Paus menerima Yuventus dan AC Milan

“Jadilah jagoan dalam olahraga, namun yang terpenting, jagoan dalam kehidupan kalian.” Paus Fransiskus mengatakan hal ini di Vatikan, 20 Mei 2016, saat menerima perwakilan Liga Sepak Bola Seri A Italia dan para pemain dari tim-timnya, Juventus dan AC Milan.

Dalam sambutannya, Paus Fransiskus mendorong para pemain untuk selalu fokus pada apa yang “benar-benar baik dan indah,” dan tidak pernah takut untuk menunjukkan kepada fans mereka “prinsip-prinsip moral dan agama” yang menjadi dasar hidup mereka.

Sehari sebelum bertarung di final Piala Italia di Stadion Olimpiade Roma itu, Paus mengingatkan para pemain bahwa mereka bukan hanya atlet, tetapi, pertama-tama, manusia, yang perlu mendengarkan suara hatinya, dan perlu menunjukkan rasa hormat, pengertian, dan pengampunan.

Sebagai panutan bagi banyak penggemar, khususnya kaum muda yang ingin meniru mereka, perilaku para pemain harus selalu mencerminkan “nilai-nilai otentik olahraga,” kata Paus asal Argentina itu, seperti dilaporkan oleh Deborah Castellano Lubov dari Zenit.org.

Kebajikan-kebajikan manusia dan moral, seperti kerukunan, loyalitas, dan persahabatan, kata Paus, membantu keberhasilan sebuah tim.

Kalau tim-tim memberi kesaksian tentang nilai-nilai moral, tegas Paus Fransiskus, semoga episode-episode negatif apapun yang telah menggelapkan olahraga bisa diatasi dan tujuan sebenarnya dari olah raga dapat dipahami.

Paus Fransiskus mengakhiri sambutannya dengan kembali berterima kasih atas kunjungan mereka, seraya meminta mereka untuk berdoa baginya, dan memberikan berkat Allah bai mereka dan bagi keluarga mereka. (pcp berdasarkan Zenit.org)

Paus menerima Yuventus dan AC Milan1

Paus menerima Yuventus dan AC Milan2

Tinggalkan Pesan