Mgr-Hilarius-Moa-Nurak-SVD saat peremuan di Padang

Uskup Pangkalpinang Mgr Hilarius Moa Nurak SVD meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Alvernia Singapura pada hari Jumat, 29 April 2016, pukul 14.15 waktu Singapura. Mgr Hilarius berada di rumah sakit itu setelah jatuh dari tempat tidur di kamarnya sendiri hingga tak kamarnya hingga tak sadarkan diri pada dini hari 19 April 2016.

Sebelumnya, uskup yang lahir di Weetebula, Sumba, Nusa Tenggara Timur, 21 Februari 1943, atau sekarang sudah berusia 73 tahun itu dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Pangkalpinang, kemudian dirujuk ke rumah sakit di Singapura itu tanggal 21 April 2016.

Menurut informasi dari Media Center Keuskupan Pangkalpinang, pada hari yang sama saat meninggalnya, jenazah mantan Ketua Komisi Seminari KWI itu diberangkatkan dari Singapura menuju Batam dan tiba di sana pukul 21.00 WIB untuk disemayamkan di Gereja Santo Petrus Lubuk Baja, Batam.

Setelah Ibadat Pagi pukul 6.00 dan Misa Requiem pukul 9.00 tanggal 30 April 2016, jenazah diberangkatkan ke Bandara Hang Nadim Batam pukul 13.00, dan dua jam kemudian diterbangkan ke Pangkalpinang. Setelah tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang pukul 16.00, jenazah disambut di Katedral Santo Yosef Pangkalpinang pukul 17.00 dan disemayamkan di sana.

Minggu, 1 Mei 2016, setelah Misa Minggu dan Penghormatan Jenazah sejak pukul 8.00, maka diberikan kesempatan melayat umum sejak pukul 10.00 hingga 16.00. Misa Requiem hari itu akan dirayakan pukul 17.00, dan sejak 19.00 sampai selesai akan diadakan Tirakatan di katedral itu.

Hari Senin, 2 Mei 2016, setelah melayat umum dan doa pribadi sejak 6.00, maka pukul 12.00 diadakan Misa Requiem, dan prosesi dari katedral menuju tempat pemakaman dimulai pukul 14.00. Jenazah Mgr Hilarius akan dimakamkan di Tempat Pemakaman di Gua Maria Ratu Para Imam di Kompleks Keuskupan Pangkalpinang.

Mgr Hilarius ditahbiskan imam dari Serikat Sabda Allah (Societas Verbi Divini, SVD) tanggal 2 Agustus 1972, dan diangkat menjadi Uskup Pangkalpinang tanggal 30 Maret 1987. Tahbisan uskupnya diterima tanggal 2 Agustus 1987.

Dalam pengembalaannya sebagai uskup, Mgr Hularius Moa Nurak SVD menggunakan motto “Ego autem rogavi pro te” (Aku telah berdoa untukmu, Lukas 22:32). (pcp berdasarkan berbagai sumber)

Foto saat pertemuan Regio Sumatera di Keuskupan Padang ini diambil dari FB Keuskupan Padang. 

 

Tinggalkan Pesan