya dan beriman kepada-Nya Sang Sumber Kehidupan.

Ya Tuhan Yesus Raja Semesta Alam, baruilah bumi dan hidupku dengan semangat kasih dan cinta-Mu yang tiada batas. Jadikanlah semesta alam tanda kehadiran-Mu yang menebus dan menyelamatkan manusia. Amin.

2 KOMENTAR

  1. Terima kasih. Saya minta dikirimi via email tata ibadah katolik setiap minggu seminggu sebelumnya untuk umat di gereja. Bisa ndak ya…?

Tinggalkan Pesan