basilika-st-benediktus

Paus Fransiskus berdoa untuk para korban gempa bumi yang melanda Italia dekat kota Nursia di hari Minggu, 30 Oktober 2016. Gempa yang kuat itu terasa sampai jauh seperti di Vatikan, Roma dan Venesia. “Saya mengungkapkan kedekatan saya dengan orang-orang Italia tengah,” kata Paus. “Saya berdoa untuk yang terluka dan keluarga yang menderita kerusakan besar; serta untuk para personil “yang terlibat dalam upaya penyelamatan dan bantuan untuk para korban.”

Di akhir sambutan Doa Angelus di hari Minggu, Bapa Suci berdoa “Semoga Tuhan yang Bangkit memberi mereka kekuatan, dan Madonna menjaga mereka.”

Tidak ada korban meninggal akibat gempa itu, namun Basilika Santo Benediktus di Nursia, yang dibangun di atas tempat kelahiran saudara kembar Santo Benediktus dan Santa Skolastika serta Katedral Nursia di dekatnya hancur total.  Patung Santo Benediktus yang selama ini  berdiri megah di pusat kota juga ikut hancur.

Media setempat melaporkan, gempa berkekuatan 6,6 SR itu melanda Italia Tengah sekitar pukul 07:40, dengan pusat gempa di dekat kota Pie del Colle, 6 mil dari kota Umbria yang berbatasan langsung dengan Nursia.

Gempa itu lebih kuat dari gempa sebelumnya. Di awal bulan Oktober 2016, Paus Fransiskus mengunjungi daerah itu untuk mengungkapkan kedekatannya dengan para korban gempa berkekuatan 6,2 SR yang melanda wilayah itu bulan Agustus dan menewaskan hampir 300 orang.

Gempa terkuat sebelumnya yang pernah melanda Italia adalah gempa berkekuatan 6.9 SR di wilayah Italia Selatan tahun 1980. Gempa  itu menewaskan hampir 3.000 orang dan sekitar 200.000 orang kehilangan tempat tinggal.(pcp berdasarkan Radio Vatikan dan sumber-sumber lain)

basilika-st-benediktus3

basilika-st-benediktus5

basilika-st-benediktus6

Tinggalkan Pesan