20-Mei-KWI-R-702x336

PEKAN PASKAH VII (P)
Santo Ignatius Peis dari Lakoni; Santa Bertha

Bacaan I: Kis. 20:28-38

Mazmur: 68:29-30.33-35a.35b.36c; R:33a

Bacaan Injil: Yoh. 17:11b-19

Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi semua murid-Nya: ”Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain daripada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.”

Renungan

Dalam Injil hari ini Yesus berdoa untuk murid-murid-Nya. Ada empat hal yang diminta oleh Yesus pada Bapa-Nya bagi kepentingan para murid. Pertama, bukan supaya mereka diambil dari dunia melainkan untuk tetap berada di tengah dunia dan memperoleh kemenangan atas dunia. Kedua, supaya para murid itu bersatu karena di mana ada perpecahan, ajaran Kristiani menjadi hambar. Ketiga, supaya Bapa melindungi para murid itu agar mereka terhindar dari segala bahaya yang mengancam kehidupan mereka. Keempat, supaya para murid itu dikuduskan dalam kebenaran.

Sungguh luar biasa bahwa Yesus mendoakan kita para murid-Nya. Mengapa Yesus mau berdoa untuk kita? Alasannya adalah karena Dia telah mengutus kita untuk melakukan tugas-tugas yang dipercayakan-Nya kepada kita dan Dia menghendaki supaya kita berhasil dalam pekerjaan-pekerjaan itu, yakni membawa sebanyak mungkin orang untuk percaya pada-Nya dan menghidupi nilai-nilai yang diajarkan-Nya. Sadarkah kita bahwa Tuhan berdoa untuk kita supaya kita menjadi orang yang baik dan berhasil dalam melakukan kehendak-Nya?

Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena ternyata Engkau sangat mencintai aku, bahkan juga berdoa untukku. Amin.

 

Tinggalkan Pesan