omk-santo-agustinus

Ke stasi-stasi yang dikunjungi pastor setahun sekali, di mana musik keyboard masih langkah, OMK berkunjung mewujudnyatakan amanat Tuhan Yesus untuk mewartakan Injil dengan sukacita kepada seluruh umat lewat sapaan, hiburan, dan penyebaran Kabar Sukacita sesuai semangat tema IYD 2016 Manado “Sukacita Injil.”

Dalam rangka Hari Minggu Evangalisasi, 16 Oktober 2016, OMK Paroki Santo Agustinus, Manokwari, bersama pembina OMK sekaligus petugas orientasi paroki Vincentius Budi mengadakan pelayanan pastoral dengan mengunjungi umat stasi Santo Fransiskus Oransbari, Manokwari Selatan, dan Stasi Santo Auxilius Ransiki, Manokwari, selama dua hari, 15 dan 16 Oktober 2016.

Di kedua stasi itu, OMK menjadi sponsor ibadat Hari Minggu sebagai petugas lektor, dirigen, koor dan mengiringi musik dengan menggunakan keyboard dan gitar. Ibadat itu dipimpin oleh petugas orientasi paroki.

Perjalanan 100 kilometer dari Kota Manokwari menuju ke Distrik Oransbari ditempuh dengan kendaraan mobil selama tiga jam. Sesampai di Oransbari, OMK mengikuti doa Rosario bersama umat stasi, yang hampir seluruhnya adalah umat pendatang dari luar Oransbari.

Menurut keterangan ketua stasi, Erpin Sitomorang, stasi itu hanya memiliki 9 KK, dan pelayanan sakramen dan kunjungan dari pusat paroki hanya sebulan sekali. “Umat Oransbari sangat senang dan antusias sekali dengan kunjungan OMK Santo Agustinus,” kata Erpin seraya berharap OMK Santo Agustinus dapat lebih sering berkunjung dan datang melayani umat stasi itu pada Hari Raya Natal.

Setelah mengadakan ibadat Hari Minggu bersama umat Stasi Oransbari, OMK mengadakan kunjungan ke Stasi Santo Auxilius Ransiki yang memiliki 17 kepala keluarga. Dalam waktu 40 menit mereka melewati perjalanan sepanjang 30 kilometer itu. Di Ransiki, OMK juga mengadakan pelayanan pastoral dengan menjadi sponsor ibadat Hari Minggu bersama dengan umat stasi.

Indra, salah satu umat Ransiki, mengatakan dalam sharing bahwa dia merinding dan terharu melihat dan mendengar OMK menyanyikan lagu ibadat dengan merdu sekali dan dengan iringan musik keyboard. “Musik yang indah, paduan suara OMK yang bagus sekali dengan iringan keyboard itu sangat jarang sekali di stasi Ransiki,” ujar Indra, yang hadir dalam ibadat itu bersama 20 orang termasuk anak-anak dan orangtua.(Vincent Budi)

isi-koor-dalam-ibadat

umat-2

rosario-bersama-umat-oransbari

 

Tinggalkan Pesan